Selasa, 21 Jul 2026 02:20 WIB

Wali Kota Mojokerto Sidak Dapur SPPG, Pastikan Kualitas Menu MBG Terjaga

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat sidak dapur SPPG. (Dok. Humas Pemkot Mojokerto).
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat sidak dapur SPPG. (Dok. Humas Pemkot Mojokerto).

selalu.id - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Selasa (31/3/2026).

Sidak ini dilakukan untuk memastikan kualitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar tetap terjaga pasca libur Lebaran.

Baca Juga: Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mojokerto Bakal Digelar di GOR Seni Majapahit

Sidak dilakukan di SPPG Magersari Wates dan SPPG Permata Kuwung. Di waktu yang sama, Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi juga melakukan pemantauan di SPPG Kauman dan SPPG Blooto sebagai bagian dari penguatan pengawasan terpadu.

“Kami ingin memastikan secara langsung bahwa penyiapan MBG bagi anak-anak berjalan dengan baik, terutama di minggu pertama pelaksanaan kembali setelah libur panjang,” tegas Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto.

Dalam sidak tersebut, Ning Ita tidak hanya melakukan pengecekan, tetapi juga berdialog dengan pengelola SPPG, tenaga pelaksana, serta pihak terkait lainnya untuk memperkuat sinergi pengawasan.

“Kami berdiskusi langsung dengan pengelola agar kualitas tetap terjaga. Program ini memiliki tujuan besar untuk menyiapkan generasi emas, sehingga aspek kesehatan harus menjadi prioritas utama,” jelasnya.

Ning Ita menegaskan pentingnya menjaga standar gizi dan porsi makanan sesuai ketentuan. Ia mengingatkan agar seluruh SPPG tetap konsisten menjalankan standar yang telah ditetapkan pemerintah.

Baca Juga: Pria yang Sering Curi Motor di Mojokerto Ditangkap, Ini Tampangnya

“Standar porsi dan kualitas harus dipenuhi dengan baik, agar manfaat program ini benar-benar dirasakan oleh anak-anak,” tambah dia.

Dari hasil pemantauan hari ini, Ning Ita turut memberikan sejumlah catatan perbaikan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan.

Di antaranya terkait penyesuaian kapasitas dapur di salah satu SPPG, agar lebih optimal dalam melayani penerima manfaat dalam jumlah besar.

“Ini bagian dari evaluasi konstruktif. Kami dorong agar pengelola segera relokasi, melakukan penyesuaian sesuai standar, sehingga proses produksi bisa lebih optimal dan higienis,” katanya.

Baca Juga: Gara-gara Bambang, Ribuan Siswa di Mojokerto Kini Tak Dapat MBG

Ning Ita menambahkan, langkah pembinaan dan pengawasan ini merupakan bentuk keseriusan Pemerintah Kota Mojokerto dalam menjaga mutu program MBG secara berkelanjutan.

Berdasarkan data Dinkes PPKB Kota Mojokerto, saat ini terdapat 13 SPPG yang mendukung program MBG. Dari jumlah tersebut, dua di antaranya masih disuspensi operasionalnya, salah satunya karena belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Dengan pengawasan langsung di lapangan, Pemkot Mojokerto optimistis program MBG dapat berjalan semakin baik dan memberikan dampak nyata bagi kesehatan serta tumbuh kembang anak-anak di Kota Mojokerto.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.