Rabu, 21 Okt 2026 16:11 WIB

PGN Masuk 50 Besar ASEAN CGCA 2025, Raih Nilai Tertinggi GCG

PGN
PGN

selalu.id – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) meraih penghargaan ASEAN Corporate Governance Conference & Awards 2025 (ASEAN CGCA 2025). PGN masuk dalam daftar 50 perusahaan terbuka (public listed companies/PLC) terbaik se-Asia Tenggara dan 5 besar emiten terbaik di Indonesia berdasarkan hasil penilaian ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) 2024.

 

Baca Juga: Kabar Gembira, PGN Siapkan Jargas Pipa untuk Pelaku UMKM di Trenggalek

Penilaian ACGS dilakukan terhadap 569 perusahaan publik dengan kapitalisasi besar di kawasan ASEAN, sebagai bagian dari program ASEAN Capital Markets Forum (ACMF).

 

PGN mencatat skor tertinggi dalam kategori Top 5 Indonesia PLCs berdasarkan asesmen prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) versi ACGS 2024.

 

Penghargaan diserahkan dalam ASEAN CGCA 2025 yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (24/7/2025). Kegiatan ini diorganisasi oleh Minority Shareholders Watch Group (MSWG) sebagai bagian dari kepemimpinan Malaysia di ASEAN dan peran Komisi Sekuritas Malaysia sebagai Ketua ACMF.

Baca Juga: PGN Sabet Penghargaan IICD Corporate Governance Award 2026

 

Direktur Manajemen Risiko PGN, Arief Kurnia Risdianto, menyampaikan komitmen perusahaan untuk terus memperkuat penerapan prinsip GCG. “Dengan tata kelola dan keterbukaan perusahaan yang baik, penerapan ESG dan tata kelola terintegrasi akan menciptakan nilai jangka panjang,” ujarnya.

 

PGN juga menyatakan kepatuhan terhadap POJK 21/2015 tentang Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka, yang mengatur kewajiban emiten menjalankan prinsip-prinsip GCG sesuai standar internasional.

Baca Juga: Tekan Emisi dan Dukung UMKM, PGN Masifkan Pemanfaatan Gas Bumi di Sidoarjo

 

“Pengakuan ASEAN CGCA 2025 memotivasi PGN untuk terus menjaga integritas dan berdaya saing sehat di pasar modal regional ASEAN,” kata Arief.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda Surabaya Ekkie Noorisma menyebut, dua biang keroknya klasik tidak berizin dan belum bayar pajak.

21 Anggota Geng Motor Pengeroyok Pengunjung Angkringan di Mojokerto Diringkus

Tiga orang dilaporkan menjadi korban dan mengalami luka-luka, salah satunya luka robek diduga akibat senjata tajam.

Doa Kebangsaan di Mojokerto, Ning Ita dan Kapolres Kompak Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

Doa bersama menjadi ikhtiar menyatukan tekad sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan tokoh masyarakat dalam membangun bangsa.

Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, penindakan saja tidak cukup.

Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

Pelaku datang ke lokasi yang juga berfungsi sebagai hunian keluarga, dan menuntut secara kasar kepada Renata agar menyerahkan surat atau sertifikat bangunan.

SIER Perkuat Kerja Sama dengan Investor Jepang, Konjen Dukung Rencana Pengembangan Kawasan Industri

Selain membahas kerja sama yang telah berjalan, Takonai menyambut baik rencana SIER untuk terus mengembangkan kawasan industri di daerah lain.