Selasa, 21 Jul 2026 14:50 WIB

Ratusan Kader NasDem Nganjuk Gelar Aksi Damai, Tuntut Tempo Minta Maaf

Kader NasDem Nganjuk saat menggelar aksi damai di kantornya. (Dok. Istimewa).
Kader NasDem Nganjuk saat menggelar aksi damai di kantornya. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Ratusan kader Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Nganjuk menggelar aksi damai, menuntut Majalah Tempo meminta maaf, Rabu (15/4/2026).

Aksi yang berlangsung sejak pukul 11.00 WIB, itu dipusatkan di halaman Kantor DPD NasDem Nganjuk, Jalan dr Soetomo No. 67.

Baca Juga: Kecelakaan Bus Sugeng Rahayu vs Truk Fuso di Nganjuk, 27 Orang Terluka

Sekitar 200 kader, pengurus, dan simpatisan turun ke jalan menyuarakan protes terhadap pemberitaan Majalah Tempo, yang dinilai merugikan partai dan Ketua Umum Surya Paloh.

Dalam orasinya, massa menyampaikan tiga tuntutan utama: Yakni permintaan maaf terbuka dari Tempo, klarifikasi resmi atas pemberitaan yang dianggap tidak akurat, serta komitmen menjaga etika dan akurasi dalam produk jurnalistik.

Ketua DPD NasDem Nganjuk, Ratna Wulandari mengatakan, aksi ini merupakan bagian dari gerakan serentak kader NasDem di Jawa Timur. Ia menyebut pemberitaan yang dimaksud telah melukai perasaan kader dan mencederai marwah partai.

"Pemberitaan itu bagi kami merupakan framing yang menyesatkan dan menginjak-injak harga diri partai. Kami menuntut permintaan maaf terbuka kepada Partai NasDem dan Ketua Umum kami, Bapak Surya Paloh,” tegas Ratna.

Ratna menyoroti istilah “NasDem TBK” dalam pemberitaan tersebut yang dinilai tidak tepat. Menurutnya, NasDem adalah gerakan politik restorasi, bukan entitas bisnis.

Baca Juga: Bus Sugeng Rahayu Terbalik Masuk Sungai di Nganjuk

“NasDem ini bukan partai untuk berbisnis. Kami adalah gerakan perubahan yang lahir dari rakyat dan untuk rakyat,” jelas dia.

Selain tuntutan kepada Tempo, kader juga mendesak Dewan Pers untuk segera mengambil langkah tegas.

Mereka menilai pemberitaan tersebut tidak memenuhi prinsip jurnalistik, terutama terkait kewajiban konfirmasi dan keberimbangan informasi.

Sementara Ketua Bappilu DPD NasDem Nganjuk, M Fauzi Nirwana menambahkan, pihaknya tidak menutup kemungkinan menempuh jalur hukum jika tuntutan tidak direspons.

Baca Juga: KDMP Nglawak Bantah soal Surat Penjualan Gerai yang Disetor ke Agrinas oleh Kopdes Bungurasih

“Kalau tidak ada permintaan maaf, tentu kami akan menempuh langkah hukum. Kami menghargai kebebasan pers, tapi harus tetap berimbang, beretika, dan ada konfirmasi kepada pihak yang diberitakan,” tegasnya.

Dalam pernyataan sikapnya, NasDem Nganjuk juga menilai pemberitaan tersebut sebagai bentuk “pembunuhan karakter” terhadap Surya Paloh.

"NasDem Nganjuk tidak akan tinggal diam terhadap informasi yang dianggap sebagai fitnah dan tidak berdasar," jelas Fauzi.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.