Kamis, 03 Sep 2026 13:32 WIB

PMI Surabaya Pastikan Stok Darah Aman hingga Pasca Lebaran

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 18 Mar 2026 19:03 WIB
Kegiatan donor darah PMI Surabaya. (Dok. PMI Surabaya).
Kegiatan donor darah PMI Surabaya. (Dok. PMI Surabaya).

selalu.id - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya memastikan ketersediaan stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD) tetap aman untuk memenuhi kebutuhan selama libur Lebaran 2026.

Kepala Bidang Pelayanan dan Humas PMI Kota Surabaya, dr Wandai mengatakan stok darah saat ini dalam kondisi aman dan diperkirakan mencukupi hingga setelah Lebaran.

Baca Juga: Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026

“Jadi, kalau untuk stok darah yang ada di UTD PMI saat ini masih aman,” katanya kepada selalu.id, Rabu (18/3/2026).

Dr Wandai mengatakan tambahan stok dari kegiatan donor darah spesial Ramadan menjadi penopang utama menjaga ketersediaan darah di momen libur panjang.

“Masih terhitung aman dan insya Allah dengan adanya stok yang kita dapatkan dari kegiatan hari ini, itu bisa sampai Lebaran nanti, juga pasca Lebaran,” jelasnya.

Dalam program donor darah Ramadan tahun ini, PMI menargetkan sekitar 5.000 pendonor dengan pelaksanaan di dua pusat perbelanjaan, yakni BG Junction dan Royal Plaza, dengan target harian sekitar 500 pendonor.

Namun, realisasi di lapangan melampaui target. Hingga saat ini, jumlah pendonor telah mencapai lebih dari 6.200 orang.

Baca Juga: Tragedi Berdarah di Diskotek Triple X Surabaya: Pemuda Dikeroyok Brutal, Kepala Dihantam Paving

“Dan untuk sampai hari kemarin, dan dihitung saat ini masih belum selesai kurang lebih itu sudah melebihi target. Sekitar 6.200 sekian pendonor,” sebut dr Wandai.

Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menjadi faktor utama tercapainya target tersebut. Kegiatan donor darah pun masih terus berlangsung karena antusiasme warga tetap tinggi.

“Dan alhamdulillah masyarakat juga masih antusias, masih tinggi. Jadi bisa melebihi targetnya lebih banyak,” tambah dia.

PMI mengakui, salah satu tantangan dalam menjaga stok darah adalah ketidakpastian kebutuhan berdasarkan golongan darah. Permintaan dari rumah sakit dapat berubah sewaktu-waktu.

Baca Juga: Potret Aksi 'Agustus Kelam' di Surabaya, Serukan Perlindungan hingga DBH Migas Madura

“Kalau memang untuk golongan darah itu memang kita tidak bisa prediksi. Karena permintaan itu sebetulnya relatif stabil, cuma untuk golongan itu yang memang kita tidak bisa prediksi,” ujar dr Wandai.

Ia menyebut, hingga saat ini permintaan darah menjelang Lebaran masih relatif merata dan belum didominasi golongan tertentu.

“Saat ini permintaan masih belum sama, rata-rata,” pungkasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.