Minggu, 18 Okt 2026 17:24 WIB

Pemprov Jatim Terapkan WFH Setiap Rabu, Dorong Efisiensi BBM di Tengah Tekanan Global

Gubernur Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran pejabat Pemprov Jatim saat memeberikan arahan WFH kepada seluruh ASN. (Dok. Pemprov Jatim).
Gubernur Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran pejabat Pemprov Jatim saat memeberikan arahan WFH kepada seluruh ASN. (Dok. Pemprov Jatim).

selalu.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur akan mulai menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap hari Rabu mulai pekan depan.

Kebijakan ini dikeluarkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai upaya efisiensi energi khususnya penghematan bahan bakar minyak (BBM).

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

Keputusan tersebut disampaikan Khofifah saat memimpin Apel Pagi dan Halal Bihalal ASN di Halaman Kantor Gubernur Jatim, Rabu (25/3/2026).

Ia menegaskan bahwa WFH yang diterapkan berbeda dengan work from anywhere (WFA), karena dinilai dapat menjaga efektivitas pengawasan kerja.

"WFH bukan WFA. Kalau anywhere bisa di tempat wisata, kafe, atau di mana saja. Tapi kalau di rumah, ada keluarga yang ikut memonitor bahwa yang bersangkutan benar-benar sedang bekerja," jelas Khofifah.

Menurutnya, kerja dari rumah memberikan kontrol sosial yang lebih kuat sehingga kedisiplinan ASN tetap terjaga. Selain itu, kebijakan serupa telah berjalan di sejumlah kementerian sejak awal tahun 2026 dan mulai diadopsi di Jakarta.

Baca Juga: DPRD Jatim Sentil Pemprov, PPPK Paruh Waktu jangan Terus Digantung Nasibnya!

Khofifah juga menyoroti bahwa penerapan fleksibilitas kerja yang berdekatan dengan akhir pekan berpotensi meningkatkan konsumsi BBM karena mendorong mobilitas masyarakat bepergian.

"Kalau setiap Jumat menjadi bagian dari long weekend, justru penggunaan BBM bisa meningkat. Orang akan cenderung pulang kampung atau rekreasi," katanya.

Oleh karena itu, pemilihan hari Rabu sebagai jadwal WFH dimaksudkan agar tidak beririsan dengan akhir pekan, sehingga dapat menekan mobilitas harian tanpa memicu lonjakan perjalanan jarak jauh.

Baca Juga: Sambut Hari Jadi ke-81 Pemprov Jatim, Gubernur Khofifah Serahkan Alsintan ke Petani Mojokerto

Pola kerja yang akan diterapkan adalah Senin dan Selasa bekerja dari kantor, Rabu WFH, serta Kamis dan Jumat kembali bekerja normal di kantor.

Pemprov Jatim berharap kebijakan ini dapat menciptakan keseimbangan antara efisiensi energi dan kinerja birokrasi.

"Yang kita inginkan adalah produktivitas tidak berkurang, tetapi efisiensi tetap berjalan," tandas Khofifah.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Senangnya Petani Tambakrejo Sambut KDKMP Sidoarjo, Tebus Pupuk Kini Makin Mudah

Selain pupuk, KDKMP diproyeksikan menjadi pusat penyaluran komoditas bersubsidi lainnya seperti beras SPHP, MinyaKita, hingga LPG 3 kilogram.

Wisata Hutan Kota Jeruk Surabaya: Murah, Indah, dan Cocok untuk Keluarga

Menjelang sore hari, para pengunjung disuguhkan lanskap persawahan yang asri sembari diiringi alunan musik akustik.

600 Penari Ramaikan Festival Munali Patah 2026 di Sidoarjo

Kegiatan ini melibatkan penari dari Sidoarjo, Pasuruan, Surabaya, Mojokerto, hingga Malang.

KSPSI Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Kapolri dan Batalkan Aksi Buruh 20 Oktober

Desk Ketenagakerjaan sudah berdiri di 35 Polres yang tersebar di 14 Polda.

Kapolri Kunjungi Museum Marsinah di Nganjuk, Kenang Perjuangan Pahlawan Buruh

Rombongan disambut Penasihat Kapolri Bidang Ketenagakerjaan sekaligus Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea.

Andreas Eddy Susetyo Usul Gabungkan Konservasi, Ekowisata, dan Perikanan di CMC 

selalu.id - Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo mengusulkan pengembangan ekonomi hijau berbasis masyarakat di kawasan Clungup Mangrove Conservation atau CMC