Selasa, 21 Jul 2026 03:48 WIB

DPRD Jatim Apresiasi Program Mudik Gratis 2026, Juga Ingatkan Keamanan Rumah

Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sri Wahyuni. (Dok. DPRD Jatim for selalu.id).
Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sri Wahyuni. (Dok. DPRD Jatim for selalu.id).

selalu.id - Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sri Wahyuni, mengapresiasi pelaksanaan Program Mudik Gratis 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim di bawah kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

Program ini diperkirakan akan membantu meringankan beban ekonomi serta menjamin keselamatan warga saat perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Baca Juga: Jatim Masih jadi Target Jaringan Internasional, DPRD Soroti Lemahnya Pencegahan Narkoba

Politisi dari Partai Demokrat tersebut menyatakan bahwa program ini menjadi bukti kehadiran negara yang nyata bagi masyarakat.

"Kami apresiasi penuh langkah Ibu Gubernur dan jajaran Pemprov Jatim. Mudik gratis memungkinkan masyarakat pulang kampung dengan aman tanpa beban biaya, terutama di tengah tuntutan efisiensi pengeluaran saat ini," jelasnya, Selasa (3/3/2026).

Pemprov Jatim telah menyiapkan total kuota 7.000 pemudik yang terbagi dalam berbagai moda transportasi.

Sebanyak 4.000 kursi dialokasikan untuk jalur darat menggunakan bus, 3.000 kursi untuk jalur laut dengan kapal, serta fasilitas pengangkutan 200 unit sepeda motor gratis ke beberapa daerah tujuan di wilayah Jatim dan luar provinsi.

Menurut Sri Wahyuni, fasilitas pengangkutan motor tersebut berperan penting dalam mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga: Penebangan Hutan Ilegal Picu Risiko Karhutla, Anggota DPRD Jatim Minta Pengawasan Diperketat

"Kita pahami bahwa perjalanan jauh dengan sepeda motor memiliki risiko yang cukup tinggi. Fasilitas ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap keselamatan setiap warga," tegasnya.

Di sisi lain, ia juga mengingatkan calon pemudik untuk tidak hanya fokus pada perjalanan, namun juga memastikan keamanan rumah yang akan ditinggalkan.

"Periksa secara menyeluruh instalasi listrik, matikan total kompor dan tutup katup tabung gas, cabut colokan peralatan elektronik yang tidak digunakan, serta simpan barang berharga di tempat yang aman," kata Sri Wahyuni.

Dia menambahkan, penting bagi pemudik untuk memastikan pintu dan jendela terkunci dengan baik, serta menitipkan rumah kepada tetangga atau pengurus lingkungan setempat.

Baca Juga: DPRD Jatim Desak Pemprov Susun Kajian Ilmiah Peta Potensi Pendapatan Daerah

"Hal ini bertujuan untuk mencegah risiko kebakaran maupun tindak pencurian selama rumah ditinggalkan," jelasnya.

Program Mudik Gratis 2026 diharapkan dapat berjalan lancar sehingga masyarakat Jawa Timur dapat merayakan Idul Fitri dengan khidmat bersama keluarga tanpa kekhawatiran.

"Semoga setiap perjalanan mudik selamat sampai tujuan dan silaturahmi dapat terwujud dengan penuh kebahagiaan," tandas Sri Wahyuni. (ADV).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.