Rabu, 04 Feb 2026 01:44 WIB

Tambahan Anggaran Rp52 Miliar, DPRD Desak Dishub Surabaya Benahi Parkir TJU

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 28 Okt 2025 10:16 WIB

selalu.id – Komisi C DPRD Kota Surabaya menyoroti rendahnya realisasi pendapatan dari sektor parkir Tepi Jalan Umum (TJU) yang dinilai tak pernah mencapai target.

 

Baca Juga: Mulai 2026 Surabaya Wajibkan Parkir Nontunai, Penolak Bayar Digital Akan Didenda

Anggota Komisi C, Sukadar, mengatakan dalam pembahasan RAPBD 2026 terdapat tambahan anggaran sebesar Rp52 miliar untuk Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya. Ia berharap tambahan dana itu diikuti dengan peningkatan kinerja, terutama dalam optimalisasi pendapatan parkir TJU.

 

“Setiap tahun target pendapatan parkir TJU hanya terealisasi di bawah 50 persen. Nah, kita ingin target yang lebih realistis saja,” ujarnya, Selasa (28/10/2025).

 

Politisi PDI Perjuangan itu mencatat, capaian retribusi parkir TJU selama dua tahun terakhir hanya sekitar 43–44 persen. Menurutnya, hal ini terjadi karena target yang ditetapkan tidak sesuai dengan potensi riil di lapangan.

 

“Dishub menargetkan Rp73 miliar, padahal menurut kajian pakar, yang realistis hanya sekitar Rp40 miliar. Tapi dipaksakan Rp73 miliar, akhirnya ya nggak tercapai,” ungkapnya.

Baca Juga: Catat, Ini Lokasi-lokasi Parkir Bisa Bayar Pakai QRIS di Surabaya

 

Sukadar mendesak Dishub mengambil langkah konkret untuk menekan potensi kebocoran retribusi. Ia mendorong penerapan sistem pembayaran nontunai (tap) di seluruh titik parkir TJU agar transaksi lebih transparan.

 

“Kalau masih manual, potensi kebocoran tetap ada. Tapi kalau pakai sistem tap, data dan transaksi bisa lebih transparan,” tegasnya.

 

Selain itu, Sukadar juga meminta Dishub memasang kamera CCTV di titik-titik strategis parkir TJU guna memperkuat pengawasan.

 

“Di Surabaya ada sekitar 1.500 titik parkir TJU. Minimal 50 persen di antaranya sudah harus terpasang CCTV dan sistem tap agar potensi pendapatan meningkat,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya.