Selasa, 21 Jul 2026 19:04 WIB

Marak Rokok Ilegal dan Narkoba, Polda Jatim dan Bea Cukai Tingkatkan Sinergi

Polda Jatim dan Bea Cukai
Polda Jatim dan Bea Cukai

selalu.id – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menerima audiensi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Timur I Untung Basuki di Mapolda Jatim, Senin (7/7/2025). Pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi pengawasan terhadap peredaran barang ilegal, termasuk narkoba dan rokok tanpa cukai di Jawa Timur.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto mengatakan kolaborasi lintas instansi penting untuk menjaga efektivitas penegakan hukum. Ia menyebut peredaran narkoba tidak hanya melalui jalur darat, tetapi juga laut dan udara.

Baca Juga: Brimob Polda Jatim Siagakan Personel dan Alutsista SAR Hadapi Ancaman Karhutla 2026

“Pemetaan jalur distribusi di Jawa Timur menunjukkan jalur laut, terutama wilayah Madura, menjadi titik rawan peredaran barang ilegal,” ujar Nanang.

Ia mencontohkan pengungkapan kasus narkoba di Masalembu, Madura, sebagai indikasi Jawa Timur menjadi target jaringan peredaran gelap. Polda Jatim mendorong kerja sama berkelanjutan dengan Bea Cukai melalui komunikasi terbuka dan pertukaran data.

Terkait rokok ilegal, Nanang menyebut keberadaan UMKM produsen rokok murah, baik bercukai maupun non-cukai, dapat mengganggu stabilitas industri rokok nasional. Ia menegaskan penindakan harus diiringi pembinaan.

Baca Juga: Polres Tuban Kini Berganti jadi Polresta, Begini Pesan Khusus Kapolda Jatim

“Tugas kepolisian tidak hanya penegakan hukum, tetapi juga menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Karena itu kami juga menyalurkan pelaku UMKM agar bisa berproduksi sesuai aturan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil DJBC Jatim I Untung Basuki menyampaikan terima kasih atas sambutan Polda Jatim. Ia menjelaskan wilayah kerjanya mencakup zona barat dan selatan Jawa Timur yang membawahi tujuh kantor Bea Cukai.

Menurut Untung, penerimaan nasional Bea Cukai terbesar berasal dari Jawa Timur. Hal ini menunjukkan daerah ini strategis sekaligus rawan barang ilegal. Ia menyoroti maraknya rokok ilegal di Madura dan pelanggaran cukai tembakau di Pasuruan, Sidoarjo, dan Bojonegoro.

Baca Juga: Komitmen Polda dan Kejati Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Lewat Semangat Jogo Jatim

Untung juga mendorong peningkatan ekspor tembakau ke Filipina sebagai peluang ekonomi yang dapat dikelola dengan baik.

Pertemuan antara Polda Jatim dan Bea Cukai ini diharapkan memperkuat pengawasan barang ilegal serta menjaga stabilitas keamanan dan pertumbuhan ekonomi legal di Jawa Timur.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.

Pemkab Sidoarjo Dorong Perbaikan Sekolah Terpencil dan Usulan Tunjangan Khusus Guru Pesisir

Pemkab Sidoarjo menilai seluruh anak berhak memperoleh fasilitas pendidikan yang aman dan nyaman tanpa membedakan lokasi tempat tinggal mereka.

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.