Senin, 20 Jul 2026 07:40 WIB

PMI Surabaya Pastikan Stok Darah Aman hingga Pasca Lebaran

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 18 Mar 2026 19:03 WIB
Kegiatan donor darah PMI Surabaya. (Dok. PMI Surabaya).
Kegiatan donor darah PMI Surabaya. (Dok. PMI Surabaya).

selalu.id - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya memastikan ketersediaan stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD) tetap aman untuk memenuhi kebutuhan selama libur Lebaran 2026.

Kepala Bidang Pelayanan dan Humas PMI Kota Surabaya, dr Wandai mengatakan stok darah saat ini dalam kondisi aman dan diperkirakan mencukupi hingga setelah Lebaran.

Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

“Jadi, kalau untuk stok darah yang ada di UTD PMI saat ini masih aman,” katanya kepada selalu.id, Rabu (18/3/2026).

Dr Wandai mengatakan tambahan stok dari kegiatan donor darah spesial Ramadan menjadi penopang utama menjaga ketersediaan darah di momen libur panjang.

“Masih terhitung aman dan insya Allah dengan adanya stok yang kita dapatkan dari kegiatan hari ini, itu bisa sampai Lebaran nanti, juga pasca Lebaran,” jelasnya.

Dalam program donor darah Ramadan tahun ini, PMI menargetkan sekitar 5.000 pendonor dengan pelaksanaan di dua pusat perbelanjaan, yakni BG Junction dan Royal Plaza, dengan target harian sekitar 500 pendonor.

Namun, realisasi di lapangan melampaui target. Hingga saat ini, jumlah pendonor telah mencapai lebih dari 6.200 orang.

Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

“Dan untuk sampai hari kemarin, dan dihitung saat ini masih belum selesai kurang lebih itu sudah melebihi target. Sekitar 6.200 sekian pendonor,” sebut dr Wandai.

Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menjadi faktor utama tercapainya target tersebut. Kegiatan donor darah pun masih terus berlangsung karena antusiasme warga tetap tinggi.

“Dan alhamdulillah masyarakat juga masih antusias, masih tinggi. Jadi bisa melebihi targetnya lebih banyak,” tambah dia.

PMI mengakui, salah satu tantangan dalam menjaga stok darah adalah ketidakpastian kebutuhan berdasarkan golongan darah. Permintaan dari rumah sakit dapat berubah sewaktu-waktu.

Baca Juga: Polisi Gagalkan Tawuran Dua Kelompok Remaja di Surabaya, Amankan 7 Orang dan Sita Sajam

“Kalau memang untuk golongan darah itu memang kita tidak bisa prediksi. Karena permintaan itu sebetulnya relatif stabil, cuma untuk golongan itu yang memang kita tidak bisa prediksi,” ujar dr Wandai.

Ia menyebut, hingga saat ini permintaan darah menjelang Lebaran masih relatif merata dan belum didominasi golongan tertentu.

“Saat ini permintaan masih belum sama, rata-rata,” pungkasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.