Minggu, 06 Sep 2026 12:01 WIB

Marak Rokok Ilegal dan Narkoba, Polda Jatim dan Bea Cukai Tingkatkan Sinergi

Polda Jatim dan Bea Cukai
Polda Jatim dan Bea Cukai

selalu.id – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menerima audiensi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Timur I Untung Basuki di Mapolda Jatim, Senin (7/7/2025). Pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi pengawasan terhadap peredaran barang ilegal, termasuk narkoba dan rokok tanpa cukai di Jawa Timur.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto mengatakan kolaborasi lintas instansi penting untuk menjaga efektivitas penegakan hukum. Ia menyebut peredaran narkoba tidak hanya melalui jalur darat, tetapi juga laut dan udara.

Baca Juga: Pencuri Truk di Pabrik Gula Jatiroto Lumajang Sudah Tertangkap, Ini Tampangnya

“Pemetaan jalur distribusi di Jawa Timur menunjukkan jalur laut, terutama wilayah Madura, menjadi titik rawan peredaran barang ilegal,” ujar Nanang.

Ia mencontohkan pengungkapan kasus narkoba di Masalembu, Madura, sebagai indikasi Jawa Timur menjadi target jaringan peredaran gelap. Polda Jatim mendorong kerja sama berkelanjutan dengan Bea Cukai melalui komunikasi terbuka dan pertukaran data.

Terkait rokok ilegal, Nanang menyebut keberadaan UMKM produsen rokok murah, baik bercukai maupun non-cukai, dapat mengganggu stabilitas industri rokok nasional. Ia menegaskan penindakan harus diiringi pembinaan.

Baca Juga: Kapolres di Jawa Timur Dimutasi, Berikut Daftarnya

“Tugas kepolisian tidak hanya penegakan hukum, tetapi juga menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Karena itu kami juga menyalurkan pelaku UMKM agar bisa berproduksi sesuai aturan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil DJBC Jatim I Untung Basuki menyampaikan terima kasih atas sambutan Polda Jatim. Ia menjelaskan wilayah kerjanya mencakup zona barat dan selatan Jawa Timur yang membawahi tujuh kantor Bea Cukai.

Menurut Untung, penerimaan nasional Bea Cukai terbesar berasal dari Jawa Timur. Hal ini menunjukkan daerah ini strategis sekaligus rawan barang ilegal. Ia menyoroti maraknya rokok ilegal di Madura dan pelanggaran cukai tembakau di Pasuruan, Sidoarjo, dan Bojonegoro.

Baca Juga: Selebgram Ratu Felisha Diperiksa Polda Jatim Terkait Promosi Arisan Bodong Joiss

Untung juga mendorong peningkatan ekspor tembakau ke Filipina sebagai peluang ekonomi yang dapat dikelola dengan baik.

Pertemuan antara Polda Jatim dan Bea Cukai ini diharapkan memperkuat pengawasan barang ilegal serta menjaga stabilitas keamanan dan pertumbuhan ekonomi legal di Jawa Timur.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.