Minggu, 06 Sep 2026 08:10 WIB

Kontribusi Gas Bumi Nasional, PGN Sabet Apresiasi BPH Migas 2025

  • Penulis : Tim Selalu
  • | Jumat, 02 Jan 2026 15:52 WIB

selalu.id - PT Perusahaan Gas Negara Tbk memperoleh sejumlah penghargaan dalam Apresiasi BPH Migas 2025 atas kontribusinya dalam penyediaan dan distribusi gas bumi untuk mendukung ketahanan energi nasional.

PGN menerima apresiasi sebagai Badan Usaha dalam Pengembangan Jaringan Gas Rumah Tangga. Hingga kini, PGN telah membangun dan mengelola lebih dari 817.000 sambungan rumah di berbagai wilayah, baik melalui pengembangan mandiri maupun penugasan pemerintah yang didanai APBN. Dalam pengembangan tersebut, PGN melakukan koordinasi dengan BPH Migas untuk menjaga keandalan layanan kepada pelanggan.

Baca Juga: Energi Bersih di Hari Kemerdekaan: Warga Semarang Nikmati Kepraktisan dan Hematnya Jargas PGN

PGN menjadi satu-satunya badan usaha yang memperoleh apresiasi BPH Migas dalam kategori pengembangan jargas. Penghargaan tersebut diberikan atas inovasi PGN dalam mengembangkan jargas secara mandiri tanpa anggaran APBN, baik melalui jaringan pipa maupun moda Compressed Natural Gas untuk rumah tangga dan pelanggan kecil.

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menyatakan, pengembangan jargas secara mandiri diharapkan dapat mengurangi ketergantungan impor LPG. Ia menyebut pertumbuhan pelanggan jargas mandiri mencapai sekitar 25 persen sejak program jargas APBN dimulai pada 2007.

“Sejak 2021 sampai 2025, BPH Migas juga telah menetapkan berbagai kebijakan strategis. Salah satunya adalah satu hak khusus Wilayah Jaringan Distribusi Kota Batam, di mana PGN menjadi pemenang lelang hak tersebut,” jelas Wahyudi.

Selain itu, PGN juga memperoleh apresiasi sebagai Badan Usaha Terbesar yang Menjalankan Penugasan Harga Gas Bumi Tertentu. PGN menjadi pelaksana kebijakan penyaluran HGBT untuk mendukung kebutuhan energi industri dan masyarakat.

Baca Juga: Wujudkan Tata Kelola Bersih dan Transparan di Sektor Energi, PGN Gandeng Kejati Jatim

“Sebagai bentuk dari dukungan terhadap program pemerintah, PGN berkomitmen untuk senantiasa menjaga ketersediaan energi untuk industri dan masyarakat. PGN turut mengoptimalkan peran dalam penyediaan energi sekaligus gerak cepat dalam penyaluran bantuan di wilayah terdampak bencana Sumatera,” ujar Direktur Komersial PGN Aldiansyah Idham.

BPH Migas juga memberikan apresiasi kepada PGN atas dukungan penyediaan dan pendistribusian energi di wilayah terdampak bencana di Sumatera. Selain PGN, anak perusahaan PT Transgasindo Indonesia dan PT Pertamina Gas turut menerima apresiasi atas sinergi dengan BPH Migas dalam penanggulangan bencana.

PGN juga ditetapkan sebagai Badan Usaha Niaga Terbesar Terbaik. Hingga September 2025, PGN menyalurkan gas bumi dengan volume niaga sebesar 833 BBTUD dan volume transmisi mencapai 1.622 MMSCFD.

Baca Juga: PGN Area Bojonegoro Dorong UMKM Berdaya Saing Lewat Pemanfaatan Gas Bumi

Apresiasi lainnya diberikan kepada PT Pertamina Gas dan PT Transgasindo Indonesia sebagai Badan Usaha Pengangkutan Terbesar Terbaik, serta kepada Pertagas dan PT Kalimantan Jawa Gas atas kontribusi terhadap penerimaan negara di bidang gas bumi.

“Dedikasi terbaik dari seluruh Perwira PGN sangat berarti agar perusahaan dapat terus memberikan layanan gas bumi secara berkelanjutan dan adaptif menghadapi segala tantangan yang ada. Kami juga selalu berupaya agar kehadiran PGN memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat sekitar, memacu roda ekonomi negeri dan mendukung terwujudnya swasembada energi,” tutup Aldiansyah.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.