Selasa, 20 Okt 2026 21:08 WIB

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026

Pemerintah saat umumkan penetapan Idulfitri 1447 H. (Dok. Kemenag for selalu.id).
Pemerintah saat umumkan penetapan Idulfitri 1447 H. (Dok. Kemenag for selalu.id).

selalu.id - Pemerintah Republik Indonesia resmi menetapkan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Keputusan ini diumumkan langsung oleh Menteri Agama (Menang) Nasaruddin Umar melalui kanal resmi Kementerian Agama RI (Kemenag) pada Kamis, 19 Maret 2026, setelah menggelar sidang isbat bersama berbagai unsur terkait.

Baca Juga: Oknum ASN Jember Dilaporkan ke Itjen Kemenag Buntut Nikah Siri, Modusnya Bikin Ngelus Dada

Sidang isbat tersebut melibatkan pakar falak, organisasi masyarakat Islam, perwakilan lembaga negara, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, serta Komisi VIII DPR.

Nasaruddin menjelaskan bahwa keputusan ini didasarkan pada dua pijakan utama, yaitu data hisab astronomi dan hasil rukyat atau pengamatan langsung di lapangan.

Menurut Nasaruddin, data hisab menunjukkan posisi hilal di seluruh Indonesia belum memenuhi standar visibilitas yang ditetapkan oleh MABIMS (Menteri-menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).

"Kriteria yang ditetapkan mensyaratkan tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat, namun hasil pengukuran hari ini masih berada di bawah ambang batas tersebut," jelasnya.

Selain mengandalkan hitungan astronomi, Kemenag juga menurunkan tim rukyat di sedikitnya 117 titik pengamatan yang tersebar dari Aceh hingga Papua.

Hasilnya seragam: tidak ada satu pun laporan yang menyatakan hilal berhasil terlihat secara visual.

Baca Juga: Ekstranas VIII di Lamongan Dibuka, Ajang Berbagi Perkembangan Vokasi di Madrasah

“Berdasarkan hasil hisab dan konfirmasi rukyat di lapangan, hilal tidak terlihat. Karena itu kita menyempurnakan bulan Ramadan menjadi 30 hari,” kata Nasaruddin.

Sementara Wakil Ketua Umum MUI, Cholil Nafis menegaskan bahwa keputusan ini diambil dengan prinsip kehati-hatian.

Menurutnya, jika secara hisab hilal tidak mungkin terlihat dan di lapangan juga tidak ada laporan pengamatan yang berhasil, maka langkah yang tepat adalah melakukan istikmal atau penyempurnaan bulan.

“Yang ragu ditinggalkan, yang yakin dipegang. Dalam kondisi ini, keyakinannya adalah hilal memang belum bisa dirukyat,” tegasnya.

Baca Juga: Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Pemerintah juga menegaskan bahwa penetapan awal bulan hijriah merupakan kewenangan otoritas resmi negara demi menjaga keseragaman umat.

Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap saling menghormati jika terdapat perbedaan penentuan hari raya di beberapa kalangan.

Semangat kebersamaan yang terjalin selama bulan Ramadan diharapkan tetap terjaga dan memperkuat persatuan di tengah keberagaman.

Dengan keputusan ini, umat Islam di seluruh Indonesia diharapkan dapat merayakan Idulfitri secara serentak, sekaligus memperkuat ikatan persaudaraan di tengah keberagaman bangsa.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.

Pemuda Bawa Truk Tronton Tabrak Tiang PJU di Balongbendo Sidoarjo

Atas kejadian ini, korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara truknya yang terguling dievakuasi petugas.

Raker Pusat Studi UMSIDA: Buka Peluang Kolaborasi Global

Sebanyak 12 pusat studi dan satu Lembaga Pusat Unggulan (PUI) terlibat dalam pertemuan ini untuk menyusun program yang fokus pada luaran dan dampak nyata bagi m

Truk Boks Tabrak Trailer di Krembangan Surabaya, Begini Kondisi Korban

Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya masih melakukan penyelidikan untuk mencari penyebab kecelakaan tersebut.

Polda Jatim Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-75 Humas Polri, 100 Kantong Terkumpul

Aksi kemanusiaan yang mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri” ini diikuti personel Polri, insan pers, hingga masyarakat umum.