Pemkot Surabaya Lelang Kendaraan Dinas, Bakal Berganti ke Listrik
- Penulis : Ade Resty
- | Rabu, 15 Apr 2026 18:40 WIB
selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat langkah efisiensi energi dengan melelang puluhan kendaraan dinas berbahan bakar minyak (BBM) dan menggantinya dengan kendaraan listrik.
Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi penghematan sekaligus dorongan menuju transportasi ramah lingkungan di lingkungan aparatur sipil negara (ASN).
Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, sebanyak 80 lebih kendaraan operasional yang usianya di atas tujuh tahun saat ini dalam proses lelang. Kendaraan tersebut terdiri dari sepeda motor dan mobil dinas.
“Sekitar 80 unit kendaraan kita lelang, baik motor maupun mobil yang belum terlelang,” kata Eri saat ditemui di rumah dinasnya, Rabu (15/4/2026).
Menurutnya, hasil lelang ini akan menjadi pintu masuk peralihan penuh kendaraan dinas Pemkot Surabaya ke kendaraan listrik mulai Mei 2026.
Skema yang digunakan nantinya bukan pembelian, melainkan sistem sewa untuk menekan beban anggaran.
“Kalau lelangnya selesai, bulan Mei kita ganti dengan kendaraan listrik semuanya, baik motor maupun mobil dengan sistem sewa,” tegas Eri.
Selain melelang aset lama, Pemkot juga menggandeng Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Surabaya untuk mempercepat proses penjualan. Langkah ini dilakukan agar transisi kendaraan listrik bisa segera terealisasi.
“Saya sudah minta support KPKNL untuk percepatan, supaya hasilnya bisa segera kita gunakan untuk kendaraan listrik,” jelasnya.
Sementara Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Surabaya, Wiwiek Widayati menyebut, total kendaraan yang dilelang mencapai 85 unit.
Baca Juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel
Rinciannya meliputi 70 unit mobil, 13 unit sepeda motor, serta dua unit kendaraan roda tiga.
Lelang ini, merupakan bagian dari kebijakan penghematan energi yang dilakukan secara masif oleh Pemkot Surabaya, khususnya dalam menekan konsumsi BBM.
“Kendaraan dengan usia lebih dari tujuh tahun kami kaji ulang untuk dilelang sebagai bagian dari efisiensi energi,” katanya.
Proses lelang telah dimulai sejak 13 April dan akan berlangsung hingga 20 April 2026 melalui platform resmi milik pemerintah.
Pemkot menargetkan pendapatan dari lelang kendaraan tahun ini mencapai Rp6,3 miliar.
Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?
Lebih jauh, Wiwiek menyebut kebijakan ini melanjutkan langkah serupa yang telah dilakukan sejak 2024, di mana kendaraan operasional kepala perangkat daerah mulai dialihkan ke kendaraan listrik dengan sistem sewa.
Menurutnya, peralihan tersebut terbukti mampu menekan pengeluaran BBM secara signifikan dibanding penggunaan kendaraan konvensional.
“Kami melihat ada perbedaan signifikan dalam penghematan BBM sejak menggunakan kendaraan listrik,” tandasnya.
Selain lelang kendaraan, Pemkot Surabaya juga menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) serta mendorong ASN menggunakan transportasi umum dan kendaraan listrik sebagai bagian dari transformasi efisiensi energi di lingkungan birokrasi.
Editor : Zein MuhammadURL : https://selalu.id/news-13245-pemkot-surabaya-lelang-kendaraan-dinas-bakal-berganti-ke-listrik
