Senin, 09 Feb 2026 18:22 WIB

Pemkot Surabaya Siapkan Sanksi Blacklist bagi Kontraktor Tak Gunakan Tukang Lokal

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 17 Nov 2025 10:25 WIB

selalu.id Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mewajibkan seluruh kontraktor pemenang tender memakai tukang ber KTP Surabaya. Pemkot membuka pendataan tenaga pertukangan untuk memastikan proyek pembangunan memberi manfaat langsung bagi warga.

 

Baca Juga: Dugaan Korupsi di KBS, Wali Kota Eri Minta Kejati Jatim Usut Tuntas

Pemkot memberlakukan sanksi tegas bagi pelanggar. Kontraktor maupun tukang yang ketahuan menggunakan KTP pinjaman akan masuk daftar blacklist.

 

“Jangan sekali-sekali pinjam KTP. Kalau ada, tukangnya saya blacklist, kontraktornya juga saya blacklist. Tidak akan saya beri bantuan apa pun,” kata Eri, Senin (17/11/2025).

 

Pendataan tenaga tukang dilakukan melalui aplikasi khusus milik Pemkot. Data tersebut digunakan untuk pemetaan kebutuhan proyek dan prioritas pelatihan serta penempatan kerja bagi tenaga lokal.

 

“Saya minta Disperinaker Surabaya buka lowongan untuk pelatihan tukang. Data ini akan masuk aplikasi, nama-nama tukang muncul dan diprioritaskan untuk bekerja,” kata Eri.

 

Sedikitnya 400 warga telah mengikuti pelatihan. Pendataan terus dibuka untuk seluruh warga termasuk anak muda yang ingin belajar dari awal.

 

Eri menegaskan kontraktor wajib mengambil tenaga dari daftar tukang Surabaya lebih dulu. Jika tenaga lokal sudah terserap seluruhnya dan masih kurang, kontraktor diperbolehkan mengambil pekerja dari luar kota.

 

Baca Juga: Pemkot Surabaya Percepat Overlay Jalan yang Rawan Genangan saat Hujan

Kebijakan ini diterapkan untuk menekan pengangguran terbuka dan mempercepat perputaran ekonomi warga.

 

Berdasarkan evaluasi dua tahun terakhir, Eri menemukan banyak proyek infrastruktur dikerjakan oleh tenaga non Surabaya. Temuan ini mempengaruhi kebijakan dalam APBD 2026.

 

Pada 2026, Pemkot Surabaya akan memisahkan lelang material dan tenaga kerja untuk proyek paving, saluran, dan infrastruktur dasar lainnya. Kebijakan ini telah dikoordinasikan dengan LKPP.

 

“LKPP menyampaikan barangnya dilelang sendiri, tenaga kerjanya sendiri. Ini akan jadi percontohan di Indonesia,” jelasnya.

Baca Juga: DPRD Soroti Reklame di Taman Median Jalan Surabaya

 

Model ini mendorong program padat karya dan memperkuat peran warga sebagai penggerak ekonomi.

 

Seluruh proses diawasi KPK serta didampingi Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Eri memastikan program ini dijalankan secara transparan.

 

“Program ini harus kita jalankan tahun 2026. Ini program kerakyatan,” tegasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jelang Imlek, Salon di Surabaya Diserbu Pelanggan

Banyak masyarakat memilih untuk merapikan penampilan sebagai bentuk persiapan menyambut tahun baru, dengan tren gaya rambut yang semakin beragam dan bebas.

Menanti Siapa Saja Anggota DPRD Surabaya yang Jadi Tersangka Kasus Bimtek

Kasus ini berpusat pada dugaan penyalahgunaan anggaran kegiatan bimtek bagi anggota DPRD Surabaya yang menyedot anggaran hingga miliaran rupiah.

Tingkatkan Layanan Terminal Peti Kemas, Pelindo Datangkan Alat Bongkar Muat Baru

Alat-alat tersebut rencananya akan mulai tiba secara bertahap pada semester-II tahun 2026.

Kasus Korupsi Bimtek DPRD Surabaya, Siapa yang Akan Jadi Tersangka?

Kasus ini berpusat pada dugaan penyalahgunaan anggaran kegiatan bimtek bagi anggota DPRD Surabaya dengan anggaran miliaran rupiah.

Khofifah Dirujak Netizen usai Mangkir di Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim: Pedes Banget!

Tak banyak dari mereka, menyatakan kekhawatiran akan kemungkinan penyelidikan tidak berjalan transparan, hingga menginginkan proses hukum berjalan cepat.

Pesan Khusus Ning Ita pada Insan Pers Dalam Perayaan HPN ke-80 di Mojokerto

Ning Ita mengatakan di tengah berbagai tantangan nasional dan global, pers di daerah memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang menyejukkan.