Minggu, 19 Jul 2026 19:33 WIB

Rapat Tahunan PBVSI Jember Bahas Target Prestasi dan Perlindungan Atlet Muda

Rapat kerja dan sosialisasi program PBVSI Jember
Rapat kerja dan sosialisasi program PBVSI Jember

selalu.id - Bertempat di Cafe Dira, Sumber Sari, Kabupaten Jember, Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBVSI Jember menggelar Rapat Tahunan pada Kamis, (15/1/2026). Rapat tersebut membahas evaluasi program, target prestasi, serta pembinaan atlet bola voli di Kabupaten Jember.

Wakil Ketua Pengkab PBVSI Jember, H. Ponimin, menyampaikan bahwa PBVSI Jember menargetkan minimal menembus empat besar Jawa Timur pada tahun 2027. Dimana, menurut H.Ponimin persaingan di tingkat provinsi cukup ketat karena Jember harus berhadapan dengan tim-tim kuat seperti Petrokimia Gresik, Bank Jatim, Sidoarjo, dan Blitar," ungkap H.Ponimin

Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Lebih lanjut Ponimin mengatakan bahwa, Petrokimia dan Bank Jatim memiliki pembinaan atlet yang sangat baik, bahkan mereka merekrut atlet sejak usia 16 tahun. Namun kami akan berusaha semaksimal mungkin. Dengan seringnya event yang kami gelar di masing-masing kecamatan, kami optimistis Jember memiliki potensi atlet yang ke depan mampu menandingi tim-tim besar di Jawa Timur,” ujar H. Ponimin.

Terkait perlindungan atlet muda Jember yang kerap direkrut klub-klub besar, H. Ponimin menegaskan bahwa PBVSI Jember tidak menghalangi perkembangan atlet, namun tetap mengedepankan mekanisme yang jelas.

“Harapan kami anak-anak Jember bisa berkiprah di level nasional bahkan internasional. Namun harus ada koordinasi yang baik dengan klub peminat. Jangan sampai asal mengambil atlet, karena pembinaan itu membutuhkan biaya dan proses panjang,” terangnya.

Ia juga menambahkan dimana Saat ini, PBVSI Jember telah memiliki 17 klub yang terdata secara resmi dan telah masuk dalam database organisasi. Dalam waktu dekat, PBVSI Jember juga akan menggelar latihan antar klub yang dipusatkan di SMA Bima Jember," imbuhnya.

Menanggapi keinginan Pemerintah Kabupaten Jember untuk mengadakan event nasional maupun internasional, H. Ponimin mengungkapkan bahwa pihaknya pernah mengajukan izin kepada PBVSI Jawa Timur untuk menghadirkan ajang Proliga di Jember. Namun rencana tersebut lebih dahulu direalisasikan oleh Kabupaten Sidoarjo," jelasnya.

Baca Juga: Dari Beasiswa Rp59 Miliar hingga Sekolah Rakyat, Langkah Pemkab Jember Dongkrak Kualitas Pendidikan

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBVSI Jember, Bambang, menjelaskan bahwa PBVSI telah menyusun program kegiatan tahun 2026 secara menyeluruh dan berjenjang, mulai dari usia dini, remaja, hingga dewasa.

“Program ini melibatkan semua bidang, mulai dari pembinaan, kepelatihan, kompetisi, pertandingan, hingga perwasitan. Semuanya harus terintegrasi demi peningkatan prestasi PBVSI Jember,” jelas Bambang.

Ia menegaskan bahwa seluruh klub yang terdaftar di PBVSI Jember wajib memenuhi regulasi, di antaranya memiliki kepengurusan, pelatih, atlet, serta jadwal pertandingan yang jelas. Klub yang belum memenuhi syarat tersebut diminta untuk segera melakukan pembenahan," ungkap Bambang.

Menjawab pertanyaan terkait banyaknya atlet usia SMP asal Jember yang direkrut klub luar daerah, Bambang menegaskan bahwa seluruh atlet yang terverifikasi telah memiliki kartu anggota PBVSI Jember.

Baca Juga: Langkah Sigap Pemkab Jember Tangani 29 Siswa Keracunan Program MBG di Bangsalsari

“Pengambilan atau peminjaman atlet ada aturannya. Tanpa persetujuan klub dan pelatih,  atlet tersebut tidak bisa melangkah lebih jauh. Sistem database ini memudahkan pendataan usia, klub, hingga pelatih, sehingga pembinaan berjalan tertib,” tegasnya.

PBVSI Jember juga merencanakan kompetisi internal penuh sepanjang tahun, dengan total sekitar 70 pertandingan dari 17 klub yang dibagi dalam beberapa kelompok usia. Kompetisi ini akan digelar di setiap tiga bulan sekali dan secara bergilir di berbagai kecamatan di Jember," tambah Bambang.

Terkait honor wasit, Bambang memastikan bahwa PBVSI Jember telah mengatur skema pembiayaan dengan baik, termasuk pemisahan kegiatan pembinaan dan non-pembinaan, sehingga transportasi dan honor wasit dapat terakomodasi secara layak," tutupnya. 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.

Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket sabu dengan berat total 96,884 gram serta 10 butir ekstasi seberat 4,274 gram.

Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan iuran makam tidak boleh dijadikan syarat dalam pengurusan adminduk.

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mojokerto Bakal Digelar di GOR Seni Majapahit

Ika Puspitasari, menyampaikan bahwa penyelenggaraan nobar merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Mojokerto menghadirkan ruang publik yang positif.

Krisis Air Bersih, Warga Kunjorowesi Mojokerto Bergantung Sisa Air Hujan

Akibat krisis air bersih ini, warga Dusun Kandangan harus bergantung pada sisa air hujan yang disimpan di kolam penampungan air atau tandon.