Minggu, 18 Okt 2026 23:08 WIB

Balita 3,5 Tahun di Kemangsen Sidoarjo Tewas Dianianya Ayah Kandung

Polisi saat melakukan olah TKP dan identifikasi. (Dok. Istimewa).
Polisi saat melakukan olah TKP dan identifikasi. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Seorang ayah di Desa Kemangsen, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, diamankan polisi setelah tega menganiaya anak kandungnya hingga meninggal dunia.

Pelaku adalah Ahmad Reza Yudiansyah (26), sementara anak kandungnya yang dianiaya hingga merenggut nyawa itu adalah R, yang masih berusia 3,5 tahun.

Baca Juga: Senangnya Petani Tambakrejo Sambut KDKMP Sidoarjo, Tebus Pupuk Kini Makin Mudah

Kapolsek Balongbendo, Kompol Sugeng Sulistiyono mengatakan, awalnya pelaku meminta bantuan kepala dusun untuk mengantarkan korban ke bidan desa.

"Ketika di lokasi, bidan desa menyarankan anak tersebut dibawa ke RSUD Sibar (Sidoarjo Barat), dikarenakan kondisi korban sudah parah dan harus segera mendapat pertolongan. Saat di RSUD Sidoarjo Barat, korban dinyatakan sudah meninggal dunia," terang Sugeng, Jumat (6/3/2026).

Sugeng mengatakan, jasad korban dibawa ke rumah mertua dari pelaku. Saat di rumah tersebut, pelaku melarang dari warga sekitar untuk melihat jenazah anaknya.

"Anggota kami melihat kondisi korban dan terlihat banyak luka memar pada tubuh jenazah. Anggota langsung melakukan introgasi kepada terduga pelaku dan ia mengakui bahwa telah melakukan penganiayaan terhadap korban dengan menggunakan tangan kosong," jelasnya.

Baca Juga: 600 Penari Ramaikan Festival Munali Patah 2026 di Sidoarjo

Polsek Balongbendo lantas menghubungi tim Inafis Polresta Sidoarjo dan Unit PPA Polresta Sidoarjo untuk melakukan identifikasi terhadap tubuh korban.

"Inafis Polresta Sidoarjo kemudian melakukan olah TKP untuk identifikasi korban. Selanjutnya jasad korban dibawa ke RS Pudik Gasum Porong untuk dilakukan visum," kata Sugeng.

Dalam penyelidikan awal, diduga korban mendapatkan kekerasan sehari sebelumnya. Setelah itu, korban ditinggal sendirian di dalam rumah, dan pagi harinya korban mengalami kejang-kejang.

Baca Juga: Wapres Gibran Kunjungi Pabrik Polygon di Sidoarjo, Ini Pesannya ke Siswa SMK

"Ibu korban meninggalkan rumah kurang lebih sebulan yang lalu, akibat sering mendapatkan kekerasan dari pelaku, sehingga yang ada di dalam rumah hanya pelaku dan korban," jelasnya.

Saat ini, pelaku tengah dilakukan pemeriksaan intensif di Polresta Sidoarjo. Penyidik masih terus melakukan pendalaman lebih lanjut.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.