Minggu, 06 Sep 2026 08:10 WIB

PGN Ekspansi Gas di Wilayah DIY, Targetkan Tambah 1000 Pelanggan di Sleman

selalu.id - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) memperkuat komitmennya dalam mendukung swasembada energi nasional melalui percepatan pengembangan jaringan gas bumi (jargas) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Pada 2026, PGN menargetkan penambahan sekitar 500–1.000 pelanggan baru di Kabupaten Sleman sebagai bagian dari ekspansi pemanfaatan gas bumi di wilayah tersebut.

Baca Juga: Energi Bersih di Hari Kemerdekaan: Warga Semarang Nikmati Kepraktisan dan Hematnya Jargas PGN

Sampai saat ini, jumlah pelanggan jaringan gas di Sleman telah mencapai 4.240 sambungan rumah tangga dan pelanggan kecil.

Secara keseluruhan, pelanggan jargas PGN di wilayah Kota Yogyakarta, Sleman, dan sekitarnya terus bertumbuh seiring meningkatnya kebutuhan energi yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Hery Murahmanta mengatakan pengembangan jargas merupakan bagian dari dukungan PGN terhadap agenda ketahanan energi nasional, termasuk pengurangan ketergantungan terhadap energi impor.

“Pengembangan jaringan gas bumi ini sejalan dengan Asta Cita Presiden dalam mewujudkan swasembada energi. Pemanfaatan gas bumi domestik tidak hanya memberikan energi yang lebih praktis dan efisien bagi masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi ketergantungan pada impor LPG,” terang Hery, Selasa (10/3/2026).

Menurutnya, gas bumi memiliki sejumlah keunggulan, antara lain mengalir 24 jam, lebih praktis karena tidak memerlukan penggantian tabung, serta lebih aman karena sistem distribusinya terintegrasi dan diawasi secara berkala.

Pemanfaatan gas bumi juga dinilai lebih ramah lingkungan dibandingkan bahan bakar berbasis minyak.

Baca Juga: Wujudkan Tata Kelola Bersih dan Transparan di Sektor Energi, PGN Gandeng Kejati Jatim

Sementara itu, General Manager PGN Sales and Operation Region (SOR) III, Hedi Hedianto menyampaikan bahwa pertumbuhan pelanggan di DIY menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan gas bumi.

“Saat ini jumlah pelanggan di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya telah mencapai sekitar 5.000 pelanggan dan terus bertambah. Kami melakukan pendekatan langsung ke masyarakat melalui koordinasi dengan pemerintah daerah hingga tingkat RT dan RW untuk memastikan proses pembangunan dan penyambungan berjalan lancar,” jelasnya.

Proses pemasangan jaringan gas dilakukan melalui tahapan sosialisasi dan pendaftaran resmi. Masyarakat dapat mengajukan pemasangan secara mandiri melalui kanal resmi PGN maupun dengan mendatangi kantor layanan PGN terdekat.

Bagi pelaku usaha kecil dan sektor jasa seperti hotel, restoran, kafe, serta rumah sakit, pemanfaatan gas bumi memberikan efisiensi biaya operasional dan kepastian pasokan energi.

Baca Juga: PGN Area Bojonegoro Dorong UMKM Berdaya Saing Lewat Pemanfaatan Gas Bumi

Muhadi (69), pelaku usaha kuliner di Condongcatur, mengaku penggunaan jargas membantu menunjang aktivitas usahanya.

“Lebih praktis dan tidak perlu khawatir kehabisan. Gasnya mengalir terus, jadi lebih nyaman untuk kebutuhan memasak sehari-hari,” ujarnya.

PGN menegaskan bahwa pengembangan jaringan gas di DIY akan terus dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan, keandalan infrastruktur, serta keberlanjutan lingkungan.

Melalui perluasan jargas, PGN berharap pemanfaatan gas bumi domestik semakin meningkat dan memberikan dampak langsung terhadap penguatan ekonomi daerah sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.