Minggu, 01 Nov 2026 02:45 WIB

Semarang Diintai Cuaca Ekstrem, Begini Imbauan BMKG

Cuaca ekstrem. (Dok. Freepik).
Cuaca ekstrem. (Dok. Freepik).

selalu.id - Kota Semarang, Jawa Tengah diprediksi dilanda cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan, khususnya pada malam hari.

Prakirawan BMKG Ahmad Yani Semarang, Ferry Oktarisa menjelaskan kondisi tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah posisi matahari yang saat ini semakin dekat dengan garis khatulistiwa, sehingga intensitas panas yang diterima permukaan bumi menjadi lebih maksimal.

Baca Juga: Waspada Cuaca Ekstrem di Nganjuk Beberapa Hari ke Depan, Ini Imbauan BMKG

Menurutnya, tutupan awan pada siang hari cenderung minim, sehingga sinar matahari langsung menyinari permukaan tanpa banyak hambatan.

Kondisi ini diperkuat dengan fase peralihan musim atau pancaroba yang sedang berlangsung.

“Cuaca terik di siang hari ini dipengaruhi posisi matahari yang mendekati ekuator, tutupan awan yang sedikit, serta saat ini masih masa transisi atau pancaroba,” jelas Ferry dalam keterangannya, Rabu (25/3/2026).

Saat ini, wilayah Semarang belum sepenuhnya memasuki musim kemarau. Kondisi yang terjadi masih merupakan masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.

Diprediksi, awal musim kemarau di wilayah pantura Kota Semarang terjadi pada dasarian kedua April.

Baca Juga: Rebutan Janda, Dua Pria di Kendal Duel Berdarah Hingga 1 Tewas

Sementara untuk wilayah Semarang bagian selatan, musim kemarau diprediksi datang pada dasarian pertama Mei.

“Untuk wilayah pantura Semarang, musim kemarau diperkirakan mulai dasarian kedua April, sedangkan Semarang selatan pada dasarian pertama Mei,” katanya.

Menanggapi isu musim kemarau yang disebut akan berlangsung lebih panjang, Ferry meluruskan bahwa yang terjadi bukanlah durasi yang lebih lama, melainkan pergeseran waktu awal musim kemarau yang datang lebih cepat di sejumlah wilayah, termasuk Kota Semarang.

“Bukan lebih panjang, tetapi di beberapa daerah musim kemarau datang lebih awal, termasuk Semarang yang maju sekitar satu dasarian,” tegasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Besok, Begini Imbauan BMKG

BMKG pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada selama masa pancaroba.

Perubahan cuaca yang terjadi dapat berlangsung secara tiba-tiba, dari kondisi panas terik menjadi hujan lebat yang disertai angin kencang dalam waktu singkat.

“Kami menghimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang cepat, terutama potensi hujan lebat dan angin kencang yang bisa terjadi secara tiba-tiba,” pungkas Ferry.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Sah! Hairul Syapril Sholeh Nahkoda Baru IKAPMII Jember 2026–2031

Kepengurusan baru ini diharapkan menjadi momentum memperkuat soliditas alumni sekaligus meningkatkan peran IKAPMII dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah

Bantu Pemulihan Pasokan Air Bersih, SIER Salurkan Dua Tandon Air bagi Warga Terdampak Kebakaran Gunung Arjuno

selalu.id - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat melalui program Tanggung Jawab

Bupati Jember Gus Fawait Turun Gunung Sosialisasikan Layanan Bunga Desaku

Gus Fawait menegaskan bahwa pengurusan administrasi kependudukan, khususnya Kartu Tanda Penduduk (KTP), tidak dipungut biaya.

Melihat Tradisi Tedak Sinten di Nganjuk, Sebar Uang Koin hingga Jadi Rebutan

selalu.id - Warga Dusun Kepuhtelu, Desa Balongrejo, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk masih melestarikan tradisi adat Jawa Piton-Piton atau yang juga dikenal

Polisi Bongkar Pengemasan Ulang Beras SPHP di Pasuruan, Empat Orang Diamankan

Pengungkapan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang mencurigai adanya pengemasan ulang beras SPHP.

Roadshow Film Piye To Kih di Mojokerto, Angkat Genre Komedi, Cinta dan Persahabatan

Film komedi Jawa yang diangkat dari Woko Channel ini akan tayang perdana di seluruh bioskop Indonesia pada 19 November 2026.