Rabu, 22 Jul 2026 00:45 WIB

Selama Ramadan, Pemkot Tambah Tim untuk Perbaikan Jalan Berlubang di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 22 Feb 2026 16:34 WIB
Perbaikan jalan rusak (Dok/Diskominfo Surabaya) 
Perbaikan jalan rusak (Dok/Diskominfo Surabaya) 

selalu.id - Memasuki Ramadan 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat perbaikan jalan berlubang dengan menambah tim malam dan membentuk Unit Reaksi Cepat (URC). 

Langkah ini diambil untuk mengantisipasi meningkatnya aktivitas warga saat sahur hingga tarawih.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Hidayat Syah, memastikan respons perbaikan dilakukan tanpa menunggu batas waktu 1x24 jam.

“Yang pasti kami langsung turun. Begitu ada laporan atau temuan, tim segera kami arahkan ke lokasi agar kerusakan jalan tidak semakin melebar dan membahayakan pengguna jalan,” ujar Hidayat, Minggu (22/2/2026). 

Ia menjelaskan, jumlah Satgas perbaikan jalan kini ditingkatkan dari lima menjadi delapan tim reguler, ditambah satu tim URC sehingga total menjadi sembilan tim. 

Khusus selama Ramadan, kata dia, pemkot juga menyiapkan tiga tim tambahan yang bekerja pada malam hari.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

“Karena Ramadan banyak kegiatan dan aktivitas malam meningkat, jadi kita fokus ke situ supaya pelayanan tetap maksimal,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan DSDABM Surabaya, Dedy Purwito, menyebut setiap tim dilengkapi armada dan peralatan lengkap untuk mendukung percepatan pekerjaan di lapangan.

Dalam sehari, sembilan tim tersebut mampu menghabiskan 50–60 ton hotmix untuk menambal jalan berlubang di berbagai titik. 

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Setiap tim membawa delapan hingga sembilan ton material menggunakan truk pengangkut, dilengkapi kendaraan pickup serta alat pemadatan seperti stamper dan roller.

“Distribusi hotmix bisa cepat karena masing-masing tim sudah dilengkapi armada. Totalnya kurang lebih 60 ton per hari, tergantung tingkat kerusakan di lapangan,” jelas Dedy.

Pemkot juga mengajak masyarakat berpartisipasi aktif melaporkan jalan rusak melalui aplikasi WargaKu maupun layanan darurat 112 agar perbaikan bisa segera ditangani.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.