selalu.id - Jelang dimulainya debat perdana Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2024, ratusan simpatisan pendukung dari ketiga pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim mulai berdatangan dan memadati area Gedung Graha Unesa, Surabaya.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur, sengaja menyediakan bilik bagi masing-masing pendukung pasangan cagub dan cawagub Jatim. Hal ini dilakukan oleh pihak KPU sebagai upayanya agar para simpatisan pendukung tersebut tidak berebut tempat untuk menonton langsung debat antar cagub dan cawagub.
Komisioner KPU Jatim, Nur Salam mengatakan, langkah ini di ambil oleh KPU selaku penyelenggara debat perdana pilgub Jatim 2024, agar menghindari hal-hal yang bersifat provokasi sehingga dapat mengakibatkan perselisih pahaman alias bentrok antar simpatisan pendukung paslon tersebut.
"Jadi kami juga menyediakan bilik tersendiri baik indoor maupun outdoor untuk para simpatisan pendukung para paslon ini. Hal ini kami lakukan karena tidak semua simpatisan pendukung bisa masuk dalam ruangan debat pilgub," terang Nur Salam kepada selalu.id saat ditemui di Graha Unesa Surabaya, Jumat (18/10/2024) malam.
Pasalnya, lanjut Nur Salam mengatakan, para simpatisan pendukung dari masing-masing paslon berjumlah ratusan orang. Tentunya tidak semua bisa dimasukkan kedalam ruang tempat berlangsungnya debat pilgub ini.
"Kalau dimasukkan semua, tentu tidak muat dengan kapasitas tempat duduk di tribun dalam ruangan debat itu. Jadi untuk menyiasati itu agar semua simpatisan juga bisa ikut menyaksikan debat secara langsung, kami menggelar siaran langsung melalui giant screen di halaman luar gedung. Supaya para pendukung tiap-tiap paslon bisa menyaksikan jalannya debat ini dari awal hingga akhir," jelasnya.
Baca juga: Latihan Baris Berbaris, Khofifah: Ini Simbol Kesatuan Pembangunan Nasional
Editor : Ading