Rabu, 22 Jul 2026 21:40 WIB

Kemendag Gelontor 70 Ribu Ton Minyak Goreng di Jawa Timur

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 22 Feb 2022 16:38 WIB
Antrian pembelian minyak di Surabaya
Antrian pembelian minyak di Surabaya

selalu.id - Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (RI) menggelar operasi pasar mengatasi kelangkaan serta tingginya harga minyak goreng. Operasi ini digelar di 26 pasar di Jawa Timur, Selasa (22/2/2022).

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Okey Nurwan, memastikan dengan Dinas Perdagangan (Disperindag) dan satgas untuk distribusi minyak goreng harus berjalan lancar.

"Saya sudah agendakan pemotongan rantai distribusi dan sesuai arahan Gubernur, itu kita utamakan dalam minggu ini untuk 26 pasar utama, kita pastikan tersedia dengan harga dan keuntungan pedagang yang kita maksimalkan," kata Oke, saat ditemui di pasar Wonokromo.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Selain itu Oke menyampaikan, pihaknya akan membereskan harga di atas kebijakan pemerintah dari aliran distribusi. Sehingga minyak goreng murah ini harganya terjangkau dan sudah tersedia di Jawa Timur

"Ada yang masih berusaha mengambil ekonominya secara sepihak. Misalnya tidak berbagi dengan para pedagang, pedagang diperkecil sehingga pedagang dinaikkan lagi. Saya nggak mau," jelasnya.

Lebih lanjut Oke menjelaskan, apabila ada rantai distributor yang menganggu stok minyak goreng, Oke menegaskan akan langsung memberikan ke masyarakat.

"Saya potong rantai distribusinya kalau mereka masih mau mengganggu rantai distribusi, saya kirim langsung. Termasuk kami juga melakukan verifikasi memeriksa tadi yang terhambat," tegasnya.

"Kalau ada minyak goreng masih terhambat di gudang, kami serahkan ke pedagang dengan margin 1000 per liter" imbuhnya.

Dijadwalkan, Kemendag akan mengelontorkan 70 ribu ton minyak goreng dalam satu bulan kedepan di Jawa Timur. Sebelumnya per kemarin (21/2/2022) kemendag sudah memberikan 60 ribu liter.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Saya pasok rencananya 70 ribu," ucapnya.

Rismayati (51) salah satu Warga yang mengantre mengaku puas dengan adanya minyak goreng murah.

"Puas sekali dapat harga murah. Kemarin kan harga Rp 22 ribu,"ujarnya.

Rismayati yang berprofesi sebagai penjual bumbu ini mengaku membeli minyak goreng sebanyak 10 jeriken.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

" Tadi saya antre pertama jadi lumayan dapat 10," jelasnya.

Selain itu, Rismayari berharap dengan adanya minyak goreng murah ini, pembeli bisa mendapatkan harga normal.

"Semoga lancar ya, kasian pembeli, kasian orang kecil, gregetan masa mau goreng gak ada minyak, saya mau jual bumbu gak ada minyak," pungkas. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.