Kamis, 03 Sep 2026 12:01 WIB

Program MBG Sasar Bangkalan: Perkuat SDM dan Gerakkan Ekonomi Lokal

Anggota Komisi XI DPR RI, Eric Hermawan saat melakukan sosialisasi program MBG di Yayasan Nurul Islam Qolbun Salim. (Dok DPR RI for selalu.id)
Anggota Komisi XI DPR RI, Eric Hermawan saat melakukan sosialisasi program MBG di Yayasan Nurul Islam Qolbun Salim. (Dok DPR RI for selalu.id)

selalu.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menyapa masyarakat. Kali ini di Desa Blega, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Madura.

Sosialisasi yang digelar di Aula Yayasan Nurul Islam Qolbun Salim ini menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dini, sekaligus menjadi pilar utama menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga: Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Anggota Komisi XI DPR RI, Eric Hermawan, hadir langsung memimpin sosialisasi, didampingi Sekretaris Yayasan Nurul Islam Qolbun Salim, Moh. Amir, serta perwakilan Komunitas Peduli Gizi Perempuan (KPPG) Surabaya, Ainun Ma’rifah.

Ratusan peserta dari berbagai kalangan menunjukkan antusiasme tinggi terhadap program yang menyasar anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita ini.

Eric Hermawan dalam paparannya menekankan bahwa MBG adalah investasi strategis bagi masa depan bangsa.

"Presiden terpilih sangat berkomitmen kepada kesejahteraan masyarakat, dan program MBG ini adalah wujud nyata upaya peningkatan kualitas SDM," katanya, Senin (6/4/2026).

Baca Juga: BGN Suspend SPPG Penyedia MBG yang Diduga Picu Keracunan Ratusan Santri Sidoarjo

Ia bahkan mengungkapkan bahwa anggaran untuk MBG tidak akan dipangkas, bahkan menjadi prioritas utama.

"Ini mengalahkan program-program lainnya," tambah Eric.

Program ini juga dirancang untuk mendukung bonus demografi Indonesia 2045. Dengan asupan gizi yang baik dan gratis, diharapkan konsentrasi dan prestasi belajar siswa dapat meningkat, membentuk generasi yang cerdas dan kompetitif.

Baca Juga: Ini Nama Dapur SPPG yang Diduga Bikin Ratusan Santri di Sidoarjo Keracunan MBG

Selain itu, MBG diharapkan mendorong ekonomi lokal dengan melibatkan pemasok bahan pangan dari masyarakat sekitar, namun tetap dengan standar kualitas ketat.

MBG juga terintegrasi dengan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan hidup bersih.

"Pengelola harus menjaga kualitas. Jangan mengambil keuntungan berlebihan, yang penting wajar, dan pastikan anak-anak mendapatkan gizi yang baik seperti telur, susu, dan ayam," jelas Eric.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono Resmi Sandang Pangkat Irjen Pol

Salah satu keberhasilan paling menonjol saat memimpin Dinas Intelkam Polda Jatim adalah penanganan konflik antar perguruan pencak silat.