selalu.id - Sejumlah foto menjadi perbincangan netizen setelah dibagikan di grup media sosial Facebook yang memperlihatkan kaos sekelompok orang yang bertuliskan 'pemandu wisata bencana', Senin (10/1/2022).
Belum diketahui lokasi pengambilan foto yang dibagikan di grop Facebook info Lumajang tersebut. Tiga foto memperlihatkan dua orang, laki-laki dan perempuan sedang berdiri memandangi rumah dengan mobil jeep didepannya.
Baca juga: Kapolda Jatim Ingatkan Warga Tak Viralkan Konten Provokatif: Jangan Membikin Situasi Tidak Kondusif!
Tulisan serta gambar dalam kaos yang dikenakan orang tersebut memicu reaksi netizen. Kaos yang dikenakan itu bertuliskan 'pemandu wisata bencana' dengan gambar ujung rumah yang seolah-olah terendam air.
Protes serta hujatan dari komentar netizen terus mengalir. salah satunya pemilik akun yang bernama Daniel Wicaksono yang mengatakan sekelompok orang tersebut tidak mempedulikan penderitaan korban bencana.
"Menari di atas penderitaan orang lain," tulisnya dalam komentar.
Senada dengan Daniel, pemilik akun Sim Salabim mengaku heran dengan tulisan kaos yang dikenakan sekelompok orang tersebut.
Baca juga: Video Jenazah Kakek Ahwa Viral, RT–RW Pastikan Bukan Pengusiran
"Dia pikir bencana adalah lelucon dan bahan kebanggan?," herannya.
Koemntar sarkas dilontarkan oleh pemilik akun Mat Pelor Memet, yang mengatakan para pemandu tersebut untuk memandu ke kawah gunung.
"Kon mandu nang kawah ae, maringono jongkrokno sisan (suruh memandu ke kawah aja, setelah itu dorong sekalian)," tulisnya.
Baca juga: Penghancuran Paksa Rumah Nenek Elina, Polda Jatim Segera Tetapkan Tersangka
Namun ada juga netizen yang berfikir positif, berharap sekelompok orang tersebut adalah penyalur donasi, seperti yang dituliskan pemilik akun Chan Ollshop.
"Semoga aja tujuannya untuk menjadi relawan atau penyalur donasi yang langsung ke lokasi Semeru (Gunung Semeru)," tulisnya.
Hingga berita ini dilansir, belum ada keterangan resmi lokasi serta asal kelompok dengan kaos yang menjadi polemik netizen tersebut. (SL1)
Editor : Redaksi