Kamis, 05 Mar 2026 16:34 WIB

Gerak Cepat Tim Gabungan Bantu Korban Banjir Bandang di Glundengan Jember

Tim Tagana saat membawa bantuan untuk diberikan kepada warga terdampak di Kecamatan Panti Jember. (Foto: Nurul/selalu.id).
Tim Tagana saat membawa bantuan untuk diberikan kepada warga terdampak di Kecamatan Panti Jember. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Pemerintah Kecamatan Panti bergerak cepat merespons bencana banjir bandang yang menerjang Dusun Glundengan Kepiring, Desa Suci, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember.

Camat Panti Hendra Kusuma bersama jajaran Muspika, Pemerintah Desa Suci, Dinas Sosial, BPBD, pemadam kebakaran, Tagana, dan Destana, turun langsung ke lokasi untuk menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak.

Baca Juga: DPRD Jatim Minta Percepat Perbaikan Jalur Bondowoso-Jember yang Putus Imbas Jembatan Sentong Ambles

Banjir bandang yang menerjang pemukiman warga terjadi di saat warga tengah menyantap sahur, Rabu (4/3/2026).

Kepala Dusun Glundengan, Sutrisno menuturkan bahwa suara gemuruh dari aliran Sungai Kaliputih terdengar sebelum air bercampur lumpur pekat dan material kayu menerjang permukiman warga di RT 2 RW 3.

“Air dari anak Sungai Kaliputih tiba-tiba membawa lumpur dan kayu. Sekitar pukul 05.20 WIB, air meluap ke jalan dan rumah warga karena jembatan tersumbat material kayu,” terangnya, Kamis (5/3/2026).

Data sementara tercatat ada tiga rumah terdampak cukup parah dan sepuluh rumah lainnya terpapar oleh genangan lumpur.

Sebagai langkah tanggap darurat, tim gabungan menyalurkan paket sembako dan air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.

Baca Juga: Ramai Keluhan Pembuatan E-KTP di Patrang Jember Itu Tidak Benar, Ternyata Cuma Gegara Hal Ini

"Selain distribusi bantuan, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Rambipuji dan Mako PMK turut dikerahkan untuk membantu kerja bakti membersihkan lumpur yang menutup akses jalan desa," jelas Sutrisno.

Sementara Camat Panti, Hendra Kusuma menegaskan bahwa kehadiran pemerintah bukan sekadar menyerahkan bantuan, tetapi memastikan keselamatan dan pemulihan aktivitas warga.

“Kami ingin memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi dan akses jalan segera normal agar aktivitas ekonomi bisa kembali berjalan,” ujarnya.

Baca Juga: Disnaker dan DPRD Jember Sidak Perusahaan, Pastikan THR 2026 Dibayar Sesuai Aturan

Hendra mengatakan bahwa langkah cepat ini merupakan bagian dari upaya tanggap darurat pemerintah daerah dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.

“Kehadiran kami di sini adalah bentuk tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat. Kami berharap warga tetap waspada terhadap potensi hujan deras susulan,” tegasnya.

Hendra mengingatkan bahwa kejadian ini untuk menjadi pelajaran penting bagi semua pihak, untuk terus menjaga lingkungan dan memperkuat kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, khususnya di musim penghujan. (ADV).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Deretan Wisata di Jawa Timur yang Cocok untuk Libur Lebaran

Bagi Anda yang belum mempunyai referensi tempat liburan, berikut kami rangkum deretan tempat wisata yang indah hingga menarik di wilayah Jawa Timur.

Kemenkum Jatim Alokasikan Rp6,8 M untuk Program Bantuan Hukum dan Kegiatan Litigasi

Haris menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya negara untuk memastikan masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu.

Polda Jatim Periksa Saksi Kasus Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Anggota DPRD Sidoarjo

Saat dikonfirmasi, Tantri mengakui bahwa dirinya dipanggil untuk memberikan keterangan terkait laporan yang ia ajukan pada pertengahan Desember 2025 lalu.

Momen Forwan Surabaya Berbagi di Panti Werda Hargodadali: Sumbangkan Uang Tunai hingga Beras

Forwan menilai meningkatnya jumlah lansia di Surabaya menjadi pengingat bahwa perhatian terhadap kelompok usia lanjut perlu terus diperkuat.

Tips Merawat Kulit Wajah Agar Glowing saat Lebaran, Ciwi-ciwi Kepoin Yuk

Aktifitas di luar yang langsung terkena paparan sinar ultra violet matahari kerap membuat kulit wajah menjadi kering, kusam dan berjerawat. Ini cara mengatasi

Pemkot Surabaya Sulap Kalimas Timur Jadi Sentra Kuliner hingga Wisata Malam

Kawasan yang sebelumnya dikenal kumuh itu kini mulai berubah menjadi area yang lebih tertata dan rapi.