Sabtu, 05 Sep 2026 04:30 WIB

Delapan Jam Diperiksa, Khofifah: Pertanyaan Penyidik KPK Fokus pada OPD dan Penyaluran Hibah

Gubernur Khofifah
Gubernur Khofifah

selalu.id - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menjalani pemeriksaan selama delapan jam oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Kriminal Khusus Polda Jatim, Kamis (10/7/2025).

 

Baca Juga: Menko AHY Resmikan 166 Rumah Revitalisasi Kampung Nelayan di Campurejo Gresik

Pemeriksaan dimulai pukul 09.45 WIB dan berakhir sekitar pukul 18.20 WIB. Khofifah dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi penyaluran dana hibah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

 

Usai pemeriksaan, Khofifah menyampaikan bahwa sebagian besar pertanyaan penyidik berkaitan dengan struktur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada periode 2021–2024 serta penyaluran dana hibah pada masa tersebut.

 

“Karena menyangkut banyak kepala OPD dan nama lengkap mereka, satu pertanyaan saja membutuhkan banyak jawaban,” ujarnya.

Baca Juga: Momen Haru Warga Mojokerto Sambut Bantuan Air Bersih dari Pemerintah

 

Khofifah memastikan bahwa penyaluran dana hibah di lingkungan Pemprov Jatim telah dilakukan sesuai prosedur dan peraturan yang berlaku. Ia berharap keterangan yang disampaikannya dapat memperkuat proses penyelidikan yang sedang berjalan.

 

Baca Juga: KPK Beri Kota Mojokerto Angka Sempurna dalam Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Hingga saat ini, KPK belum memberikan pernyataan resmi terkait hasil pemeriksaan tersebut. Namun, pemeriksaan intensif terhadap Khofifah dinilai menjadi langkah penting dalam menelusuri aliran dana hibah yang tengah diselidiki.

 

KPK dijadwalkan akan memanggil saksi-saksi lainnya untuk dimintai keterangan pada tahap berikutnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Tokoh masyarakat Surabaya, Saleh Mukadar, menilai penerapan aturan jam operasional secara seragam tanpa melihat jenis komoditas adalah langkah yang keliru.

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Tak cuma soal izin, limbah darah hingga kotoran yang dibuang sembarangan ke saluran air dinilai membahayakan kesehatan warga.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.