Kamis, 03 Sep 2026 17:13 WIB

Pemkot Surabaya Launching Kader Baru yang Dikhususkan Menangani Kebakaran

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 01 Mar 2022 11:47 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat upacara HUT PMK di Balai Kota Surabaya
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat upacara HUT PMK di Balai Kota Surabaya

selalu.id - Menyambut HUT Pemadam Kebakaran (PMK), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melaunching kader Madagaskar serta aplikasi PMK di Halaman Balai Kota Surabaya, Selasa (1/3/2022).

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, kader Madagaskar akan fokus memantau musibah kebakaran di tingkat terendah (RT). Kader ini masih tergabung dalam Kader Surabaya Hebat.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

"Kader Madagaskar tapi kalau sudah turun ke masyarakat namanya menjadi satu kader Surabaya hebat, jadi ya mikir standingnya seperti apa mengurangi kemiskinan Seperti apa mencegah kebakaran, jadi tidak ada yang lebih hebat," kata Eri.

Eri menyampaikan, nantinya kader Madagaskar menjadi satu dari kader-kader yang lain di lingkungan RT di Kota Surabaya. Sehingga kader yang lain bisa saling membantu dan bergotong-royong.

"Ketika kader-kader ini menjadi satu dalam satu RT, mereka bergabung, ketika, melihat bayi stanting yang tahu kader Madagaskar, ada kebakaran dibantu oleh kadar lain cepat. Saling membantu, ini yang saya inginkan di Kota Surabaya,"jelasnya.

Lebih lanjut Eri menjelaskan bahwa kebakaran di Surabaya mengalami penurunan. Apalagi sebelum diresmikan kader Madagaskar, dengan begitu dengan diresmikan madagaskar tersebut penanganan akan lebih cepat .

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

"Ketika ada penurunan stunting siapa ? Ya Kader Posyandu. Bayangkan kalau semua kader posyandu gak ada Madagaskar. Ya ini, perlu gotong royong dan kekeluargaan," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PMK Kota Surabaya, Dedik Irianto, mengatakan bahwa pihaknya sudah mensosialisasikan secara parsial. Selain itu, pihaknya juga melatih para RW, sehingga hal tersebut menunjukkan angka penurunan kebakaran dan penanganan warga sudah meningkat.

"Jadi kita datang api sudah dipadamkan warga, angka itu ada peningkatan signifikan, sehingga kemarin kita kerjasama dengan PKK. Kalau kader ini digerakkan secara masif, seperti yang kita sosialisasi pasti nanti makin tinggi nilai angka penurunan kebakaran itu,"kata Dedik.

Baca Juga: Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Dedik juga menyampaikan bahwa kebakaran di Kota Surabaya mengalami penurunan. Tahun 2019 sebanyak 946 kejadian, lalu tahun 2020 sebanyak 694 kejadian, kemudian tahun lalu 2021 sebanyak 644 kejadian.

"Setelah ada kader ini ada penurunan lagi. Ini sampai akhir Februari hanya 56 kejadian saja," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Mangkrak dan Tak Ada Kepastian, Tiga Pembeli Apartemen PT TPI Gugat Pengembang Rp6,49 Miliar di PN Surabaya

Langkah hukum ini ditempuh lantaran unit yang telah dilunasi sejak 2024 tak kunjung diserahterimakan.

Ketika Peziarah Terusik dengan Markanya Anjal dan Pengemis di Kawasan Sunan Ampel Surabaya

Aduan tersebut mengalir deras ke hotline Lapor Cak Eri. Sejumlah peziarah mengaku kerap diresahkan oleh aksi anjal yang meminta uang dengan berbagai macam cara.

Resmi Dikelola Pemkab Pasuruan, Rest Area dan Tengger Cultural Center Tosari Siap Dihidupkan

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan komitmennya untuk segera mengaktifkan fasilitas penunjang wisata tersebut.

Gandeng PMI Surabaya, PT PAL Indonesia Kirim Donasi Kemanusiaan Rp83,1 Juta ke Korban Gempa NTT

Berdasarkan komunikasi dan assessment sementara tim lapangan di NTT, bantuan akan difokuskan untuk pemenuhan fasilitas dasar masyarakat terdampak.

Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya Resmi Bergulir, Dibuka Laga Golkar Vs PKB

Ketua Pelaksana Bahlil Mini Soccer 2026 Arif Fathoni mengatakan, antusiasme sekolah dan pelajar untuk mengikuti kompetisi tersebut cukup tinggi.

Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Keduanya menjadi korban aksi tidak senonoh atau pelecehan seksual di kawasan Jurang Gongso, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.