Minggu, 18 Okt 2026 21:22 WIB

Banyak BUMD Jatim Rugi, Pansus DPRD: Keterbelakangan dari Sisi Keuangan dan PAD

Foto: Wakil Ketua Pansus BUMD DPRD Jatim sekaligus Ketua Fraksi NasDem, Mohammad Nasih Aschal
Foto: Wakil Ketua Pansus BUMD DPRD Jatim sekaligus Ketua Fraksi NasDem, Mohammad Nasih Aschal

selalu.id – Panitia Khusus (Pansus) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DPRD Jawa Timur (Jatim) menyatakan kinerja sejumlah BUMD di wilayahnya masih ketinggalan signifikan dibandingkan daerah lain, terutama DKI Jakarta. Keterbelakangan terlihat dari aspek keuangan hingga kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

 

Baca Juga: RAPBD Jatim 2027 Defisit Rp1,02 Triliun, DPRD Ingatkan Pemprov Tak Bebani Masyarakat Lewat Pajak

Wakil Ketua Pansus BUMD DPRD Jatim sekaligus Ketua Fraksi NasDem, Mohammad Nasih Aschal, mengungkapkan hal ini berdasarkan hasil studi banding yang dilakukan di ibu kota beberapa waktu lalu. Menurutnya, BUMD di Jakarta telah menunjukkan perkembangan yang pesat dan mampu memberikan keuntungan yang optimal. Sebaliknya, di Jawa Timur masih banyak BUMD yang mengalami kerugian.

 

“Kalau dibandingkan, Jakarta itu sudah take off, sedangkan di Jawa Timur kebanyakan masih nombok. Ketertinggalannya cukup jauh,” tegas Nasih, Selasa (20/1).

 

Dibentuk dengan masa kerja enam bulan, Pansus BUMD kini telah memasuki bulan kedua dan mulai menggenjot proses pendalaman data untuk menghasilkan kesimpulan menyeluruh. Sejauh ini, pihaknya telah beberapa kali melakukan pemanggilan terhadap BUMD induk maupun anak perusahaan, namun belum dapat menarik kesimpulan final.

 

“Masih ada sejumlah catatan yang akan kami bahas di internal Pansus. Kami juga mencatat ada beberapa anak perusahaan yang belum mempersiapkan materi secara matang saat dipanggil. Ke depan, kami akan meminta materi yang lebih komprehensif sebagai bahan pendalaman,” jelasnya.

 

Baca Juga: KCB Sebut Evaluasi Pemprov Jatim ke BUMD Dinilai Salah Sasaran

Pansus fokus mengevaluasi pengelolaan keuangan agar BUMD dapat dikelola secara profesional dan berperan aktif dalam menopang PAD. Menurut Nasih, keterbelakangan utama terletak pada sisi finansial, khususnya dalam hal setoran ke kas daerah.

 

Pembentukan pansus ini didasari semangat untuk melakukan pembenahan dan perbaikan terhadap sistem pengelolaan BUMD Jatim. Ke depan, pihaknya akan menyusun rekomendasi yang mengikat sebagai bentuk tanggung jawab konstitusional DPRD dalam mengawal kinerja BUMD.

 

Mengenai kemungkinan penutupan, penggabungan (merger), atau restrukturisasi terhadap BUMD yang tidak produktif, semua opsi masih terbuka. Namun, keputusan apapun hanya akan diambil setelah melalui kajian mendalam, termasuk kajian akademik guna menjamin objektivitas dan kelengkapan analisis.

Baca Juga: PKB Desak Total Perombakan Timsel Bank Jatim, Ingatkan Tak jadi Ajang Akomodasi Kelompok

 

“Bisa saja ada yang di-merger atau bahkan ditutup jika setelah kajian dinilai tidak produktif dan tidak bisa dikembangkan lagi. Ibarat anggota tubuh, ada yang sudah kronis dan ada yang masih bisa diselamatkan,” ucapnya.

 

Hingga saat ini, Pansus belum memberikan catatan merah terhadap BUMD atau anak perusahaan tertentu. Penilaian menyeluruh masih menunggu hasil kajian lanjutan agar kesimpulan yang diambil benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.

Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI, Kader GMD Jatim Bersih-bersih Pantai dan Bagikan Sembako di Probolinggo

Para kader berharap nilai gotong royong dan kesadaran menjaga kebersihan kawasan pesisir dapat terus diperkuat oleh masyarakat lokal secara berkelanjutan.