Kamis, 03 Sep 2026 15:36 WIB

Pemprov Jatim Terapkan WFH Setiap Rabu, Dorong Efisiensi BBM di Tengah Tekanan Global

Gubernur Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran pejabat Pemprov Jatim saat memeberikan arahan WFH kepada seluruh ASN. (Dok. Pemprov Jatim).
Gubernur Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran pejabat Pemprov Jatim saat memeberikan arahan WFH kepada seluruh ASN. (Dok. Pemprov Jatim).

selalu.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur akan mulai menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap hari Rabu mulai pekan depan.

Kebijakan ini dikeluarkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai upaya efisiensi energi khususnya penghematan bahan bakar minyak (BBM).

Baca Juga: Fraksi PDIP Semprit Pemprov Jatim Soal P-APBD 2026: Tambahan Belanja Rp2,64 Triliun Jangan Cuma jadi SiLPA!

Keputusan tersebut disampaikan Khofifah saat memimpin Apel Pagi dan Halal Bihalal ASN di Halaman Kantor Gubernur Jatim, Rabu (25/3/2026).

Ia menegaskan bahwa WFH yang diterapkan berbeda dengan work from anywhere (WFA), karena dinilai dapat menjaga efektivitas pengawasan kerja.

"WFH bukan WFA. Kalau anywhere bisa di tempat wisata, kafe, atau di mana saja. Tapi kalau di rumah, ada keluarga yang ikut memonitor bahwa yang bersangkutan benar-benar sedang bekerja," jelas Khofifah.

Menurutnya, kerja dari rumah memberikan kontrol sosial yang lebih kuat sehingga kedisiplinan ASN tetap terjaga. Selain itu, kebijakan serupa telah berjalan di sejumlah kementerian sejak awal tahun 2026 dan mulai diadopsi di Jakarta.

Baca Juga: Turnamen Mini Soccer Piala Bahlil Lahadalia 2026 Segera Dimulai, Golkar Jatim Pastikan Kesiapan 11 Venue

Khofifah juga menyoroti bahwa penerapan fleksibilitas kerja yang berdekatan dengan akhir pekan berpotensi meningkatkan konsumsi BBM karena mendorong mobilitas masyarakat bepergian.

"Kalau setiap Jumat menjadi bagian dari long weekend, justru penggunaan BBM bisa meningkat. Orang akan cenderung pulang kampung atau rekreasi," katanya.

Oleh karena itu, pemilihan hari Rabu sebagai jadwal WFH dimaksudkan agar tidak beririsan dengan akhir pekan, sehingga dapat menekan mobilitas harian tanpa memicu lonjakan perjalanan jarak jauh.

Baca Juga: 12 Warga Jatim jadi Korban Penipuan Kerja ke Hong Kong, Kerugian Ratusan Juta

Pola kerja yang akan diterapkan adalah Senin dan Selasa bekerja dari kantor, Rabu WFH, serta Kamis dan Jumat kembali bekerja normal di kantor.

Pemprov Jatim berharap kebijakan ini dapat menciptakan keseimbangan antara efisiensi energi dan kinerja birokrasi.

"Yang kita inginkan adalah produktivitas tidak berkurang, tetapi efisiensi tetap berjalan," tandas Khofifah.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Keduanya menjadi korban aksi tidak senonoh atau pelecehan seksual di kawasan Jurang Gongso, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.