Senin, 19 Okt 2026 03:29 WIB

Gerak Cepat Tim Gabungan Bantu Korban Banjir Bandang di Glundengan Jember

Tim Tagana saat membawa bantuan untuk diberikan kepada warga terdampak di Kecamatan Panti Jember. (Foto: Nurul/selalu.id).
Tim Tagana saat membawa bantuan untuk diberikan kepada warga terdampak di Kecamatan Panti Jember. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Pemerintah Kecamatan Panti bergerak cepat merespons bencana banjir bandang yang menerjang Dusun Glundengan Kepiring, Desa Suci, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember.

Camat Panti Hendra Kusuma bersama jajaran Muspika, Pemerintah Desa Suci, Dinas Sosial, BPBD, pemadam kebakaran, Tagana, dan Destana, turun langsung ke lokasi untuk menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak.

Baca Juga: Gus Fawait Kenalkan Cerutu Jember Tembus Pasar Internasional di Podcast Total Politik

Banjir bandang yang menerjang pemukiman warga terjadi di saat warga tengah menyantap sahur, Rabu (4/3/2026).

Kepala Dusun Glundengan, Sutrisno menuturkan bahwa suara gemuruh dari aliran Sungai Kaliputih terdengar sebelum air bercampur lumpur pekat dan material kayu menerjang permukiman warga di RT 2 RW 3.

“Air dari anak Sungai Kaliputih tiba-tiba membawa lumpur dan kayu. Sekitar pukul 05.20 WIB, air meluap ke jalan dan rumah warga karena jembatan tersumbat material kayu,” terangnya, Kamis (5/3/2026).

Data sementara tercatat ada tiga rumah terdampak cukup parah dan sepuluh rumah lainnya terpapar oleh genangan lumpur.

Sebagai langkah tanggap darurat, tim gabungan menyalurkan paket sembako dan air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.

Baca Juga: Bupati Jember Tekankan Dana Desa Harus Turunkan Kemiskinan

"Selain distribusi bantuan, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Rambipuji dan Mako PMK turut dikerahkan untuk membantu kerja bakti membersihkan lumpur yang menutup akses jalan desa," jelas Sutrisno.

Sementara Camat Panti, Hendra Kusuma menegaskan bahwa kehadiran pemerintah bukan sekadar menyerahkan bantuan, tetapi memastikan keselamatan dan pemulihan aktivitas warga.

“Kami ingin memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi dan akses jalan segera normal agar aktivitas ekonomi bisa kembali berjalan,” ujarnya.

Baca Juga: Salat Subuh Berjemaah, Polres Jember Edukasi Warga Tertib Berlalu Lintas

Hendra mengatakan bahwa langkah cepat ini merupakan bagian dari upaya tanggap darurat pemerintah daerah dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.

“Kehadiran kami di sini adalah bentuk tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat. Kami berharap warga tetap waspada terhadap potensi hujan deras susulan,” tegasnya.

Hendra mengingatkan bahwa kejadian ini untuk menjadi pelajaran penting bagi semua pihak, untuk terus menjaga lingkungan dan memperkuat kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, khususnya di musim penghujan. (ADV).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.