Jumat, 05 Jun 2026 04:19 WIB

PMI Surabaya Pastikan Stok Darah Aman hingga Pasca Lebaran

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 18 Mar 2026 19:03 WIB
Kegiatan donor darah PMI Surabaya. (Dok. PMI Surabaya).
Kegiatan donor darah PMI Surabaya. (Dok. PMI Surabaya).

selalu.id - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya memastikan ketersediaan stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD) tetap aman untuk memenuhi kebutuhan selama libur Lebaran 2026.

Kepala Bidang Pelayanan dan Humas PMI Kota Surabaya, dr Wandai mengatakan stok darah saat ini dalam kondisi aman dan diperkirakan mencukupi hingga setelah Lebaran.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

“Jadi, kalau untuk stok darah yang ada di UTD PMI saat ini masih aman,” katanya kepada selalu.id, Rabu (18/3/2026).

Dr Wandai mengatakan tambahan stok dari kegiatan donor darah spesial Ramadan menjadi penopang utama menjaga ketersediaan darah di momen libur panjang.

“Masih terhitung aman dan insya Allah dengan adanya stok yang kita dapatkan dari kegiatan hari ini, itu bisa sampai Lebaran nanti, juga pasca Lebaran,” jelasnya.

Dalam program donor darah Ramadan tahun ini, PMI menargetkan sekitar 5.000 pendonor dengan pelaksanaan di dua pusat perbelanjaan, yakni BG Junction dan Royal Plaza, dengan target harian sekitar 500 pendonor.

Namun, realisasi di lapangan melampaui target. Hingga saat ini, jumlah pendonor telah mencapai lebih dari 6.200 orang.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

“Dan untuk sampai hari kemarin, dan dihitung saat ini masih belum selesai kurang lebih itu sudah melebihi target. Sekitar 6.200 sekian pendonor,” sebut dr Wandai.

Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menjadi faktor utama tercapainya target tersebut. Kegiatan donor darah pun masih terus berlangsung karena antusiasme warga tetap tinggi.

“Dan alhamdulillah masyarakat juga masih antusias, masih tinggi. Jadi bisa melebihi targetnya lebih banyak,” tambah dia.

PMI mengakui, salah satu tantangan dalam menjaga stok darah adalah ketidakpastian kebutuhan berdasarkan golongan darah. Permintaan dari rumah sakit dapat berubah sewaktu-waktu.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

“Kalau memang untuk golongan darah itu memang kita tidak bisa prediksi. Karena permintaan itu sebetulnya relatif stabil, cuma untuk golongan itu yang memang kita tidak bisa prediksi,” ujar dr Wandai.

Ia menyebut, hingga saat ini permintaan darah menjelang Lebaran masih relatif merata dan belum didominasi golongan tertentu.

“Saat ini permintaan masih belum sama, rata-rata,” pungkasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.