Kamis, 03 Sep 2026 13:39 WIB

Rapat Tahunan PBVSI Jember Bahas Target Prestasi dan Perlindungan Atlet Muda

Rapat kerja dan sosialisasi program PBVSI Jember
Rapat kerja dan sosialisasi program PBVSI Jember

selalu.id - Bertempat di Cafe Dira, Sumber Sari, Kabupaten Jember, Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBVSI Jember menggelar Rapat Tahunan pada Kamis, (15/1/2026). Rapat tersebut membahas evaluasi program, target prestasi, serta pembinaan atlet bola voli di Kabupaten Jember.

Wakil Ketua Pengkab PBVSI Jember, H. Ponimin, menyampaikan bahwa PBVSI Jember menargetkan minimal menembus empat besar Jawa Timur pada tahun 2027. Dimana, menurut H.Ponimin persaingan di tingkat provinsi cukup ketat karena Jember harus berhadapan dengan tim-tim kuat seperti Petrokimia Gresik, Bank Jatim, Sidoarjo, dan Blitar," ungkap H.Ponimin

Baca Juga: Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Lebih lanjut Ponimin mengatakan bahwa, Petrokimia dan Bank Jatim memiliki pembinaan atlet yang sangat baik, bahkan mereka merekrut atlet sejak usia 16 tahun. Namun kami akan berusaha semaksimal mungkin. Dengan seringnya event yang kami gelar di masing-masing kecamatan, kami optimistis Jember memiliki potensi atlet yang ke depan mampu menandingi tim-tim besar di Jawa Timur,” ujar H. Ponimin.

Terkait perlindungan atlet muda Jember yang kerap direkrut klub-klub besar, H. Ponimin menegaskan bahwa PBVSI Jember tidak menghalangi perkembangan atlet, namun tetap mengedepankan mekanisme yang jelas.

“Harapan kami anak-anak Jember bisa berkiprah di level nasional bahkan internasional. Namun harus ada koordinasi yang baik dengan klub peminat. Jangan sampai asal mengambil atlet, karena pembinaan itu membutuhkan biaya dan proses panjang,” terangnya.

Ia juga menambahkan dimana Saat ini, PBVSI Jember telah memiliki 17 klub yang terdata secara resmi dan telah masuk dalam database organisasi. Dalam waktu dekat, PBVSI Jember juga akan menggelar latihan antar klub yang dipusatkan di SMA Bima Jember," imbuhnya.

Menanggapi keinginan Pemerintah Kabupaten Jember untuk mengadakan event nasional maupun internasional, H. Ponimin mengungkapkan bahwa pihaknya pernah mengajukan izin kepada PBVSI Jawa Timur untuk menghadirkan ajang Proliga di Jember. Namun rencana tersebut lebih dahulu direalisasikan oleh Kabupaten Sidoarjo," jelasnya.

Baca Juga: Pemkab Jember Fokuskan APBD 2026 untuk Kesehatan hingga Pendidikan 

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBVSI Jember, Bambang, menjelaskan bahwa PBVSI telah menyusun program kegiatan tahun 2026 secara menyeluruh dan berjenjang, mulai dari usia dini, remaja, hingga dewasa.

“Program ini melibatkan semua bidang, mulai dari pembinaan, kepelatihan, kompetisi, pertandingan, hingga perwasitan. Semuanya harus terintegrasi demi peningkatan prestasi PBVSI Jember,” jelas Bambang.

Ia menegaskan bahwa seluruh klub yang terdaftar di PBVSI Jember wajib memenuhi regulasi, di antaranya memiliki kepengurusan, pelatih, atlet, serta jadwal pertandingan yang jelas. Klub yang belum memenuhi syarat tersebut diminta untuk segera melakukan pembenahan," ungkap Bambang.

Menjawab pertanyaan terkait banyaknya atlet usia SMP asal Jember yang direkrut klub luar daerah, Bambang menegaskan bahwa seluruh atlet yang terverifikasi telah memiliki kartu anggota PBVSI Jember.

Baca Juga: Cerita Manis Riezda Indo Dairy, Berdayakan Warga Lokal Lewat Peternakan Sapi Perah

“Pengambilan atau peminjaman atlet ada aturannya. Tanpa persetujuan klub dan pelatih,  atlet tersebut tidak bisa melangkah lebih jauh. Sistem database ini memudahkan pendataan usia, klub, hingga pelatih, sehingga pembinaan berjalan tertib,” tegasnya.

PBVSI Jember juga merencanakan kompetisi internal penuh sepanjang tahun, dengan total sekitar 70 pertandingan dari 17 klub yang dibagi dalam beberapa kelompok usia. Kompetisi ini akan digelar di setiap tiga bulan sekali dan secara bergilir di berbagai kecamatan di Jember," tambah Bambang.

Terkait honor wasit, Bambang memastikan bahwa PBVSI Jember telah mengatur skema pembiayaan dengan baik, termasuk pemisahan kegiatan pembinaan dan non-pembinaan, sehingga transportasi dan honor wasit dapat terakomodasi secara layak," tutupnya. 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.

Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono Resmi Sandang Pangkat Irjen Pol

Salah satu keberhasilan paling menonjol saat memimpin Dinas Intelkam Polda Jatim adalah penanganan konflik antar perguruan pencak silat.