Kamis, 17 Sep 2026 18:06 WIB

Uang di Kotak Amal Musala Maspati Surabaya Hilang Misterius saat Warga Salat Asar

Pengurus musala saat menunjukkan tempat kotak amal yang dicuri maling. (Dok. Istimewa).
Pengurus musala saat menunjukkan tempat kotak amal yang dicuri maling. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Warga Jalan Maspati, Bubutan, Surabaya, dibuat heboh dengan isi kotak amal di salah satu musala yang tiba-tiba terkuras habis secara misterius, Senin (6/4/2026) sore.

Peristiwa itu diketahui saat salah satu warga yang baru saja melaksanakan salat asar melihat kotak amal sudah dalam keadaan rusak.

Baca Juga: Demo UINSA: Mahasiswa Usir Aparat, Tuntut Rektor Mundur

Padahal, sebelumnya kotak amal tersebut masih baik-baik saja.

Setelah diperiksa, ternyata kotak amal tersebut sudah kosong. Sejumlah uang sumbangan raib entah ke mana.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pengurus musala dan melihat rekaman CCTV.

"Dalam CCTV terlihat hanya satu orang saja yang bukan warga setempat. Setelah beberapa saat, saksi keluar dari musala terlihat pelaku tersebut lewat kembali di Jalan Maspati Gang V mengendarai sepeda pancal dari arah timur ke barat," terang Kapolsek Bubutan, Kompol Sandi Putra, Selasa (7/4/2026).

Warga dan pengurus musala lantas melakukan pengejaran dan berhasil menangkap sang maling.

Baca Juga: Pengelolaan Program dan Anggaran 2027, Begini Pesan Menteri Haji dan Umrah

Pelaku yang diketahui berinisial AL, warga Jalan Kedung Turi, Tegalsari, Surabaya, itu kemudian langsung dibawa ke musala.

Setelah memanggil perangkat kampung, AL digeledah untuk mencari barang bukti.

“Ternyata dalam tasnya berisi uang yang terlipat dan uang penanda yang dimasukkan pengurus musala, itu ada didalam tas pelaku juga,” kata Sandi.

Baca Juga: Pedagang Tanjung Sari Cemas dan Pertanyakan Jam Operasional Tak Merata ke Satpol PP Surabaya

Sandi merinci, uang penanda itu pecahan Rp5.000, Rp2.000, dan Rp1.000 dalam kondisi rusak. Bahkan, kapur barus yang ada dalam kotak amal tersebut turut ditemukan dalam tas Pelaku.

Bersama barang bukti, AL lantas dibawa ke Polsek Bubutan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Saat ini masih dalam pemeriksaan, kami dalami lagi untuk mencari tahu kemungkinan TKP lainnya," tandas Sandi.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Respons Putusan MK, Munaslub AAI Surabaya Desak Pembentukan Regulator Tunggal Profesi Advokat

Persoalan ini diamini oleh Dr. Grees Selly. Ia memaparkan saat ini terdapat lebih dari 50 organisasi advokat dengan standar yang berbeda-beda di Indonesia.

Momen 425 Pendonor Darah Surabaya Terima Penghargaan Spesial di HUT ke-81 PMI

Apresiasi tersebut diberikan atas konsistensi mereka yang tercatat sudah mendonorkan darahnya sebanyak 50 kali di PMI Kota Surabaya.

Tuntut Lebar Sungai Dikembalikan, Warga Keputih Surabaya Tolak Kompensasi Pengembang

Warga pun mendesak Pemerintah Kota Surabaya, jajaran kecamatan, kelurahan, hingga instansi teknis terkait untuk turun tangan secara nyata.

Cakra Muda Indonesia Aksi di Pemkot Surabaya, Desak Usut Tuntas Kasus Gratifikasi dan TPPU DSDABM

Selain mendesak kejaksaan, massa aksi juga menyasar Wali Kota Surabaya untuk segera mengevaluasi pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya yang terindikasi kasus.

Kebakaran Landa Pabrik Sepatu di Mojokerto, Gudang Bahan Baku di Lantai 2 Hangus

Api pertama kali terlihat muncul dari lantai 2 yang difungsikan sebagai gudang penyimpanan bahan baku alas kaki.

Sabet Jamsostek Award Jatim, Sidoarjo Siapkan Program Satu ASN Lindungi Pekerja Rentan

Melalui program ini, setiap ASN didorong untuk membantu mendaftarkan satu pekerja rentan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.