Selasa, 21 Jul 2026 13:55 WIB

Penerapan WFH ASN di Surabaya Berdampak Positif: Hemat Biaya, Pola Kerja Lebih Baik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 15 Apr 2026 19:30 WIB
Suasana WFH di Kantor Pemerintah Kota Surabaya. (Dok. Humas Pemkot Surabaya).
Suasana WFH di Kantor Pemerintah Kota Surabaya. (Dok. Humas Pemkot Surabaya).

selalu.id - Kebijakan Work From Home (WFH) satu hari dalam sepekan mulai menunjukkan dampak positif di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Selain dinilai efektif, pola kerja baru ini juga diarahkan untuk menekan biaya operasional hingga mengubah kebiasaan aparatur sipil negara (ASN) menjadi lebih ramah lingkungan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan, evaluasi awal pelaksanaan WFH pada Jumat (10/4/2026) menunjukkan hasil positif.

Kebijakan yang diatur melalui Surat Edaran Nomor 57 Tahun 2026 itu mewajibkan ASN bekerja dari rumah setiap Jumat sebagai bagian dari transformasi birokrasi yang lebih fleksibel dan berbasis kinerja.

“WFH ini bukan sekadar teknis kerja, tapi perubahan budaya kerja yang lebih terukur dan efisien,” kata Eri, Rabu (15/4/2026).

Dalam pelaksanaannya, pejabat struktural seperti kepala perangkat daerah, kepala bidang, hingga ketua tim kerja tetap masuk kantor.

Namun, mereka tidak menempati ruang kerja masing-masing, melainkan digabung dalam satu area untuk menekan penggunaan listrik dan air.

“Kita satukan ruang kerja agar konsumsi listrik dan air bisa ditekan. Nanti akan kami hitung secara riil di akhir bulan,” jelasnya.

Tak hanya soal efisiensi kantor, evaluasi juga menyasar pola mobilitas ASN. Pemkot Surabaya mewajibkan ASN menggunakan transportasi umum, kendaraan listrik, atau sepeda setiap hari Selasa, serta mendorong penggunaan moda non-bahan bakar fosil pada Jumat.

Menurut Eri, kebijakan ini mulai berdampak pada perubahan perilaku ASN yang sebelumnya bergantung pada kendaraan pribadi.

Baca Juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

“Penggunaan transportasi umum dan kendaraan listrik sudah berjalan. Kami juga lakukan pengawasan melalui laporan dan bukti pembayaran,” katanya.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan mengurangi polusi di Kota Surabaya.

Selain itu, kebijakan ini juga diarahkan untuk membangun gaya hidup sehat di kalangan ASN.

“Hasil sementara menunjukkan ada pergeseran kebiasaan, dari kendaraan pribadi ke transportasi umum dan listrik,” beber Eri.

Pemkot Surabaya juga tengah mempercepat konversi kendaraan dinas berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Saat ini, sekitar 80 unit kendaraan masih dalam proses lelang melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Surabaya.

Sebagian kendaraan telah terjual, sementara sisanya ditargetkan rampung dalam waktu dekat. Pemkot menargetkan seluruh kendaraan dinas beralih ke listrik pada Mei 2026.

“Target kami, semua kendaraan dinas sudah berbasis listrik,” tegas Eri.

Ke depan, Pemkot Surabaya akan menghitung secara rinci dampak efisiensi dari kebijakan WFH dan WFO, termasuk penghematan listrik, air, serta biaya operasional lainnya sebagai dasar evaluasi lanjutan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.