Minggu, 20 Sep 2026 14:21 WIB

Kelola Rp180 Triliun Dana Haji, BPKH Mengaku Komitmen Transparansi

Akhmad Zaky, perwakilan BPKH 
Akhmad Zaky, perwakilan BPKH 

selalu.id – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menegaskan komitmen kuatnya dalam mengelola dana haji secara aman, transparan, dan sesuai prinsip syariah. Pengelolaan yang optimal ini menjadi kunci utama dalam menjaga agar biaya penyelenggaraan ibadah haji tetap terjangkau bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Akhmad Zaky, perwakilan BPKH, dalam sesi doorstop bersama awak media di Surabaya, Jumat (13/2/2026). Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BPKH untuk meningkatkan literasi publik mengenai tata kelola dana haji.

Baca Juga: BPKH Salurkan Rp2,06 Triliun Nilai Manfaat Tahap I pada 5,7 Juta Jemaah Haji Tunggu

Menurut Zaky, saat ini terdapat sekitar 5,5 juta calon jemaah yang terdaftar dan sedang menunggu giliran berangkat haji. Dari jumlah tersebut, total dana haji yang dikelola oleh BPKH mencapai sekitar Rp180 triliun.

"Seluruh dana tersebut dikelola secara akuntabel, berbasis syariah, dan transparan. Penempatan dana dilakukan baik melalui perbankan syariah maupun instrumen investasi yang aman dan terukur," papar Zaky.

Baca Juga: Komitmen BPKH dalam Kelola Keuangan Haji yang Amanah dan Transparan

Lebih lanjut, Zaky menjelaskan bahwa transparansi ini juga didukung oleh kemudahan akses informasi bagi para calon jemaah. Melalui aplikasi BPKH Apps, setiap calon jemaah dapat memantau langsung kondisi dana dan nilai manfaatnya secara mandiri.

"Cukup unduh aplikasinya, buat akun, dan masukkan nomor porsi haji, maka informasi mengenai setoran awal, nilai manfaat, hingga pergerakan dana bisa diakses secara real time," ujarnya.

Baca Juga: PPIH Embarkasi Surabaya Uji Kesiapan Lewat Simulasi Rute Asrama-Bandara

Zaky menambahkan, dari setoran awal sebesar Rp25 juta, jemaah akan mendapatkan nilai manfaat setiap tahunnya. Bahkan, secara akumulasi, nilai subsidi yang diterima jemaah bisa melebihi jumlah setoran awal tersebut.

"Ini adalah bentuk nyata keberpihakan negara. Hasil pengelolaan dana yang maksimal memungkinkan pemberian subsidi yang besar, sehingga biaya haji tetap terjangkau bagi masyarakat," pungkas Zaky.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Menjinakkan Leviathan Digital: Menimbang Ulang Hak Cipta di Era Kecerdasan Buatan

Ia adalah jeritan awal dari sebuah krisis eksistensial: hukum hak cipta kita gagap dan tersengal-sengal mengejar lompatan zaman.

Jejak Gelap Perempuan asal Jombang dalam Pusaran Bisnis Narkoba di Surabaya

Dari tangan RA polisi menyita 13 kantong plastik isi sabu dengan berat 9,64 gram, 30 butir tablet ekstasi 12,38 gram, hingga uang tunai Rp5,8 juta.

Tega, Ibu Ajak Anak Kandung Threesome Sama Kekasihnya di Sidoarjo

Tak hanya Mawar yang menjadi korban threesome, keponakan dari MT juga dijadikan pelampiasan seksual tak biasa ini.

Gagal Curi Motor: Pelaku Lemparkan Bondet di Pasuruan, Satu Terluka

Petugas melakukan olah tempat kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk melacak pelaku serta keberadaan motor korban.

HUT ke-81 PMI, Pemkab Sidoarjo Beri Apresiasi Ratusan Pendonor Darah

Peran pendonor sangat vital dalam menjamin ketersediaan darah untuk layanan kesehatan warga.

Hari Jadi ke-1.097, Pemkab Pasuruan Ajak Semua Pihak Bergerak Bareng Bangun Daerah

Bupati Pasuruan Rusdi Sutedjo menyebut usia daerah yang sudah melewati satu milenium adalah tanggung jawab bersama untuk dijaga dan dilanjutkan.