Senin, 20 Jul 2026 23:32 WIB

Terkejutnya Menteri Pendidikan saat Tinjau Pelaksanaan TKA di SMPN 1 Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 07 Apr 2026 16:10 WIB
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti saat meninjau TKA di SMPN 1 Surabaya. (Dok. Diskominfo Surabaya).
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti saat meninjau TKA di SMPN 1 Surabaya. (Dok. Diskominfo Surabaya).

selalu.id - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu’ti meninjau pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP hari kedua di SMP Negeri 1 Surabaya, Selasa (7/4/2026).

Peninjauan ini menyoroti pelaksanaan ujian sekaligus posisi TKA yang mulai diintegrasikan dalam sistem seleksi pendidikan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Dalam kunjungan tersebut, Abdul Mu’ti berdialog langsung dengan siswa. Ia mengaku mendapat respons yang cukup mengejutkan, karena sebagian siswa menilai soal TKA relatif mudah.

“Saya sempat berdialog dengan para siswa, mereka terlihat semangat. Bahkan saat ditanya, mereka menyampaikan soalnya relatif mudah,” ujarnya.

TKA dirancang sebagai instrumen pengukuran kemampuan akademik sekaligus literasi dan numerasi. Selain itu, hasil TKA juga mulai digunakan sebagai komponen tambahan dalam seleksi jalur prestasi pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Menurut Abdul Mu’ti, TKA tidak hanya mengukur Matematika dan Bahasa Indonesia, tetapi juga aspek karakter dan lingkungan belajar. Hasilnya akan menjadi dasar evaluasi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pendidikan.

“Kalau sebelumnya penilaian akademik hanya dari rapor, sekarang ditambah nilai TKA untuk menciptakan sistem yang lebih inklusif dan berkeadilan,” jelasnya.

Peninjauan juga mencakup kesiapan sarana dan prasarana, mulai dari ruang ujian hingga laboratorium komputer. Ia memastikan pelaksanaan di lapangan berjalan tanpa kendala berarti.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Namun di sisi lain, sejumlah catatan muncul dalam pelaksanaan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febrina Kusumawati mengungkapkan adanya masukan terkait durasi waktu pengerjaan soal yang dinilai cukup menantang bagi siswa.

“Ini menjadi bahan evaluasi, terutama terkait fokus dan manajemen waktu siswa saat mengerjakan soal,” paparnya.

Febrina menegaskan, TKA tidak menentukan kelulusan siswa. Kelulusan tetap menjadi kewenangan sekolah, sementara nilai TKA hanya menjadi nilai tambah dalam seleksi jalur prestasi.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Secara umum, pelaksanaan TKA di Surabaya disebut berjalan lancar sejak hari pertama. Meski begitu, efektivitas TKA sebagai alat ukur kemampuan siswa dan instrumen seleksi pendidikan masih akan dievaluasi setelah seluruh pelaksanaan selesai secara nasional.

Sementara itu, pihak sekolah menyebut siswa cenderung antusias mengikuti ujian meski ini merupakan pelaksanaan perdana.

Salah satu siswa mengaku dapat mengerjakan soal dengan lancar selama dua hari pelaksanaan.

Pemerintah berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap TKA, termasuk kemungkinan penyempurnaan sistem dan standar soal, seiring mulai digunakannya hasil tes tersebut dalam proses seleksi pendidikan ke depan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.

Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

Basari mengimbau seluruh pelaku usaha yang menyediakan fasilitas parkir segera melengkapi perizinan agar operasional area parkir tidak terkendala.