Selasa, 20 Okt 2026 01:40 WIB

Polda Jatim Tetapkan Satu Tersangka Baru Kasus Nenek Elina, Jumlah Tersangka Jadi Tiga Orang

selalu.id - Penyidik Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jawa Timur kembali menangkap satu tersangka baru dalam kasus perusakan rumah Elina Widjajanti (80) alias Nenek Elina di Jalan Dukuh Kuwukan No 27, Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep, Surabaya.

 

Baca Juga: Terdakwa Pengusiran dan Perusakan Rumah Nenek Elina di Surabaya Divonis Tiga Tahun 10 Bulan

Tersangka ketiga berinisial SY alias Klowor (56) diduga berperan sebagai dalang perusakan, sama seperti dua tersangka sebelumnya. SY berhasil diamankan pada Selasa (30/12/2025) pukul 22.00 WIB saat sedang berada di sebuah warung kopi di Jalan Bintang Diponggo, Surabaya.

 

"Kami telah menangkap satu lagi tersangka yang diduga terlibat dalam kasus pelanggaran Pasal 170 KUHP terkait perusakan rumah Nenek Elina. Penangkapan dilakukan pada malam hari di lokasi yang telah disebutkan," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast, Rabu (31/12/2025).

 

Baca Juga: Kesaksian Nenek Elina dalam Sidang saat Jadi Korban Pengusiran hingga Kekerasan

Jules menambahkan, meskipun sudah tiga tersangka yang ditangkap, masih ada kemungkinan penambahan tersangka ke depannya. Hal ini karena berdasarkan video yang beredar di masyarakat, pelaku yang terlibat dalam peristiwa tersebut lebih dari tiga orang. "Kami berharap dalam waktu dekat bisa menahan tersangka lainnya," tegasnya.

 

Sebelumnya, Polda Jatim telah menetapkan dua orang sebagai tersangka, yaitu Samuel Ardi Kristanto dan M Yasin (54). Keduanya ditangkap pada hari yang sama di kawasan berbeda di Surabaya, masing-masing pada siang dan sore hari.

Baca Juga: Sidang Kasus Pengusiran Nenek Elina, Hakim Tolak Eksepsi Samuel

 

Kepala Divisi Reserse Kriminal (Dirreskrimum) Polda Jatim Kombes Pol Widi Atmoko menjelaskan, status hukum kedua tersangka awal ditetapkan berdasarkan hasil gelar perkara penyidik Unit II Subdit IV Renakta. Mereka diduga melanggar Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dan bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang dan barang, yang dapat diancam pidana penjara hingga lima tahun.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).