Minggu, 06 Sep 2026 17:53 WIB

Evakuasi Massal, Puluhan Ambulans Dikerahkan ke Gedung Ambruk Ponpes Al Khoziny

selalu.id – Sebuah gedung berlantai tiga yang menjadi asrama putra di Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, ambruk pada Senin (29/9/2025) sore, sekitar waktu salat Asar. Insiden itu memicu kepanikan dan respons cepat, dengan puluhan ambulans segera dikerahkan ke lokasi.

 

Baca Juga: Atap Asrama Ponpes di Situbondo Ambruk, Satu Santri Tewas dan Belasan Luka

Munir, Ketua RT 7 RW 3 Desa Buduran, menyampaikan bahwa informasi awal menunjukkan adanya aktivitas pengecoran di bagian belakang gedung sebelum robohnya bangunan. "Kejadiannya sore hari, pas waktu salat Asar. Kabarnya ada pengecoran di sana," kata Munir.

 

Segera setelah ambruk, diperkirakan 20 unit ambulans dikerahkan untuk mengevakuasi santri dan memberikan pertolongan pertama. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban jiwa maupun luka-luka. Pencarian dan penyelamatan korban terus dilakukan di antara reruntuhan.

 

Baca Juga: Usai Tragedi Tewaskan 63 Santri, Ponpes Al-Khoziny Kembali Aktifkan Kegiatan Belajar

Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur, Gatot Subroto, membenarkan insiden ini. Ia menyatakan sedang dalam perjalanan menuju lokasi bersama Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya untuk memimpin koordinasi penanganan darurat.

 

Pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti robohnya gedung. Prioritas saat ini adalah memastikan keselamatan seluruh penghuni pondok dan mengevakuasi area reruntuhan untuk mencari kemungkinan korban yang masih tertimbun.

Baca Juga: Polda Jatim Tutup Operasi DVI, 63 Korban Ponpes Ambruk di Sidoarjo Teridentifikasi

 

Kondisi di lokasi tetap tegang, dengan banyak petugas dan relawan yang berupaya membantu evakuasi.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Tak Cukup Andalkan TPA, Jakarta Barat Belajar Pengolahan Sampah dari Sidoarjo

"Penting sekali menguatkan pengurangan sampah atau pengolahan sampah itu dari TPS 3R,” ujar Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah.

Membangun Kemandirian Teknologi Industri Maritim Indonesia melalui Robotika Bawah Air dalam Semangat Asta Cita

Laut Indonesia akhirnya bukan hanya menjadi kekayaan yang kita miliki, tetapi juga menjadi tempat kita membangun masa depan.

Bupati Jember Fawait Berangkatkan Peserta Tajemtra Meski Akui Baru Lepas Infus

Ia mengaku tidak ingin meninggalkan masyarakat yang telah datang dari berbagai wilayah untuk mengikuti Tajemtra.

Kolaborasi Pemkab Jember-KAI, 350 Peserta Tajemtra Berangkat ke Tanggul Naik Kereta Khusus

Penggunaan kereta api untuk mengangkut peserta diharapkan dapat memberikan perjalanan yang aman dan nyaman.

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.