Kamis, 03 Sep 2026 14:23 WIB

Resmi Jadi Universitas, UNU Mojokerto Siap Bersaing Cetak SDM Berkualitas

Gedung Universitas Uluwiyah (UNU) Mojokerto
Gedung Universitas Uluwiyah (UNU) Mojokerto

selalu.id - Institut Agama Islam (IAI) Uluwiyah Mojokerto resmi bertransformasi menjadi Universitas Uluwiyah (UNU) Mojokerto, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama RI Nomor 1511 Tahun 2025 yang dikeluarkan pada 22 September 2025.

SK tersebut diserahkan langsung oleh Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI Prof. Suyitno kepada Ketua Yayasan Pendidikan Uluwiyah dan Rektor UNU di Hotel Grand Dhika Semarang pada Sabtu (29/11) lalu.

Sejarah lembaga ini dimulai dari berdirinya Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah 'Uluwiyah' Mojosari pada 1 Juni 1998 dengan program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) S1. Selang 17 tahun, pada 24 Maret 2015, lembaga beralih status menjadi IAI Uluwiyah Mojokerto.

Baca Juga: Pemkab Mojokerto Kucurkan Rp3,2 Miliar untuk Kelompok Tani, Ajak Milenial Tak Gengsi jadi Petani

Setelah 10 tahun kemudian, terwujud transformasinya menjadi universitas, sebuah momentum yang lebih berarti karena bertepatan dengan kepulangan Rektor dari kunjungan ke Mesir.

“Kami baru saja tiba dari Mesir sebagai Pusat Peradaban Dunia Islam. Kami berharap, alih bentuk ini semakin mempertegas identitas UNU sebagai the Global Pesantren-Preneurship University,” ujar Rektor UNU Dr. Hj. Nining Khurrotul Aini, SPd.I, ST, MSi, Senin (8/12/2025).

Baca Juga: Melihat Keseruan Tradisi Rombekan Tabur Uang Peringati Maulid Nabi Muhammad di Mojokerto

Ia menegaskan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Mojokerto dan sekitarnya, serta menghasilkan lulusan berkualitas melalui inovasi. Dirjen Pendidikan Islam Prof. Suyitno menyampaikan bahwa perubahan ke universitas membawa tantangan baru yang harus direspons secara strategis untuk menciptakan kekhasan dan daya saing.

UNU Mojokerto menyediakan 8 program sarjana (termasuk PAI, Tadris Bahasa Inggris, Ekonomi Syariah, dan Hukum Keluarga Islam) serta 1 program magister (PAI). Lembaga juga dilengkapi dengan sarana prasarana lengkap seperti laboratorium, sistem informasi akademik, e-learning, dan lembaga bantuan hukum.

Baca Juga: Kejam! Wanita di Mojokerto jadi Korban Perampasan Lalu Diperkosa Residivis di Lahan Tebu

"Dengan identitas unik yang menggabungkan nilai-nilai pesantren dan semangat kewirausahaan, UNU Mojokerto siap menyambut era baru sebagai Kampus Pesantren-Preneurship," harap Dr Hj. Nining.

Selama berkembang, lembaga ini telah meraih berbagai prestasi, antara lain penghargaan gender dari Kopertis, juara lomba menulis esai, dan wisudawan terbaik. Dengan menggabungkan nilai pesantren dan semangat kewirausahaan, UNU Mojokerto siap menyambut era baru dengan daya saing yang lebih kuat.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.