Profil
Mengenal Jairi Irawan, Ketua Golkar Tulungagung yang Dikenal Dekat dengan Masyarakat
- Penulis : Dony Maulana
- | Kamis, 09 Apr 2026 18:40 WIB
selalu.id - Jairi Irawan, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Tulungagung periode 2025–2030, mencuri perhatian dalam panggung politik di Jawa Timur.
Betapa tidak, di balik kebanyakan pejabat-pejabat yang kerap menonjolkan seremoni atau janji politik, namun gebrakan Jairi berbeda.
Baca Juga: Jatim Masih jadi Target Jaringan Internasional, DPRD Soroti Lemahnya Pencegahan Narkoba
Ia lebih memilih untuk menunjukkan gaya kepemimpinannya yang dikenal cepat, kolaboratif, dan berorientasi langsung pada kebutuhan masyarakat.
Politisi kelahiran Blitar berusia 40 tahun ini terpilih secara aklamasi dalam musyawarah daerah (Musda) pada 30 Oktober 2025.
Kemenangannya yang bulat tersebut menjadi bukti kuatnya dukungan kader yang meyakini kapabilitasnya.
Tidak menyia-nyiakan waktu, tak lama setelah pelantikan, ia langsung bergerak turun ke lapangan.
Alumnus Universitas Airlangga (Unair) Surabaya ini bahkan jarang terlihat ada dan duduk di kursi ruangannya yang berada di Gedung DPRD Jatim.
Bukan karena dia bolos atau nongkrong, melainkan fakta di lapangan memperlihatkan Jairi sedang aktif bersinergi dengan masyarakat dengan beragam program kerjanya.
Salah satu langkah pertamanya adalah menggandeng instansi vertikal dan daerah, yakni Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jawa Timur hingga Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Tulungagung, untuk menggelar pembinaan dan pelatihan kesiapsiagaan bencana.
Langkah dinamis ini sebenarnya bukan hal baru bagi sosok Jairi Irawan. Rekam jejaknya menunjukkan bahwa ia adalah sosok yang telah lama berkecimpung di dunia pelayanan publik dan pembangunan masyarakat, jauh sebelum memimpin partai politik.
"Pelatihan ini tidak hanya menyasar aparat, tetapi juga melibatkan relawan dan warga masyarakat secara langsung," tegas Legislator yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim ini kepada selalu.id saat ditemui usai rapar paripurna di DPRD Jatim, Kamis (9/4/2026).
Baca Juga: Penebangan Hutan Ilegal Picu Risiko Karhutla, Anggota DPRD Jatim Minta Pengawasan Diperketat
Karier Jairi Irawan
Perjalanan kariernya dimulai dengan pengabdian di bidang pendidikan. Pada tahun 2011 hingga 2012, ia tercatat sebagai pengajar di bawah naungan Yayasan Indonesia Mengajar, sebuah pengalaman yang membentuk pola pikirnya tentang pentingnya pemberdayaan sumber daya manusia.
Kemudian, kiprahnya meningkat ke tingkat nasional ketika dipercaya menjabat sebagai Tenaga Ahli Menteri di Kementerian Sosial (Kemensos) RI pada periode 2014–2018. Di sana, ia terbiasa menangani isu-isu strategis kesejahteraan masyarakat.
Keahliannya dalam pengembangan ekonomi daerah kemudian semakin terasah. Pada 2018–2019, ia menjabat sebagai Manajer Program Klinik BUMDes Jawa Timur, dan kembali dipercaya sebagai Tim Ahli di lembaga yang sama pada tahun 2023.
Pengalaman ini membuatnya sangat paham seluk-beluk pengelolaan Badan Usaha Milik Desa dan potensi ekonomi akar rumput.
Baca Juga: DPRD Jatim Desak Pemprov Susun Kajian Ilmiah Peta Potensi Pendapatan Daerah
Di internal Partai Golkar sendiri, Jairi bukanlah wajah baru. Ia telah meniti karier organisasi secara bertahap.
Sebelum terpilih menjadi ketua, ia mengabdi sebagai Wakil Sekretaris DPD Golkar Tulungagung periode 2020–2025.
Posisi ini menjadikannya sangat memahami struktur, dinamika, serta tantangan yang dihadapi partai di daerah.
Dengan modal pengalaman lintas sektor, mulai dari pendidikan, kebijakan sosial, ekonomi desa, hingga birokrasi partai, Jairi Irawan kini hadir membawa harapan baru.
Langkah awalnya yang cepat ini menjadi sinyal bahwa di bawah kepemimpinannya, Golkar Tulungagung berkomitmen untuk menjadi partai yang hadir dan bekerja nyata bagi rakyat.
Editor : Zein Muhammad