Kamis, 03 Sep 2026 12:33 WIB

Diduga Sopir Mengantuk, Truk Tangki Solar Terjun dari Tol Jombang Mojokerto

Truk tangki bermuatan solar yang terjun ke sungai dari tol Jombang Mojokerto.
Truk tangki bermuatan solar yang terjun ke sungai dari tol Jombang Mojokerto.

selalu.id - Truk tangki bermuatan solar terjun dari Jalan Tol Jombang Mojokerto KM 707+404 dan terjerembap ke sungai setelah menabrak median beton tol. 

Kecelakaan tunggal ini berada di Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Truk tangki bernopol L 8273 NH itu dikemudikan Surono (36), warga Ngampel, Boyolali.

Baca Juga: Pemkab Mojokerto Kucurkan Rp3,2 Miliar untuk Kelompok Tani, Ajak Milenial Tak Gengsi jadi Petani

Kecelakaan truk tangki bermuatan solar ini diduga disebabkan lantaran sopir mengantuk saat mengendalikan kendaraan muatan bahan bakar minyak mudah terbakar tersebut.

"Diduga pengemudi mengantuk sehingga kendaraan oleng ke kanan, menabrak beton barrier median tengah dan akhirnya terperosok jatuh ke sungai,” kata Panit PJR 3 Ditlantas Polda Jatim, Ipda Ridho Pramana, Minggu (1/3/2026).

Ia menambahkan, kondisi lalu lintas saat kejadian terpantau lancar dan cuaca cerah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Namun, Surono mengalami luka berat berupa patah tulang paha kanan, indikasi dislokasi bahu kiri, serta luka sobek di kaki kiri sepanjang sekitar 7 sentimeter. Korban telah dievakuasi untuk mendapat perawatan medis.

Baca Juga: Melihat Keseruan Tradisi Rombekan Tabur Uang Peringati Maulid Nabi Muhammad di Mojokerto

Kerugian materiil akibat kerusakan kendaraan diperkirakan mencapai Rp 30 juta. Sementara itu, tidak ada kerusakan pada sarana tol.

Petugas PJR 314 bersama pengelola tol langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, pengaturan arus lalu lintas, serta berkoordinasi dengan Unit Laka Polres Mojokerto Kota. Kendaraan selanjutnya dievakuasi dan diamankan sebagai barang bukti.

Dalam kejadian ini, solar yang sempat keluar dari tangki bertuliskan PT Sinar Almas Mulia itu menarik perhatian warga sekitar. Sejumlah warga terlihat datang membawa galon, timba, hingga wadah lainnya untuk mengambil solar yang tumpah.

Baca Juga: Kejam! Wanita di Mojokerto jadi Korban Perampasan Lalu Diperkosa Residivis di Lahan Tebu

Polisi mengimbau masyarakat tidak mendekat ke lokasi kecelakaan, terutama karena muatan berupa bahan bakar berisiko memicu kebakaran.

“Kami mengingatkan pengemudi agar memastikan kondisi tubuh fit sebelum berkendara. Jika mengantuk, segera menepi atau beristirahat di rest area,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.