Kamis, 23 Jul 2026 17:16 WIB

Semarang Diintai Cuaca Ekstrem, Begini Imbauan BMKG

Cuaca ekstrem. (Dok. Freepik).
Cuaca ekstrem. (Dok. Freepik).

selalu.id - Kota Semarang, Jawa Tengah diprediksi dilanda cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan, khususnya pada malam hari.

Prakirawan BMKG Ahmad Yani Semarang, Ferry Oktarisa menjelaskan kondisi tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah posisi matahari yang saat ini semakin dekat dengan garis khatulistiwa, sehingga intensitas panas yang diterima permukaan bumi menjadi lebih maksimal.

Baca Juga: Dukung Industri Ramah Lingkungan, PGN Semarang Suplai Gas Bumi ke Pabrik Produsen Sepeda

Menurutnya, tutupan awan pada siang hari cenderung minim, sehingga sinar matahari langsung menyinari permukaan tanpa banyak hambatan.

Kondisi ini diperkuat dengan fase peralihan musim atau pancaroba yang sedang berlangsung.

“Cuaca terik di siang hari ini dipengaruhi posisi matahari yang mendekati ekuator, tutupan awan yang sedikit, serta saat ini masih masa transisi atau pancaroba,” jelas Ferry dalam keterangannya, Rabu (25/3/2026).

Saat ini, wilayah Semarang belum sepenuhnya memasuki musim kemarau. Kondisi yang terjadi masih merupakan masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.

Diprediksi, awal musim kemarau di wilayah pantura Kota Semarang terjadi pada dasarian kedua April.

Baca Juga: Warisan Rasa Desa Tingal Wanurejo: Ketelatenan 4 Jam Produksi Jenang Lot Khas Magelang

Sementara untuk wilayah Semarang bagian selatan, musim kemarau diprediksi datang pada dasarian pertama Mei.

“Untuk wilayah pantura Semarang, musim kemarau diperkirakan mulai dasarian kedua April, sedangkan Semarang selatan pada dasarian pertama Mei,” katanya.

Menanggapi isu musim kemarau yang disebut akan berlangsung lebih panjang, Ferry meluruskan bahwa yang terjadi bukanlah durasi yang lebih lama, melainkan pergeseran waktu awal musim kemarau yang datang lebih cepat di sejumlah wilayah, termasuk Kota Semarang.

“Bukan lebih panjang, tetapi di beberapa daerah musim kemarau datang lebih awal, termasuk Semarang yang maju sekitar satu dasarian,” tegasnya.

Baca Juga: Wisata Semarang Cocok Dikunjungi Bareng Anak pada Libur Sekolah

BMKG pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada selama masa pancaroba.

Perubahan cuaca yang terjadi dapat berlangsung secara tiba-tiba, dari kondisi panas terik menjadi hujan lebat yang disertai angin kencang dalam waktu singkat.

“Kami menghimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang cepat, terutama potensi hujan lebat dan angin kencang yang bisa terjadi secara tiba-tiba,” pungkas Ferry.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Ada yang Tidak Konsisten, Tapi Keberuntungan juga Datang

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini keberuntungan juga datang.

Langkah Nyata Pemkab Jember dalam Hadirkan Layanan Gratis dan Sejahterakan Guru Ngaji

Pemkab Jember berharap informasi mengenai layanan administrasi, kesehatan, pendidikan, hingga program kesejahteraan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penelusuran kepatuhan pelaporan PBJT sektor makanan dan minuman untuk masa pajak 1 tahun. 

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.