Sabtu, 06 Jun 2026 05:47 WIB

NasDem Kritik Kasus Eigendom Tebang Pilih, Sengketa Darmo Hill Ngebut, Warga Kecil Terbengkalai

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 25 Nov 2025 16:33 WIB
Politisi NasDem Kota Surabaya Imam Syafii
Politisi NasDem Kota Surabaya Imam Syafii

selalu.id - Politisi NasDem Kota Surabaya Imam Syafii menilai penyelesaian sengketa tanah eigendom yang diklaim milik Pertamina harus dilakukan secara adil. Ia mengapresiasi langkah Wali Kota Surabaya, Wakil Gubernur Jawa Timur, dan Anggota DPR RI Adies Kadir yang memperjuangkan hak warga Darmo Hill di Duku Pakis.

 

Baca Juga: Ketum NasDem Surya Paloh Soroti Krisis Karakter dan Nalar Publik saat Pengukuhan Prof Dossy

Imam mengingatkan bahwa masih banyak warga kecil yang mengalami sengketa serupa namun tidak mendapat perhatian.

 

“Kalau berhasil, ini harus jadi preseden. Jangan hanya Darmo Hill yang diperjuangkan. Warga lain yang sudah puluhan tahun tinggal di tanah eigendom milik BUMN juga harus dibela,” kata Imam kepada Selalu.id, Selasa 25 November 2025.

 

Ia menilai publik mulai melihat perjuangan pemerintah bergerak cepat ketika menyangkut kawasan elit.

 

“Semua tahu siapa penghuni Darmo Hill. Itu hunian di atas Rp 1 miliar. Ketika menyangkut rakyat kecil, alasannya selalu klasik. Tidak bisa dilepas, harus RUPS, harus direksi Jakarta. Tapi begitu yang di Darmo Hill, kok gerakannya cepat?” tegasnya.

 

Imam juga menyoroti peran pengembang yang dulu menjual kavling Darmo Hill meski status tanahnya merupakan aset Pertamina. Ia menyebut nama Lasmono Kartika, pemilik Lami Citra Nusantara, yang menurutnya perlu dimintai pertanggungjawaban hukum.

 

“Dulu dia menjual tanah yang ternyata milik Pertamina. Kalau ada pidananya, harus diusut. Jangan sampai yang dulu menikmati keuntungan, sekarang lepas tangan,” ujarnya.

 

Imam menilai penyelesaian sengketa tidak cukup berhenti pada legalisasi hak warga. Proses tersebut harus menjadi pengingat bagi pengembang lain agar tidak sembarangan menjual tanah berstatus aset BUMN.

Baca Juga: Protes Keras soal Pemberitaan Tempo Juga Datang dari NasDem Probolinggo ‎

 

Ia mengungkap bahwa saat dirinya masih di Komisi A DPRD Surabaya, banyak kasus serupa yang melibatkan warga biasa dan tidak pernah selesai.

 

“Waktu itu ada warga Duku Pakis, tapi bukan Darmo Hill. Itu warga biasa. Sampai Komisi A mediasi, tetap mentok. Alasannya BUMN tidak bisa melepas aset,” jelasnya.

 

Imam mencontohkan sengketa aset Pertamina di Jagir dan Bendul Merisi serta aset BUMN lain seperti Pelindo dan PT KAI di kawasan Terminal Joyoboyo yang hingga kini belum tuntas.

 

Baca Juga: Fraksi NasDem DPRD Jatim Protes Keras Tempo, Pemberitaannya Disebut Lukai Kader

Ia berharap jika perjuangan warga Darmo Hill berhasil, penyelesaian ini juga menjadi pintu masuk bagi kasus lain yang dialami masyarakat kecil.

 

“Saya mendukung dan mendoakan perjuangan ini berhasil. Tapi setelah itu, ayo juga perjuangkan warga kecil yang tinggal di aset BUMN lain,” tegasnya.

 

Imam menyampaikan bahwa keberhasilan pelepasan aset untuk warga Darmo Hill semestinya menjadi acuan bagi penyelesaian sengketa serupa.

 

“Kalau ini bisa dilepas, kenapa kasus lain milik Pertamina atau BUMN lain tidak bisa?” tandasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.