Senin, 20 Jul 2026 07:37 WIB

Pemkot Surabaya Launching Kader Baru yang Dikhususkan Menangani Kebakaran

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 01 Mar 2022 11:47 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat upacara HUT PMK di Balai Kota Surabaya
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat upacara HUT PMK di Balai Kota Surabaya

selalu.id - Menyambut HUT Pemadam Kebakaran (PMK), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melaunching kader Madagaskar serta aplikasi PMK di Halaman Balai Kota Surabaya, Selasa (1/3/2022).

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, kader Madagaskar akan fokus memantau musibah kebakaran di tingkat terendah (RT). Kader ini masih tergabung dalam Kader Surabaya Hebat.

Baca Juga: Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

"Kader Madagaskar tapi kalau sudah turun ke masyarakat namanya menjadi satu kader Surabaya hebat, jadi ya mikir standingnya seperti apa mengurangi kemiskinan Seperti apa mencegah kebakaran, jadi tidak ada yang lebih hebat," kata Eri.

Eri menyampaikan, nantinya kader Madagaskar menjadi satu dari kader-kader yang lain di lingkungan RT di Kota Surabaya. Sehingga kader yang lain bisa saling membantu dan bergotong-royong.

"Ketika kader-kader ini menjadi satu dalam satu RT, mereka bergabung, ketika, melihat bayi stanting yang tahu kader Madagaskar, ada kebakaran dibantu oleh kadar lain cepat. Saling membantu, ini yang saya inginkan di Kota Surabaya,"jelasnya.

Lebih lanjut Eri menjelaskan bahwa kebakaran di Surabaya mengalami penurunan. Apalagi sebelum diresmikan kader Madagaskar, dengan begitu dengan diresmikan madagaskar tersebut penanganan akan lebih cepat .

Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

"Ketika ada penurunan stunting siapa ? Ya Kader Posyandu. Bayangkan kalau semua kader posyandu gak ada Madagaskar. Ya ini, perlu gotong royong dan kekeluargaan," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PMK Kota Surabaya, Dedik Irianto, mengatakan bahwa pihaknya sudah mensosialisasikan secara parsial. Selain itu, pihaknya juga melatih para RW, sehingga hal tersebut menunjukkan angka penurunan kebakaran dan penanganan warga sudah meningkat.

"Jadi kita datang api sudah dipadamkan warga, angka itu ada peningkatan signifikan, sehingga kemarin kita kerjasama dengan PKK. Kalau kader ini digerakkan secara masif, seperti yang kita sosialisasi pasti nanti makin tinggi nilai angka penurunan kebakaran itu,"kata Dedik.

Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

Dedik juga menyampaikan bahwa kebakaran di Kota Surabaya mengalami penurunan. Tahun 2019 sebanyak 946 kejadian, lalu tahun 2020 sebanyak 694 kejadian, kemudian tahun lalu 2021 sebanyak 644 kejadian.

"Setelah ada kader ini ada penurunan lagi. Ini sampai akhir Februari hanya 56 kejadian saja," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.