Tambahan Anggaran Rp52 Miliar, DPRD Desak Dishub Surabaya Benahi Parkir TJU
- Penulis : Ade Resty
- | Selasa, 28 Okt 2025 10:16 WIB
selalu.id – Komisi C DPRD Kota Surabaya menyoroti rendahnya realisasi pendapatan dari sektor parkir Tepi Jalan Umum (TJU) yang dinilai tak pernah mencapai target.
Baca Juga: Mulai 2026 Surabaya Wajibkan Parkir Nontunai, Penolak Bayar Digital Akan Didenda
Anggota Komisi C, Sukadar, mengatakan dalam pembahasan RAPBD 2026 terdapat tambahan anggaran sebesar Rp52 miliar untuk Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya. Ia berharap tambahan dana itu diikuti dengan peningkatan kinerja, terutama dalam optimalisasi pendapatan parkir TJU.
“Setiap tahun target pendapatan parkir TJU hanya terealisasi di bawah 50 persen. Nah, kita ingin target yang lebih realistis saja,” ujarnya, Selasa (28/10/2025).
Politisi PDI Perjuangan itu mencatat, capaian retribusi parkir TJU selama dua tahun terakhir hanya sekitar 43–44 persen. Menurutnya, hal ini terjadi karena target yang ditetapkan tidak sesuai dengan potensi riil di lapangan.
“Dishub menargetkan Rp73 miliar, padahal menurut kajian pakar, yang realistis hanya sekitar Rp40 miliar. Tapi dipaksakan Rp73 miliar, akhirnya ya nggak tercapai,” ungkapnya.
Baca Juga: Catat, Ini Lokasi-lokasi Parkir Bisa Bayar Pakai QRIS di Surabaya
Sukadar mendesak Dishub mengambil langkah konkret untuk menekan potensi kebocoran retribusi. Ia mendorong penerapan sistem pembayaran nontunai (tap) di seluruh titik parkir TJU agar transaksi lebih transparan.
“Kalau masih manual, potensi kebocoran tetap ada. Tapi kalau pakai sistem tap, data dan transaksi bisa lebih transparan,” tegasnya.
Selain itu, Sukadar juga meminta Dishub memasang kamera CCTV di titik-titik strategis parkir TJU guna memperkuat pengawasan.
“Di Surabaya ada sekitar 1.500 titik parkir TJU. Minimal 50 persen di antaranya sudah harus terpasang CCTV dan sistem tap agar potensi pendapatan meningkat,” pungkasnya.
Editor : Ading
