Kawal Bansos di Surabaya, Mensos Risma: Warga Tidak Tahu Ada Dua Bantuan Tunai

Reporter : Ade Resty
Mensos Risma saat di Surabaya

selalu.id - Mentri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, berkunjung ke kantor Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Senin (27/12/2021). Kunjungan tersebut bertujuan untuk membantu warga yang belum menerima bantuan sosial. Sebab masih ada yang belum menerima Kartu Keluarga Sejahterah (KKS).

"Pertama banyak yg belum terima kartu. Dia kesulitan terutama ngambil yang untuk kartu sembako atau BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai)," kata Risma di Kantor Kelurahan Tambaksari, Senin (27/12/2021) siang.

Baca juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Risma juga mengatakan, warga seringkali tidak mengetahui sebetulnya kartu sembako atau BPNT itu dalam rangka PPKM, Pemerintah memberikan dua kali ekstra.

Risma memastikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak bank agar pembagian kartu KKS bisa secepatnya didapatkan warga.

"Saya sudah komunikasi dengan direktur BNI pusat akan disiapkan kartu instan," jelasnya.

"Mereka (penerima) harus ke bank ambil kartu asli punya dia. Sementara ini kita keluarkan uang itu tapi dengan (menggunakan) kartu dari bank," imbuhnya.

Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Di samping itu, sebenarnya warga bisa mendapatkan dua jenis bantuan, yakni BPNT dan PKH (Program Keluarga Harapan).

"Nah kadang itu tidak terambil, sehingga tadi saya cek itu ternyata bisa ambil. Nah kemudian, boleh dobel antara BPNT dan PKH. Kalau PKH dengan BST gaboleh, karna BST itu untuk saat pandemi," jelas Risma.

Jadi, lanjut Risma, artinya kalau warga yang menerima PKH juga boleh menerima BPNT. Seringkali masyarakat mengambil hanya PKH saja, namun BPNT tidak.

Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

"Padahal ada dua dua ekstra, dua bulan, 2×200 ribu bisa diambil," ungkapnya.

Sementara itu, Risma mengaku, seringkali birokrasi membuat bingung warga yang tidak terlalu familiar dengan hal tersebut. Mengatasi hal ini, Risma telah berkoordinasi dengan bank untuk membantu menyiapkan.

"Saya juga sudah kontak langsung dengan direktur BLT pusat, dan saya nanti bicara dengan kepala kantor cabang, insyallah permintaan saya dipenuhi dan mereka janji untuk diselesaikan," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru