Pelindo Terminal Petikemas Gandeng ULM Tangani Krisis Sampah di Telaga Biru
- Penulis : Dony Maulana
- | Kamis, 09 Okt 2025 18:21 WIB
selalu.id – PT Pelindo Terminal Petikemas berkolaborasi dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) meluncurkan program “Pendampingan Penanganan Darurat Sampah dan Edukasi Masyarakat” sebagai langkah respons terhadap krisis sampah di Kelurahan Telaga Biru, Kota Banjarmasin.
Baca Juga: Arus Peti Kemas Internasional Tumbuh 11 Persen, Sinyal Kuat Pemulihan Ekonomi Nasional
Krisis ini muncul setelah penutupan Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Basirih pada Februari 2025 yang menyebabkan terganggunya sistem pembuangan sampah domestik, sehingga timbunan sampah rumah tangga meningkat dan tidak tertangani secara optimal.
Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang difokuskan pada pendampingan teknis dan edukatif dalam pengelolaan sampah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle) kepada masyarakat di 44 RT Kelurahan Telaga Biru.
SVP Sekretariat Perusahaan PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra, mengatakan tumpukan sampah akibat krisis tersebut dapat menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan, sosial, dan ekonomi warga. “Pelindo Petikemas hadir untuk membantu masyarakat Telaga Biru dengan memberikan edukasi dan pendampingan langsung,” ujarnya.
Baca Juga: Dukung Fiskal Nasional, Pelindo Terminal Petikemas Catatkan Kontribusi Nasional hingga Rp1,73 T
Ia menambahkan, penanganan sampah membutuhkan gotong royong berbagai pihak, mulai dari dunia usaha, perguruan tinggi, hingga masyarakat. “Melalui intervensi edukasi, pelibatan kader lingkungan, serta penguatan koordinasi kelembagaan lokal, kami berharap tercipta ekosistem pengelolaan sampah yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan,” jelasnya.
Ketua Tim Pelaksana Program Kolaborasi ULM, Dr. Irwansyah, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa ULM menyambut baik sinergi bersama PT Pelindo Terminal Petikemas untuk menghadirkan solusi konkret terhadap persoalan darurat sampah di Banjarmasin. “Kolaborasi ini merupakan wujud nyata sinergi antara dunia akademik, industri, dan masyarakat dalam menumbuhkan kepedulian serta aksi kolektif menjaga keberlanjutan lingkungan,” katanya.
Baca Juga: Jaga Kesehatan Hewan Kurban Jelang Iduladha, Begini Kolaborasi SPTP dan Pemkot Surabaya
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin, Alive Yoesfah Love, juga mengapresiasi program tersebut. “Atas nama Pemerintah Kota Banjarmasin, kami menyambut baik inisiatif ini. Program TJSL Pelindo Terminal Petikemas bersama perguruan tinggi dan masyarakat merupakan langkah nyata dalam menumbuhkan tanggung jawab sosial terhadap lingkungan,” ujarnya.
Kolaborasi antara PT Pelindo Terminal Petikemas, Universitas Lambung Mangkurat, pemerintah daerah, dan masyarakat ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek bagi Telaga Biru, tetapi juga menjadi model kolaboratif yang dapat direplikasi di daerah lain untuk pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Editor : Ading