Selasa, 20 Okt 2026 08:42 WIB

Parkir di Surabaya Mulai Non Tunai, Upah Jukir Bakal Langsung Masuk ke Rekening

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 15 Mar 2026 14:54 WIB
Sosialisasi dan edukasi parkir digital. (Diskominfo Surabaya)
Sosialisasi dan edukasi parkir digital. (Diskominfo Surabaya)

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai menerapkan sistem parkir non tunai atau digital secara bertahap di berbagai titik parkir resmi. 

Melalui sistem ini, pembagian hasil parkir antara pemerintah dan juru parkir (jukir) diklaim lebih transparan.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Surabaya, Trio Wahyu Bowo, mengatakan digitalisasi parkir tidak hanya bertujuan mempermudah pembayaran masyarakat, tetapi juga memastikan sistem bagi hasil yang jelas bagi para jukir.

“Prosedur bagi hasilnya 60 persen untuk Pemkot dan 40 persen untuk jukir. Pembagiannya langsung masuk ke rekening masing-masing jukir,” kata Trio saat sosialisasi parkir digital di Taman Bungkul dan Taman Apsari, Sabtu (14/3/2026) malam.

Menurutnya, sistem ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi pengelolaan parkir sekaligus menjaga kesejahteraan para jukir di lapangan. 

Untuk mendukung hal tersebut, Dishub juga membantu para jukir membuka rekening di Bank Jatim agar pembagian pendapatan parkir bisa langsung ditransfer secara otomatis.

Selain itu, para jukir juga akan difasilitasi alat transaksi bernama Smart Parking Solution (SPS) yang digunakan untuk pembayaran non tunai menggunakan kartu uang elektronik maupun QRIS.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

Trio menjelaskan, penerapan parkir digital akan dilakukan secara bertahap di sekitar 450 titik parkir resmi milik Pemkot Surabaya. Ke depan, jumlah tersebut akan terus diperluas hingga menjangkau seluruh wilayah kota.

Dalam sosialisasi tersebut, Dishub juga membuka gerai khusus untuk masyarakat yang belum memiliki kartu uang elektronik.

Warga dapat membeli kartu e-money seharga Rp20 ribu yang sudah berisi saldo Rp20 ribu sehingga kartunya seolah gratis.

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

Salah satu pengguna parkir di Taman Bungkul, Andri Priambodo, menilai sistem parkir digital dapat membuat pengelolaan parkir lebih tertata.

Namun ia berharap kesiapan sistem pembayaran juga diperhatikan agar tidak menyulitkan masyarakat.

“Kalau sistem pembayaran sudah siap tentu akan lebih memudahkan. Harapannya parkir di Surabaya ke depan bisa lebih tertata dan aman,” ujarnya

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Top 5 Berita: Prabowo Ratas hingga Perda Air Limbah

selalu.id - Lima artikel berita selalu.id masuk dalam top 5 berita sejak Senin (19/10/2026) hingga Selasa (20/10/2026) pagi. Pembaca tertarik pada pemberitaan

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).