Jumat, 05 Jun 2026 01:41 WIB

Terminal Peti Kemas Merauke Fokus Penguatan Peralatan dan Infrastruktur Jelang Nataru

selalu.id – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) melalui Terminal Peti Kemas (TPK) Merauke terus mematangkan berbagai langkah kesiapan guna mengantisipasi lonjakan arus peti kemas, sekaligus memastikan kelancaran pelayanan bongkar muat dan distribusi logistik di wilayah Merauke dan sekitarnya.

Sebagai upaya menjaga layanan selama periode Nataru, TPK Merauke menyiagakan seluruh sumber daya manusia (SDM) operasional. Pengaturan jadwal kerja dan kesiapan personel dilakukan secara optimal agar pelayanan tetap berjalan lancar di tengah potensi peningkatan aktivitas terminal.

Baca Juga: Arus Peti Kemas Internasional Tumbuh 11 Persen, Sinyal Kuat Pemulihan Ekonomi Nasional

Dari sisi kesiapan peralatan dan infrastruktur, Terminal Head Peti Kemas Merauke, Muhammad Rasul Irmadani, menyampaikan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan seluruh peralatan melalui percepatan perbaikan serta pelaksanaan perawatan rutin dan berkelanjutan.

“Optimalisasi peralatan terus kami lakukan, baik melalui perawatan preventif maupun perbaikan bertahap, agar layanan kepada pengguna jasa tetap terjaga. Kami juga melakukan penyesuaian jam pelayanan operasional sebagai langkah mitigasi terhadap potensi antrean dan keterlambatan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rasul menjelaskan bahwa TPK Merauke juga melakukan sejumlah upaya peningkatan kapasitas terminal, antara lain peningkatan lapangan penumpukan, rencana penempatan 2 unit Rubber Tyred Gantry (RTG), serta dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) akan dilakukan peningkatan kapasitas terminal yang meliputi perkuatan dermaga dan perluasan lapangan penumpukan.

Berdasarkan data arus peti kemas, lonjakan trafik menjelang Nataru telah mulai terlihat sejak Oktober 2025. Arus barang yang masuk ke Merauke didominasi dari Surabaya, terutama komoditas kebutuhan pokok dan logistik pendukung perayaan Natal dan Tahun Baru.

Baca Juga: Dukung Fiskal Nasional, Pelindo Terminal Petikemas Catatkan Kontribusi Nasional hingga Rp1,73 T

“Jika dilihat dari laporan arus peti kemas, pada periode Oktober hingga November 2025 terjadi kenaikan sekitar 21,7 persen dibandingkan rata-rata realisasi Januari sampai September 2025. Hal ini menjadi indikator awal bahwa tren peningkatan trafik menjelang Nataru memang sudah mulai terjadi,” imbuh Rasul.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Cabang PT Tanto Intim Line Merauke, Bondan Wahyu Eko Hardianto, menyampaikan bahwa realisasi peti kemas yang masuk ke Merauke dalam dua bulan terakhir menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan.

“Realisasi peti kemas yang masuk ke Merauke dalam dua bulan terakhir memang meningkat, sehingga potensi kenaikan trafik ke depan sudah pasti positif. Ke depannya, optimalisasi arus peti kemas diperkirakan akan terus meningkat menjelang Nataru,” ungkap Bondan.

Baca Juga: Jaga Kesehatan Hewan Kurban Jelang Iduladha, Begini Kolaborasi SPTP dan Pemkot Surabaya

Namun demikian, Bondan menekankan pentingnya penyesuaian operasional, khususnya terkait kapasitas tambatan dan pengelolaan Container Yard (CY). Hal ini menjadi semakin krusial dalam menghadapi tantangan kondisi cuaca serta proses stripping peti kemas yang memerlukan penanganan khusus agar tidak mengganggu kelancaran operasional terminal.

Sinergi antara penguatan SDM, optimalisasi peralatan, serta peningkatan kapasitas infrastruktur menjadi fondasi utama dalam menjaga kelancaran arus peti kemas. Melalui upaya ini, TPK Merauke terus berkomitmen melayani sepenuh hati para pengguna jasa, sekaligus mendukung kelancaran distribusi logistik dan menjaga stabilitas pasokan barang di wilayah timur Indonesia.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.