Sabtu, 05 Sep 2026 08:00 WIB

Banjir Belum Tuntas, Sepanjang 2025 Surabaya Bangun 5 Rumah Pompa dan 56 Km Drainase

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 31 Des 2025 16:44 WIB

selalu.id – Sepanjang 2025, Pemerintah Kota Surabaya menempatkan pembangunan infrastruktur dasar sebagai salah satu fokus kerja, selain program kemiskinan, pendidikan, dan ekonomi.

Pengendalian banjir dan perbaikan jalan masuk dalam daftar prioritas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Surabaya 2021–2026. Namun, efektivitasnya mulai diuji publik menjelang puncak musim hujan 2026.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebut pembangunan infrastruktur sebagai pekerjaan kolektif yang tidak bisa dijalankan pemerintah sendiri.

“Pemerintah kota punya semangat bersama DPRD. Dari sekian titik, maka banjir berkurang jadi berapa titik. Harapan kami, masyarakat bisa merasakan kehadiran pemerintah,” ujar Eri, Rabu (31/12/2025).

Berdasarkan data Pemkot Surabaya, sepanjang 2025 telah diselesaikan sejumlah proyek pengendalian genangan. Di antaranya pembangunan lima rumah pompa baru dengan kapasitas masing-masing 3,5 meter kubik per detik, serta pembangunan saluran drainase di 233 titik sepanjang 56,36 kilometer.

Selain itu, Pemkot juga melakukan perbaikan dan pengaspalan jalan di 24 lokasi sepanjang 10.285 meter.

Lima rumah pompa baru tersebut dibangun di Jalan Dukuh Menanggal, Kecamatan Gayungan, Jalan Karah Agung, Kecamatan Jambangan, Ketintang Madya, Kecamatan Gayungan, Margorejo Indah, Kecamatan Wonocolo, serta Jalan Amir Mahmud, Kecamatan Gunung Anyar.

Menurut Eri, rumah pompa dibutuhkan untuk mempercepat aliran air menuju laut. “Kalau pakai gravitasi, air surutnya lama,” katanya.

Pemkot mengklaim program tersebut berkontribusi menurunkan titik genangan hingga 38 lokasi. Meski demikian, belum seluruh kawasan menunjukkan perbaikan, terutama permukiman padat dan wilayah cekungan.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Sejumlah wilayah yang selama bertahun-tahun menjadi langganan banjir, termasuk Pakal, disebut mulai lebih aman setelah pembenahan saluran. Pada tahun mendatang, proyek drainase akan diprioritaskan di wilayah Sukomanunggal.

Namun, sebagian pekerjaan terkendala bangunan warga yang menutup saluran air. “Saya minta camat dan LPMK mengingatkan warga. Rumah harus mundur sesuai surat tanahnya,” ujar Eri.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Surabaya, Syamsul Hariadi, menegaskan bahwa persoalan sampah masih menjadi hambatan utama. “Kalau hujan turun, saluran harus berfungsi,” katanya.

Saat ini, Surabaya memiliki 81 rumah pompa, termasuk lima yang dibangun pada 2025. Setiap rumah pompa dijalankan oleh empat hingga delapan petugas yang berjaga selama 24 jam dan rutin membersihkan saringan pompa saat debit air meningkat.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni mengingatkan bahwa pengendalian banjir masih jauh dari tuntas.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

“Surabaya belum tuntas di 2025. Program masih direncanakan hingga 2026. Bahkan untuk target tuntas, kami proyeksikan tahun 2028,” ujarnya.

Ia menyebut faktor geografis Surabaya sebagai muara Sungai Brantas dan wilayah dataran rendah membuat persoalan banjir tidak bisa diselesaikan hanya melalui pembangunan fisik.

DPRD dan Pemkot Surabaya disebut telah menyusun skema pembiayaan alternatif agar proyek pengendalian banjir tidak terhenti akibat keterbatasan APBD.

“Alhamdulillah beberapa tempat yang dulu langganan banjir sudah tidak ada. Tapi belum 100 persen,” tegasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.