Senin, 19 Okt 2026 03:06 WIB

Nikmatnya Tradisi Hidangan Tape Ketan Hitam saat Lebaran di Mojokerto 

Suasana lebatan Idul Fitri dengan hidangan Tape Katan Hitam ala warga desa Kembanganringgit Mojokerto.
Suasana lebatan Idul Fitri dengan hidangan Tape Katan Hitam ala warga desa Kembanganringgit Mojokerto.

selalu.id - Makan tape ketan hitam ketika bersilaturahmi saat lebaran Idul Fitri menjadi tradisi di Desa Kembangringgit, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Berbeda dengan sajian atau hidangan di tempat lainnya, tape ketan hitam ini menjadi favorit atau primadona saat keluarga atau tamu luar desa yang bersilaturahmi di momen Idul Fitri.

Baca Juga: Green Action, Pemuda Kota Mojokerto Tanam Pohon di Taman Bahari Mojopahit

Aroma khas fermentasi yang lembut berpadu dengan rasa manis yang legit, menghadirkan pengalaman berbeda bagi siapa saja yang mencicipinya.

Salah satu tamu yang datang bersilaturahmi, Rizka Andini mengatakan, menu sajian tape ketan hitam ini selalu meninggalkan kesan mendalam lantaran memiliki citarasa khas yang berbeda.

"Lebaran tahun ini sangat mengesankan karena di sini disuguhi tape ketan hitam,” kata Rizka saat bersilaturahmi, Sabtu (21/3/2026).

Ia mengaku, sejak dirinya masih dini tradisi seperti ini sudah ada dan hingga sekarang telah melekat dalam ingatannya.

“Sejak saya dari kecil dulu mesti disuguhi ini, biar terasa berbeda saja,” tambahnya.

Menurutnya, rasa tape ketan hitam buatan saudara dari nenek kandungnya ini memiliki keunikan tersendiri.

Baca Juga: Rekomendasi 5 Wisata Air Terjun di Mojokerto yang Cocok Buat Healing dan Bikin Betah

“Rasanya manis, berbeda dari ketan hitam yang biasa dijual,” tandasnya.

Di balik kelezatan tape tersebut, ada proses panjang yang dijaga turun-temurun. Seperti yang disampaikan Vivi Nur Rahmawati, salah satu pemilik rumah yang rutin menyajikan hidangan ini saat Lebaran, menuturkan bahwa tradisi tersebut diwarisi dari orang tuanya.

“Ya karena memang ini turun-temurun. Biasanya ibu itu membuat tape ketan hitam,” ujarnya.

Selama momen Lebaran, Vivi bahkan bisa mengolah hingga empat kilogram beras ketan hitam untuk memenuhi permintaan para tamu. Proses pembuatannya pun tidak instan. Beras ketan harus direndam semalaman, lalu diberi ragi dan didiamkan selama dua hari hingga menghasilkan tape yang sempurna.

Baca Juga: Kisah Tragis Pasangan Muda di Mojokerto jadi Spesialis Maling Motor

“Bikin sendiri, bahan dasar ketan hitam direndam semalam terus diberikan ragi hingga dua hari,” jelasnya.

Tak heran jika sajian ini selalu menjadi incaran para tamu.

“Dan antusias tamu-tamu itu selalu yang ditanyakan tape ketan hitam ini,” tambah Vivi.

Lebih dari sekadar hidangan, tape ketan hitam di Desa Kembanganringgit telah menjadi simbol kehangatan dan identitas tradisi Lebaran setempat. Di setiap suapan manisnya, tersimpan cerita tentang warisan keluarga, kebersamaan, dan rasa rindu yang hanya bisa terobati saat hari raya tiba.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.