Senin, 20 Jul 2026 07:41 WIB

Balita 3,5 Tahun di Kemangsen Sidoarjo Tewas Dianianya Ayah Kandung

Polisi saat melakukan olah TKP dan identifikasi. (Dok. Istimewa).
Polisi saat melakukan olah TKP dan identifikasi. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Seorang ayah di Desa Kemangsen, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, diamankan polisi setelah tega menganiaya anak kandungnya hingga meninggal dunia.

Pelaku adalah Ahmad Reza Yudiansyah (26), sementara anak kandungnya yang dianiaya hingga merenggut nyawa itu adalah R, yang masih berusia 3,5 tahun.

Baca Juga: Diperas, Kehilangan Kerja dan Foto Syurnya Tersebar: Ibu di Sidoarjo Awalnya Hanya Pinjam Rp200 Ribu

Kapolsek Balongbendo, Kompol Sugeng Sulistiyono mengatakan, awalnya pelaku meminta bantuan kepala dusun untuk mengantarkan korban ke bidan desa.

"Ketika di lokasi, bidan desa menyarankan anak tersebut dibawa ke RSUD Sibar (Sidoarjo Barat), dikarenakan kondisi korban sudah parah dan harus segera mendapat pertolongan. Saat di RSUD Sidoarjo Barat, korban dinyatakan sudah meninggal dunia," terang Sugeng, Jumat (6/3/2026).

Sugeng mengatakan, jasad korban dibawa ke rumah mertua dari pelaku. Saat di rumah tersebut, pelaku melarang dari warga sekitar untuk melihat jenazah anaknya.

"Anggota kami melihat kondisi korban dan terlihat banyak luka memar pada tubuh jenazah. Anggota langsung melakukan introgasi kepada terduga pelaku dan ia mengakui bahwa telah melakukan penganiayaan terhadap korban dengan menggunakan tangan kosong," jelasnya.

Baca Juga: Foto Syur Tersebar di Grup WA, Ibu Muda di Sidoarjo Cari Keadilan ke Polda Jatim

Polsek Balongbendo lantas menghubungi tim Inafis Polresta Sidoarjo dan Unit PPA Polresta Sidoarjo untuk melakukan identifikasi terhadap tubuh korban.

"Inafis Polresta Sidoarjo kemudian melakukan olah TKP untuk identifikasi korban. Selanjutnya jasad korban dibawa ke RS Pudik Gasum Porong untuk dilakukan visum," kata Sugeng.

Dalam penyelidikan awal, diduga korban mendapatkan kekerasan sehari sebelumnya. Setelah itu, korban ditinggal sendirian di dalam rumah, dan pagi harinya korban mengalami kejang-kejang.

Baca Juga: 520 Peserta Ikut MTQ Sidoarjo 2026, Ajang Cetak Generasi Qurani Berprestasi

"Ibu korban meninggalkan rumah kurang lebih sebulan yang lalu, akibat sering mendapatkan kekerasan dari pelaku, sehingga yang ada di dalam rumah hanya pelaku dan korban," jelasnya.

Saat ini, pelaku tengah dilakukan pemeriksaan intensif di Polresta Sidoarjo. Penyidik masih terus melakukan pendalaman lebih lanjut.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.