Selasa, 20 Okt 2026 10:02 WIB

Wali Kota Mojokerto Sidak Dapur SPPG, Pastikan Kualitas Menu MBG Terjaga

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat sidak dapur SPPG. (Dok. Humas Pemkot Mojokerto).
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat sidak dapur SPPG. (Dok. Humas Pemkot Mojokerto).

selalu.id - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Selasa (31/3/2026).

Sidak ini dilakukan untuk memastikan kualitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar tetap terjaga pasca libur Lebaran.

Baca Juga: 150 Produk Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto Mengandung Bahan Berbahaya, BPOM RI: Bisa Kanker

Sidak dilakukan di SPPG Magersari Wates dan SPPG Permata Kuwung. Di waktu yang sama, Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi juga melakukan pemantauan di SPPG Kauman dan SPPG Blooto sebagai bagian dari penguatan pengawasan terpadu.

“Kami ingin memastikan secara langsung bahwa penyiapan MBG bagi anak-anak berjalan dengan baik, terutama di minggu pertama pelaksanaan kembali setelah libur panjang,” tegas Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto.

Dalam sidak tersebut, Ning Ita tidak hanya melakukan pengecekan, tetapi juga berdialog dengan pengelola SPPG, tenaga pelaksana, serta pihak terkait lainnya untuk memperkuat sinergi pengawasan.

“Kami berdiskusi langsung dengan pengelola agar kualitas tetap terjaga. Program ini memiliki tujuan besar untuk menyiapkan generasi emas, sehingga aspek kesehatan harus menjadi prioritas utama,” jelasnya.

Ning Ita menegaskan pentingnya menjaga standar gizi dan porsi makanan sesuai ketentuan. Ia mengingatkan agar seluruh SPPG tetap konsisten menjalankan standar yang telah ditetapkan pemerintah.

Baca Juga: 5 Tahun Beroperasi, Pabrik Kosmetik Ilegal Rp 16 Miliar di Mojokerto Dibongkar BPOM

“Standar porsi dan kualitas harus dipenuhi dengan baik, agar manfaat program ini benar-benar dirasakan oleh anak-anak,” tambah dia.

Dari hasil pemantauan hari ini, Ning Ita turut memberikan sejumlah catatan perbaikan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan.

Di antaranya terkait penyesuaian kapasitas dapur di salah satu SPPG, agar lebih optimal dalam melayani penerima manfaat dalam jumlah besar.

“Ini bagian dari evaluasi konstruktif. Kami dorong agar pengelola segera relokasi, melakukan penyesuaian sesuai standar, sehingga proses produksi bisa lebih optimal dan higienis,” katanya.

Baca Juga: Green Action, Pemuda Kota Mojokerto Tanam Pohon di Taman Bahari Mojopahit

Ning Ita menambahkan, langkah pembinaan dan pengawasan ini merupakan bentuk keseriusan Pemerintah Kota Mojokerto dalam menjaga mutu program MBG secara berkelanjutan.

Berdasarkan data Dinkes PPKB Kota Mojokerto, saat ini terdapat 13 SPPG yang mendukung program MBG. Dari jumlah tersebut, dua di antaranya masih disuspensi operasionalnya, salah satunya karena belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Dengan pengawasan langsung di lapangan, Pemkot Mojokerto optimistis program MBG dapat berjalan semakin baik dan memberikan dampak nyata bagi kesehatan serta tumbuh kembang anak-anak di Kota Mojokerto.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Top 5 Berita: Prabowo Ratas hingga Perda Air Limbah

selalu.id - Lima artikel berita selalu.id masuk dalam top 5 berita sejak Senin (19/10/2026) hingga Selasa (20/10/2026) pagi. Pembaca tertarik pada pemberitaan

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.