Minggu, 06 Sep 2026 08:11 WIB

Surabaya Raih Penghargaan Kota dengan Investasi Tertinggi Kedua se-Indonesia

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 17 Feb 2022 13:53 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi saat menerima penghargaan
Wali Kota Eri Cahyadi saat menerima penghargaan

selalu.id - Surabaya meraih penghargaan dari Kementerian Investasi/ Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia sebagai kota/kabupaten dengan capaian realisasi investasi tertinggi kedua di Indonesia.

"Terkait dengan investasi yang ada di Surabaya, Surabaya menjadi kota nomor dua di Indonesia yang sumbangsih investasinya besar. Totalnya sekitar Rp 29,21 triliun," kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi seusai menerima penghargaan, di Jakarta, Rabu (16/2/2022)

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Eri mengungkapkan, bahwa realisasi investasi Kota Surabaya tahun 2021 meningkat menjadi Rp 29,22 triliun, dari tahun 2020 sebelumnya Rp22,15 triliun.

Realisasi tahun 2021, kata dia, terdiri dari Rp 2,85 triliun Penanaman Modal Asing (PMA) dan Rp 26,37 triliun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

"Ada 10 daerah yang mendapatkan penghargaan. Sedangkan nomor dua tertinggi adalah Surabaya. Dari 10 daerah itu akhirnya memenuhi target dari Presiden Joko Widodo untuk investasi yang masuk di Indonesia," ujarnya.

Eri menjelaskan, penghargaan ini baru pertama kali dilaksanakan oleh Kementerian Investasi/BKPM di masa pandemi Covid-19.

Sementara indikator yang dinilai dari penghargaan ini adalah siapa kabupaten/kota yang bisa memenuhi target investasi dari Presiden Jokowi.

Sebab, investasi ini bertujuan untuk menarik pekerja dan menghilangkan pengangguran dengan diciptakannya UU Cipta Kerja.

Baca Juga: DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

"Jadi penghargaan baru tahun ini dilakukan di masa pandemi. Nah, salah satunya Surabaya meski di masa pandemi dapat menghasilkan Rp29,22 triliun," jelasnya.

Lebih lanjut Eri menyebutkan, bahwa realisasi investasi di Kota Pahlawan pada tahun 2021, berasal dari beberapa sektor.

Mulai dari investasi pembangunan seperti perumahan, transportasi, hotel, restoran, kesehatan hingga perdagangan. Dengan besarnya investasi PMDN yang masuk ini, dia meyakini bisa menggerakan ekonomi Surabaya.

"Dengan investasi yang masuk besar ini, maka saya sampaikan kita harus banyak padat karya yang harus melibatkan orang Surabaya. Sehingga dengan investasi yang besar ini, seharusnya rakyat Surabaya bisa mendapatkan pekerjaan, lalu pengangguran dan kemiskinan harus berkurang," tuturnya.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Eri menambahkan, dirinya juga optimis, bahwa dengan besarnya investasi yang masuk ke Surabaya, maka otomatis harus dapat menggerakkan ekonomi kerakyatan.

Bagaimana ketika hotel, pergudangan, perumahan, perdagangan atau rumah sakit yang berdiri di Surabaya juga bisa berdampak positif terhadap ekonomi masyarakat.

"Jadi investasi silahkan masuk sebesar-besarnya ke Surabaya, tetapi harus bisa menggerakkan ekonomi warga Surabaya. Harus menjadi kewajiban dan kepastian serta harus terwujud di tahun 2022," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.