Minggu, 11 Okt 2026 17:06 WIB

Muktamar ke-35 NU

Menag Nasaruddin Dikabarkan Mundur dari Jabatannya Demi Kursi PBNU, Berikut Ini Faktanya

Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Dok. Kemenag).
Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Dok. Kemenag).

selalu.id - Pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Kamis (27/8/2026), diwarnai guncangan isu panas.

Menteri Agama (Menang) Nasaruddin Umar dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya demi mengejar kursi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Baca Juga: PPSN VI di Malang, Menag Beri Motivasi Santri Siap Hadapi Tantangan Zaman

Isu yang membakar jagat media sosial dan grup perpesanan tersebut langsung memicu reaksi keras dari Kementerian Agama.

Pihak Kemenag menegaskan bahwa kabar yang beredar luas menjelang pemilihan pimpinan tertinggi PBNU pada Sabtu (29/8/2026) itu adalah informasi bohong.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, menepis tegas kabar miring yang menyeret nama sang menteri. Ia memastikan tidak ada gejolak di internal kementerian maupun komunikasi terkait hal itu dengan Istana.

"Itu hoaks. Tidak benar Prof Nasaruddin Umar mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menteri Agama," tegas Thobib dalam keterangan resminya, Kamis (27/8/2026).

Nama Nasaruddin Umar memang sempat masuk dalam radar bursa calon Ketum PBNU yang diutarakan Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Baca Juga: IGIC 2026, Menag Nasaruddin: Imam untuk Duta Perdamaian Dunia

Selain Nasaruddin, sejumlah tokoh kuat turut meramaikan bursa, seperti Kiai Zulfa Mustofa, Gus Yusuf Chudlori, Gus Salam Shohib, hingga Ketua PWNU Jawa Timur, Gus Kikin.

Namun, berbeda dengan Gus Kikin yang telah mengantongi mandat resmi dari PWNU dan seluruh PCNU se-Jawa Timur, langkah Nasaruddin terganjal dinding tebal. Hingga kini, belum ada penugasan resmi dari wilayah mana pun untuk dirinya.

Tak hanya soal dukungan, benturan aturan organisasi juga menjadi tembok tinggi. Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf mengingatkan kembali hasil Muktamar Lampung yang mengharamkan Ketua Umum PBNU merangkap jabatan publik.

Baca Juga: Oknum ASN Jember Dilaporkan ke Itjen Kemenag Buntut Nikah Siri, Modusnya Bikin Ngelus Dada

Mengubah aturan sakral ini dinilai hampir mustahil, mengingat tradisi NU yang tak biasa mengubah regulasi hanya demi mengomodasi figur tertentu.

Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto yang dijadwalkan membuka ajang tertinggi organisasi keagamaan terbesar di Indonesia ini memilih berada di garis netral.

Melalui Gus Ipul, Presiden menegaskan komitmennya untuk menyerahkan seluruh dinamika dan musyawarah sepenuhnya kepada para muktamirin tanpa campur tangan tangan-tangan luar.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Dukung Industri Sidoarjo, Wabup Mimik Ajak Pelaku Usaha Pakai Armada Niaga Handal

Menurut Mimik, perkembangan industri dan perdagangan di Sidoarjo membutuhkan dukungan berbagai sektor, termasuk industri otomotif untuk distribusi barang.

Persiapan Porprov Jatim 2027, Pemkot Surabaya Mulai Petakan Venue Pertandingan

Porprov Jatim 2027 diproyeksikan mempertandingkan sekitar 68 cabor, 78 disiplin olahraga dan 1.046 nomor lomba. Kini Pemkot Surabaya mulai cari veneu tambahan.

Melihat Pesona Kemegahan Gunung Wilis Nganjuk di Bawah Langit Kemarau

Dari lereng-lereng Gunung Wilis, mengalir banyak sumber mata air yang menopang sektor pertanian serta kebutuhan air bersih warga sehari-hari.

Heboh! Beredar Foto Eks Pengurus PDIP Surabaya Pegang KTA PSI, Sinyal Pindah Partai?

Beberapa nama yang tampak dalam foto tersebut di antaranya Achmad Hidayat, Arief Wirawan, hingga Eusebius Purwadi.

Sambut Amanah Pimpin Polda Jatim, Irjen Dekananto Buka Pintu Koreksi dan Kritik Masyarakat

Irjen Dekananto menegaskan akan melanjutkan berbagai program positif yang telah dibangun oleh Kapolda Jawa Timur sebelumnya, Irjen Pol Nanang Avianto.

Wisata Edukasi Manyung Nganjuk Buka Lagi: Kini Makin Seru, Tiket Murah Meriah

Mengusung perpaduan konsep edukasi, keasrian alam, serta harga rakyat, Wisata Edukasi Manyung pun makin mengukuhkan diri sebagai destinasi liburan keluarga.