Senin, 02 Feb 2026 00:54 WIB

Terminal Peti Kemas Merauke Fokus Penguatan Peralatan dan Infrastruktur Jelang Nataru

selalu.id – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) melalui Terminal Peti Kemas (TPK) Merauke terus mematangkan berbagai langkah kesiapan guna mengantisipasi lonjakan arus peti kemas, sekaligus memastikan kelancaran pelayanan bongkar muat dan distribusi logistik di wilayah Merauke dan sekitarnya.

Sebagai upaya menjaga layanan selama periode Nataru, TPK Merauke menyiagakan seluruh sumber daya manusia (SDM) operasional. Pengaturan jadwal kerja dan kesiapan personel dilakukan secara optimal agar pelayanan tetap berjalan lancar di tengah potensi peningkatan aktivitas terminal.

Baca Juga: Pelindo Terminal Petikemas Gelar Pelatihan BLS untuk 30 Peserta di Surabaya

Dari sisi kesiapan peralatan dan infrastruktur, Terminal Head Peti Kemas Merauke, Muhammad Rasul Irmadani, menyampaikan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan seluruh peralatan melalui percepatan perbaikan serta pelaksanaan perawatan rutin dan berkelanjutan.

“Optimalisasi peralatan terus kami lakukan, baik melalui perawatan preventif maupun perbaikan bertahap, agar layanan kepada pengguna jasa tetap terjaga. Kami juga melakukan penyesuaian jam pelayanan operasional sebagai langkah mitigasi terhadap potensi antrean dan keterlambatan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rasul menjelaskan bahwa TPK Merauke juga melakukan sejumlah upaya peningkatan kapasitas terminal, antara lain peningkatan lapangan penumpukan, rencana penempatan 2 unit Rubber Tyred Gantry (RTG), serta dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) akan dilakukan peningkatan kapasitas terminal yang meliputi perkuatan dermaga dan perluasan lapangan penumpukan.

Berdasarkan data arus peti kemas, lonjakan trafik menjelang Nataru telah mulai terlihat sejak Oktober 2025. Arus barang yang masuk ke Merauke didominasi dari Surabaya, terutama komoditas kebutuhan pokok dan logistik pendukung perayaan Natal dan Tahun Baru.

Baca Juga: Arus Peti Kemas Tembus 13,34 Juta TEUs, Tumbuh 6,87 Persen

“Jika dilihat dari laporan arus peti kemas, pada periode Oktober hingga November 2025 terjadi kenaikan sekitar 21,7 persen dibandingkan rata-rata realisasi Januari sampai September 2025. Hal ini menjadi indikator awal bahwa tren peningkatan trafik menjelang Nataru memang sudah mulai terjadi,” imbuh Rasul.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Cabang PT Tanto Intim Line Merauke, Bondan Wahyu Eko Hardianto, menyampaikan bahwa realisasi peti kemas yang masuk ke Merauke dalam dua bulan terakhir menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan.

“Realisasi peti kemas yang masuk ke Merauke dalam dua bulan terakhir memang meningkat, sehingga potensi kenaikan trafik ke depan sudah pasti positif. Ke depannya, optimalisasi arus peti kemas diperkirakan akan terus meningkat menjelang Nataru,” ungkap Bondan.

Baca Juga: Pelindo Petikemas Gratiskan Biaya Layanan Bantuan Bencana Aceh dan Sumatra

Namun demikian, Bondan menekankan pentingnya penyesuaian operasional, khususnya terkait kapasitas tambatan dan pengelolaan Container Yard (CY). Hal ini menjadi semakin krusial dalam menghadapi tantangan kondisi cuaca serta proses stripping peti kemas yang memerlukan penanganan khusus agar tidak mengganggu kelancaran operasional terminal.

Sinergi antara penguatan SDM, optimalisasi peralatan, serta peningkatan kapasitas infrastruktur menjadi fondasi utama dalam menjaga kelancaran arus peti kemas. Melalui upaya ini, TPK Merauke terus berkomitmen melayani sepenuh hati para pengguna jasa, sekaligus mendukung kelancaran distribusi logistik dan menjaga stabilitas pasokan barang di wilayah timur Indonesia.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.