Senin, 20 Jul 2026 04:36 WIB

Remaja di Surabaya Tewas Kesetrum dalam Kondisi Rukuk

Korban saat dievakuasi petugas gabungan. (Dok. Kedaruratan 112 Surabaya).
Korban saat dievakuasi petugas gabungan. (Dok. Kedaruratan 112 Surabaya).

selalu.id - Seorang remaja di Jalan Kalijudan Asri, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, ditemukan tewas kesetrum.

Peristiwa yang terjadi pada Minggu (12/4/2026) malam itu membuat warga geger. Polisi yang mendapat laporan langsung melakukan penanganan.

Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Korban diketahui berinisial AM, laki-laki berusia 15 tahun. Ia kesetrum saat main petak umpat bersama teman-temannya.

Kanitreskrim Polsek Mulyorejo, AKP Joko Soesanto membenarkan kejadian tersebut. Katanya, kejadian itu tengah didalami.

Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

"Korban saat itu sedang bermain bersama empat temannya. Kemudian, korban bersembunyi di tiang penerangan jalan umum (PJU). Ndelik (sembunyi) di situ," kata Joko, Senin (13/4/2026).

Menurut Joko, saat sembunyi itulah korban akhirnya kesetrum.

Baca Juga: Polisi Gagalkan Tawuran Dua Kelompok Remaja di Surabaya, Amankan 7 Orang dan Sita Sajam

"Korban dicari teman-temannya dan ditemukan sudah kaku di antara PJU. Posisinya dalam kondisi rukuk," jelasnya.

Saat dicek, ternyata korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD dr Soetomo untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.