Minggu, 15 Feb 2026 12:40 WIB

Dorong Ekonomi Biru, Pelindo Kembangkan Wisata Adopsi Karang Karimunjawa

selalu.id - PT Pelindo Terminal Petikemas melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan menerapkan teknologi terumbu buatan Artificial Patch Reef di kawasan Karimunjawa, Jawa Tengah, sebagai upaya mendukung pemulihan ekosistem laut sekaligus pengembangan wisata bahari berkelanjutan.

 

Baca Juga: Pelindo Daya Sejahtera Dorong Ekosistem Ketenagakerjaan di Medan Career Expo 2026

Penerapan teknologi tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan Universitas Diponegoro. PT Pelindo Terminal Petikemas menyerahkan empat unit APR berkapasitas sekitar 600 koloni karang kepada kelompok nelayan Omah Karang.

 

Peresmian pemasangan APR dilaksanakan di Dukuh Nyamplungan, Desa Karimunjawa, pada 10 Desember 2025. Kegiatan tersebut dihadiri masyarakat nelayan, pemerintah desa dan kecamatan, serta perwakilan Balai Taman Nasional Karimunjawa.

 

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra, mengatakan penerapan teknologi APR dirancang untuk memberikan manfaat lingkungan sekaligus sosial ekonomi bagi masyarakat pesisir.

 

“Kami berharap teknologi APR ini dapat memperkuat ekonomi masyarakat pesisir, sekaligus mendorong keterlibatan aktif masyarakat lokal dalam menikmati manfaat pariwisata Karimunjawa secara berkelanjutan,” ujarnya kepada selalu.id, Selasa (16/12/2025).

 

Sebelumnya, kelompok nelayan Omah Karang telah mengembangkan wisata adopsi karang dengan metode konvensional. Melalui penerapan APR–Coral Adoption, pengelolaan wisata diharapkan lebih terstruktur dan terukur serta meminimalkan potensi kerusakan terumbu karang alami.

 

Baca Juga: Pelindo Regional 3 Implementasikan CSMS Lewat Forum K3: Perkuat Keselamatan Kerja Pelabuhan

Selain penerapan terumbu buatan, PT Pelindo Terminal Petikemas juga menyalurkan bantuan 10 set peralatan selam skin diving serta mesin vacuum untuk pengemasan olahan ikan teri. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung pengembangan usaha masyarakat, baik di sektor wisata bahari maupun produk olahan perikanan.

 

Widyaswendra menambahkan program TJSL tersebut difokuskan pada pelestarian ekosistem laut dan penguatan kemandirian ekonomi masyarakat pesisir.

 

“Program TJSL ini tidak hanya difokuskan pada pelestarian ekosistem laut, tetapi juga pada upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir. Kolaborasi dengan akademisi dan masyarakat lokal menjadi kunci agar manfaat program dapat dirasakan dalam jangka panjang,” katanya.

 

Baca Juga: PDS Gelar Edukasi Keselamatan Kebakaran untuk Anak-anak dalam Rangka Bulan K3

Sementara itu, inventor teknologi APR dari Pusat Penelitian Ekonomi Biru Undip, Prof. Dr. Munasik, menjelaskan teknologi APR memudahkan pengelolaan wisata adopsi karang di kawasan lindung.

 

“Penerapan APR memungkinkan penyediaan stok karang yang terkelola dengan baik serta mendukung atraksi transplantasi karang yang sesuai dengan prinsip konservasi,” ujarnya.

 

Selain penerapan teknologi, program ini juga mencakup penguatan kapasitas sumber daya manusia. Nelayan setempat mendapatkan pelatihan dan sertifikasi SCUBA Diving, mulai dari Open Water Diver hingga Rescue Diver, serta pelatihan pengelolaan APR–Coral Adoption. Ibu-ibu nelayan di Dukuh Nyamplungan juga memperoleh pelatihan pengolahan hasil perikanan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemulihan Dampak Banjir, Pemkab Jember Utamakan Kerja Lapangan 

Jembatan terdampak serta jalan provinsi yang melintasi wilayah Gumukmas, Kencong dan Jombang jadi perhatian.

Pemkot Surabaya Buka Pendaftaran Paskibraka 2026, Ini Syaratnya bagi Pelajar Kelas X 

Pemkot Surabaya mengajak pelajar yang memenuhi syarat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai ajang pembentukan karakter.

Target Suara Golkar Naik 20 Persen, Arif Fathoni Gelar Ziarah Wali Lima di Dapil 3 Surabaya

Ziarah dipilih karena memiliki makna spiritual sekaligus mempererat komunikasi langsung antara wakil rakyat dan warga.

Dispendik Surabaya Buka Seleksi Dewan Pendidikan 2026–2030, Ini Jadwal dan Syaratnya

Seleksi terbuka bagi seluruh unsur masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, praktisi pendidikan, pengusaha, hingga aktvis organisasi masyarakat dan agama.

Lebaran Idul Fitri Tahun Ini, Penjahit Padat Karya Surabaya Cairkan Tabungan Rp50,4 Juta

Uci menjelaskan, skema tabungan dilakukan dengan menyisihkan sebagian ongkos jahit setiap kali menerima pekerjaan.

Mengalirkan Kebaikan di HUT ke-52 SIER, Dirut Danareksa Turut Donorkan Darah

Peserta donor berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari karyawan aktif SIER, para pensiunan, tenant kawasan industri, hingga masyarakat umum.