Rabu, 22 Jul 2026 09:52 WIB

Empat Anggota DPRD Jatim Aktif Terseret Kasus Hibah, Jaka Jatim Desak KPK Bertindak

selalu.id – Puluhan massa Jaringan Kawal Jawa Timur (Jaka Jatim) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Jatim, Jalan Indrapura, Surabaya, Selasa (23/9/2025). Mereka mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menahan 21 orang tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah tahun anggaran 2021-2022, termasuk empat anggota DPRD Jatim yang masih aktif.

 

Baca Juga: Kejati Jatim Bongkar Korupsi KUR Bank Pelat Merah Jember 41,48 Miliar, Modusnya Bikin Ngelus Dada

Koordinator Lapangan Jaka Jatim, Musfiq, menyampaikan kekecewaan atas lambatnya penanganan kasus tersebut. Ia menilai, meski KPK telah menetapkan tersangka sejak 15 bulan lalu, para terduga pelaku masih bebas, bahkan tetap menjabat sebagai anggota dewan serta menerima gaji dan tunjangan negara.

 

"Pemberantasan korupsi adalah cita-cita bersama dan sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo yang tidak akan pandang bulu dalam menindak siapapun. Kami minta KPK segera menahan dan memproses hukum semua tersangka," tegas Musfiq dalam orasinya.

 

Baca Juga: Kepala Bappeda Jatim dalam Pusaran Dugaan Korupsi Dana Hibah

Jaka Jatim juga meminta Ketua DPRD Jatim mengevaluasi anggotanya yang terindikasi korupsi. Musfiq menyoroti status mantan anggota DPRD Jatim, Kusnadi, yang telah mengajukan diri sebagai Justice Collaborator.

 

"Meskipun Kusnadi telah mengajukan diri sebagai Justice Collaborator, KPK harus segera menangkap dan menjebloskan ke penjara, karena dia saksi kunci yang dapat membongkar praktik korupsi di Jawa Timur," ujarnya.

Baca Juga: Respon DPRD dan Pemkab Sidoarjo saat Didemo Soal Program MBG

 

Dalam aksi itu, massa membawa poster berisi wajah lima anggota dan mantan anggota DPRD Jatim yang ditetapkan sebagai tersangka. Di antaranya Hasanudin (PDI Perjuangan) dan Ahmad Iskandar (Demokrat) yang masih aktif, Anwar Sadat (Gerindra) yang kini menjadi anggota DPR RI, Mahfud (PDI Perjuangan) yang sudah mengundurkan diri, serta Kusnadi (PDI Perjuangan) yang juga terseret kasus ini.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.