Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Pengawasan Wisata Diperketat, Wali Kota Eri Wajibkan Standar CHSE

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 17 Des 2025 12:12 WIB

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya memperketat pengawasan aktivitas pariwisata selama libur Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Surabaya tentang Peningkatan Keamanan, Ketentraman, dan Toleransi Nataru yang diterbitkan pada Selasa (16/12/2025).

 

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Surat edaran ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri RI Nomor 400.6.1/9548/SJ serta Surat Edaran Menteri Pariwisata RI Nomor SE/5/HK.01.03/MP/2025 terkait penyelenggaraan kegiatan wisata yang aman dan nyaman selama libur akhir tahun.

 

Melalui surat edaran tersebut, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menetapkan sejumlah kewajiban bagi pelaku usaha pariwisata. Salah satunya adalah kewajiban menerapkan standar Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability sesuai Standar Nasional Indonesia di seluruh destinasi wisata, mulai dari akomodasi, usaha makan dan minum, hingga penyelenggara kegiatan wisata.

 

Selain itu, pelaku usaha wisata diwajibkan menerapkan standar usaha pariwisata berbasis risiko sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 4 Tahun 2021. Pemerintah kota menekankan pentingnya perencanaan pengamanan dan mitigasi bencana, khususnya di lokasi wisata dengan tingkat risiko tinggi.

 

“Ini mencakup pengecekan kesiapan pengelola, penyedia aktivitas wisata, serta standar operasional prosedur, terutama untuk kegiatan berisiko tinggi seperti outbound, jembatan gantung, arung jeram, hingga pendakian,” kata Eri Cahyadi.

 

Baca Juga: 6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Eri juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan petugas layanan wisata, mulai dari petugas informasi, pemandu wisata, petugas keamanan, hingga Badan Penyelamat Wisata Air. Pelaku usaha diminta aktif memantau perkembangan cuaca dan mengikuti informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika terkait potensi bencana.

 

Pemkot Surabaya turut menekankan kewajiban pengecekan rutin terhadap fasilitas dan wahana wisata untuk memastikan kelaikan dan keselamatan pengunjung maupun karyawan. Pengelola juga diminta tidak melebihi kapasitas maksimal pengunjung di setiap lokasi wisata.

 

“Pelanggaran terhadap Surat Edaran ini akan dikenakan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Eri.

Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

 

Selain aspek keselamatan, pengelola wisata diminta menata parkir pengunjung dan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Surabaya guna mencegah kemacetan selama puncak libur Natal dan Tahun Baru.

 

Dalam kondisi darurat, masyarakat dan pengelola wisata dapat menghubungi Pos Polisi terdekat, Call Center Kepolisian 110, atau Command Center 112 yang siaga 24 jam.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon. 

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.