Kamis, 03 Sep 2026 15:59 WIB

Polda Jatim Pertemukan Persebaya dan Arema, Perkuat Komitmen Laga Damai di Kanjuruhan

Polda Jatim saat satukan Persebaya dan Arema jelang laga di Kanjuruhan, demi menjaga komitmen aman dan damai. (Dok. Humas Polda Jatim).
Polda Jatim saat satukan Persebaya dan Arema jelang laga di Kanjuruhan, demi menjaga komitmen aman dan damai. (Dok. Humas Polda Jatim).

selalu.id - Polda Jatim pertemukan manajemen dan perwakilan suporter Persebaya Surabaya dengan Arema Malang dalam forum silaturahmi strategis.

Pertemuan ini bertujuan memperkuat komitmen keamanan jelang pertandingan BRI Super League 2025/2026 yang akan digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada 28 April mendatang.

Baca Juga: Pencuri Truk di Pabrik Gula Jatiroto Lumajang Sudah Tertangkap, Ini Tampangnya

Pertemuan dipimpin langsung oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto, dan dihadiri pejabat utama kepolisian serta Kapolres jajaran.

Dalam pertemuan itu, Irjen Nanang menekankan bahwa rivalitas antar klub harus tetap berada dalam koridor sportivitas dan tidak menimbulkan ketegangan yang membahayakan keamanan.

“Harapan kita, pertandingan sepak bola di Jawa Timur menjadi tontonan yang menarik dan aman, bukan penuh ketegangan. Selain itu, sepak bola juga harus mampu mendorong perekonomian daerah,” tegas Nanang, Kamis (2/4/2026).

Pihaknya juga mengingatkan agar seluruh elemen, mulai dari manajemen klub hingga suporter, tidak mudah terprovokasi informasi yang belum tentu kebenarannya, khususnya yang menyebar di media sosial. Koordinasi yang erat dinilai menjadi kunci agar situasi tetap terkendali.

Baca Juga: Kapolres di Jawa Timur Dimutasi, Berikut Daftarnya

Sementara perwakilan manajemen Persebaya Surabaya menyampaikan apresiasi atas upaya Polda Jatim dalam menjaga kelancaran kompetisi.

Pihaknya berkomitmen terus mengedukasi suporter agar tetap bijak menyikapi berbagai informasi dan menjaga nama baik klub.

Sedangkan perwakilan Aremania, suporter Arema Malang yang menjadi tuan rumah pertandingan menegaskan kesiapannya menjaga keamanan dan kenyamanan di Stadion Kanjuruhan.

Baca Juga: Selebgram Ratu Felisha Diperiksa Polda Jatim Terkait Promosi Arisan Bodong Joiss

Aremania menegaskan tidak akan memberi toleransi bagi setiap oknum yang berniat melakukan tindakan melanggar hukum atau mengganggu kelancaran laga.

Pada akhir pertemuan, seluruh pihak menyepakati komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan pengawasan terhadap potensi provokasi, serta menjunjung tinggi budaya sepak bola yang aman, damai, dan berintegritas di Jawa Timur.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya Resmi Bergulir, Dibuka Laga Golkar Vs PKB

Ketua Pelaksana Bahlil Mini Soccer 2026 Arif Fathoni mengatakan, antusiasme sekolah dan pelajar untuk mengikuti kompetisi tersebut cukup tinggi.

Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Majelis hakim dijadwalkan bakal memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV pada persidangan pekan depan guna mencocokkan fakta lapangan.

Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Keduanya menjadi korban aksi tidak senonoh atau pelecehan seksual di kawasan Jurang Gongso, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.