Kamis, 03 Sep 2026 17:39 WIB

Cegah Radikalisme, Polda Jatim Gelar Edukasi di Ponpes Elkisi Mojokerto

Polda Jatim dan Ponpes Elkisi
Polda Jatim dan Ponpes Elkisi

selalu.id – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menggelar edukasi pencegahan terorisme dan radikalisme di Pondok Pesantren Islamic Center Elkisi, Mojokerto, Sabtu (26/7/2025). Kegiatan ini diikuti oleh 100 santri tingkat SMP dan SMA sebagai bagian dari upaya pencegahan penyebaran paham ekstremisme di kalangan generasi muda.

 

Baca Juga: Pencuri Truk di Pabrik Gula Jatiroto Lumajang Sudah Tertangkap, Ini Tampangnya

Edukasi ini merupakan bagian dari road show Polda Jatim dalam rangka program prioritas Polri Triwulan III 2025. Kegiatan dikoordinasikan oleh Subditbintibsos Ditbinmas Polda Jatim, dipimpin AKBP Sutiono, S.Pd, didampingi Kompol Mujiati, S.H, dan personel Polres Mojokerto.

 

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menyatakan bahwa kegiatan ini menyasar pelajar, mahasiswa, dan santri untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya terorisme, radikalisme, dan intoleransi.

 

"Road show kita sosialisasikan bahaya terorisme, radikalisme, dan intoleransi kepada masyarakat, pelajar, mahasiswa maupun para santri," kata Kombes Pol Abast.

 

Dalam materi yang disampaikan, AKBP Sutiono menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap ajakan mengikuti pengajian tertutup serta pengaruh budaya asing yang bertentangan dengan nilai agama dan kebangsaan.

Baca Juga: Kapolres di Jawa Timur Dimutasi, Berikut Daftarnya

 

"Kami mengingatkan para santri agar tidak mudah terpengaruh oleh ajaran yang menyimpang dan menjaga kerukunan antar umat beragama," ujarnya.

 

Kepala Sekolah SMA Elkisi, Ustadz Gunanto, M.Pd, menyambut baik kegiatan ini. Ia menyebut para santri aktif bertanya dan berinteraksi selama sesi berlangsung.

Baca Juga: Selebgram Ratu Felisha Diperiksa Polda Jatim Terkait Promosi Arisan Bodong Joiss

 

"Antusiasme santri terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif bertanya dan berinteraksi dengan para pemateri," katanya.

 

Di akhir kegiatan, santri menerima sarana kontak sebagai pengingat akan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Polda Jatim berharap kegiatan ini menjadi langkah konkret untuk membentengi generasi muda dari pengaruh ekstremisme dan menjaga keutuhan NKRI. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Mangkrak dan Tak Ada Kepastian, Tiga Pembeli Apartemen PT TPI Gugat Pengembang Rp6,49 Miliar di PN Surabaya

Langkah hukum ini ditempuh lantaran unit yang telah dilunasi sejak 2024 tak kunjung diserahterimakan.

Ketika Peziarah Terusik dengan Markanya Anjal dan Pengemis di Kawasan Sunan Ampel Surabaya

Aduan tersebut mengalir deras ke hotline Lapor Cak Eri. Sejumlah peziarah mengaku kerap diresahkan oleh aksi anjal yang meminta uang dengan berbagai macam cara.

Resmi Dikelola Pemkab Pasuruan, Rest Area dan Tengger Cultural Center Tosari Siap Dihidupkan

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan komitmennya untuk segera mengaktifkan fasilitas penunjang wisata tersebut.

Gandeng PMI Surabaya, PT PAL Indonesia Kirim Donasi Kemanusiaan Rp83,1 Juta ke Korban Gempa NTT

Berdasarkan komunikasi dan assessment sementara tim lapangan di NTT, bantuan akan difokuskan untuk pemenuhan fasilitas dasar masyarakat terdampak.

Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya Resmi Bergulir, Dibuka Laga Golkar Vs PKB

Ketua Pelaksana Bahlil Mini Soccer 2026 Arif Fathoni mengatakan, antusiasme sekolah dan pelajar untuk mengikuti kompetisi tersebut cukup tinggi.

Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Majelis hakim dijadwalkan bakal memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV pada persidangan pekan depan guna mencocokkan fakta lapangan.