Senin, 20 Jul 2026 04:35 WIB

Bikin Haru, Begini Kisah Anak Penjual Es yang Lulus di Wisuda ke-261 Unair

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 12 Apr 2026 11:54 WIB
Wisudawan dari Fakultas FISIP Unair, Singgih Maulana. (Istimewa) 
Wisudawan dari Fakultas FISIP Unair, Singgih Maulana. (Istimewa) 

selalu.id - Suasana haru menyelimuti prosesi Wisuda ke-261 Universitas Airlangga. Di tengah deretan lulusan, kisah perjuangan Singgih Maulana menjadi salah satu yang mencuri perhatian.

Wisudawan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) itu menempuh perjalanan panjang sebagai mahasiswa perantau. 

Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Ia meninggalkan kampung halaman demi menuntut ilmu di Surabaya, dengan segala tantangan yang harus dihadapi sendiri.

“Memulai langkah sebagai perantau membawa harapan besar sekaligus rasa takut. Ada rindu yang harus ditahan, lelah yang dipikul sendiri, bahkan ada momen ketika saya hampir ingin menyerah. Namun saat ini, saya berdiri sebagai salah satu wisudawan,” ujarnya.

Singgih mengaku, perjalanan tersebut tidak mudah. Namun waktu membuktikan bahwa usaha dan ketekunan mampu membawanya hingga ke titik kelulusan.

Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

Ia juga menilai setiap mahasiswa memiliki cerita perjuangannya masing-masing, tanpa memandang latar belakang.

Keberhasilannya tak lepas dari peran beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) yang ia terima selama menempuh pendidikan. Program tersebut menjadi jembatan baginya untuk meraih pendidikan tinggi.

“Menjadi mahasiswa KIP-K adalah kesempatan yang sangat berharga. Ini membuktikan bahwa mimpi bisa diperjuangkan meskipun langkahnya tidak mudah,” ungkapnya.

Baca Juga: Polisi Gagalkan Tawuran Dua Kelompok Remaja di Surabaya, Amankan 7 Orang dan Sita Sajam

Singgih yang merupakan anak dari seorang pedagang es di sekolah dasar di Jakarta, menjadikan kelulusannya sebagai persembahan untuk orang tua dan orang-orang terdekat yang telah mendukungnya.

“Semoga kesempatan beasiswa ini terus ada untuk membuka peluang bagi mereka yang punya mimpi besar namun terkendala ekonomi,” katanya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.